
Nexify - Real Madrid kembali menelan kekecewaan besar di panggung Eropa setelah disingkirkan Bayern Munchen di Liga Champions. Kekalahan agregat 6-4, termasuk skor 4-3 pada leg kedua di Allianz Arena, memperpanjang musim yang jauh dari harapan.
Hasil ini tidak hanya menutup peluang meraih trofi, tetapi juga memperbesar tekanan terhadap pelatih Alvaro Arbeloa. Masa depannya kini berada di ujung tanduk di tengah situasi klub yang sedang bergejolak.
Dengan peluang juara La Liga yang semakin menipis dan kegagalan di kompetisi domestik lainnya, Real Madrid berpotensi mengakhiri musim tanpa gelar besar untuk kedua kalinya secara beruntun.
Kekalahan yang Mempertegas Standar Tinggi Real Madrid

Real Madrid dikenal sebagai klub dengan standar tertinggi di dunia sepak bola. Sejarah panjang mereka di Liga Champions, dengan 15 gelar, membentuk budaya yang tidak mentoleransi kegagalan.
Dalam konteks itu, tersingkir dari Bayern menjadi pukulan telak. Apalagi, kekalahan ini terjadi di tengah musim yang sudah penuh tekanan sejak awal.
Sejarah menunjukkan bahwa bahkan pelatih sukses pun tidak kebal dari pemecatan. Vicente del Bosque pernah dipecat setelah memenangkan La Liga, sementara Carlo Ancelotti harus pergi meski baru saja mempersembahkan gelar Liga Champions.
Budaya ini menegaskan satu hal: ketika hasil tidak sesuai ekspektasi, pelatih menjadi pihak pertama yang harus bertanggung jawab.
Posisi Arbeloa Semakin Rapuh

Alvaro Arbeloa baru ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari lalu, menggantikan Xabi Alonso. Namun, masa jabatannya yang singkat tidak memberikan banyak perlindungan di tengah tekanan hasil buruk.
Secara umum, pandangan di dalam klub menyebut bahwa Arbeloa kemungkinan besar akan dipecat. Meski demikian, ia diperkirakan tetap memimpin tim hingga akhir musim.
Keputusan ini lebih didasarkan pada situasi kompetisi yang sudah hampir berakhir. Mengganti pelatih saat ini dinilai tidak akan membawa dampak signifikan.
Menanggapi spekulasi tersebut, Arbeloa menegaskan sikapnya. “Saat ini saya tidak memikirkan hal itu sama sekali. Ini keputusan klub dan saya adalah pendukung setia. Yang saya inginkan hanya Real Madrid menang, siapa pun pelatihnya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak khawatir soal masa depan. Arbeloa merasa telah melakukan segalanya untuk membantu tim meraih kemenangan.
Daftar Kandidat Pengganti Mulai Muncul

Sejak awal penunjukannya, posisi Arbeloa memang tidak sepenuhnya aman. Spekulasi soal calon pengganti sudah muncul bahkan sebelum hasil buruk datang.
Beberapa nama besar mulai dikaitkan dengan kursi pelatih Real Madrid. Jurgen Klopp menjadi salah satu yang sering disebut, meski ia telah menegaskan komitmennya bersama Red Bull dan belum ada kontak dengan Madrid.
Zinedine Zidane juga kembali masuk radar. Sosok yang membawa tiga gelar Liga Champions beruntun itu masih memiliki hubungan baik dengan Florentino Perez, meski disebut lebih tertarik menangani tim nasional Prancis.
Didier Deschamps turut disebut sebagai opsi, seiring kontraknya bersama Prancis yang akan berakhir. Selain itu, Mauricio Pochettino juga menjadi kandidat kuat, mengingat hubungan baiknya dengan manajemen Madrid.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait siapa yang akan menjadi pelatih berikutnya.
Masalah Lebih Dalam dari Sekadar Pelatih
Krisis Real Madrid tidak hanya berhenti di kursi pelatih. Sejumlah sumber internal menyebut bahwa masalah klub jauh lebih kompleks dan telah berlangsung cukup lama.
Dua musim tanpa gelar besar menjadi indikasi adanya persoalan struktural. Mulai dari ketidakseimbangan skuad, kurangnya rekrutmen yang tepat, hingga kesulitan menjaga harmoni di ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang.
Beberapa pihak bahkan menilai bahwa tim ini membutuhkan perombakan besar. Salah satu solusi yang disebut adalah menjual satu pemain bintang untuk membuka ruang perbaikan di beberapa posisi krusial.
Selain itu, isu kekuatan pemain yang terlalu besar juga mencuat. Ada pandangan bahwa sebagian pemain tidak menunjukkan keinginan cukup untuk berkembang, sehingga menyulitkan pelatih.
Jangan Lewatkan!
- Klopp atau Pochettino, Siapa yang Bisa Bawa Real Madrid Kembali Berjaya?
- Bila Barcelona Juara La Liga, Real Madrid Tak Sudi Beri Guard of Honour di Camp Nou?
- Martin Zubimendi Tolak Real Madrid! Pilih Setia di Arsenal dan Fokus Liga Champions
- 4 Kesalahan Fatal yang Jadi Penyebab Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munchen
- Real Madrid Siapkan Empat Kandidat Pelatih Baru Usai Tersingkir dari Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
-
spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
-
spanyol 10 Juni 2026 20:47Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...


















