
Nexify - Alvaro Arbeloa menghadapi ujian berat pertamanya di pentas Eropa. Real Madrid akan menjamu AS Monaco dalam lanjutan Liga Champions di Santiago Bernabeu, Rabu (21/1/2026) dini hari nanti.
Namun, lawan terberat Los Blancos mungkin bukan Monaco. Melainkan atmosfer panas dari tribun suporter sendiri yang belakangan kerap mencemooh pemain.
Arbeloa sadar betul situasi ini. Ia menantang skuadnya untuk membuktikan diri dan mengubah amarah fans menjadi dukungan total.
Misi ini menjadi harga mati. Kemenangan tak hanya soal tiga poin, tapi juga soal mengembalikan keangkeran Bernabeu.
Ubah Siulan Jadi Tepuk Tangan

Sebagai mantan pemain, Arbeloa paham betul karakter Madridista. Mereka adalah penonton yang kritis namun sangat adil dalam menilai usaha pemain.
Tugas Jude Bellingham dan kawan-kawan adalah menunjukkan etos kerja militan. Hanya itu cara membungkam kritik.
"Saya tahu seperti apa penonton Bernabeu karena saya pernah menjadi bagian darinya. Mereka adil," ujar Arbeloa.
Arbeloa ingin menjadikan laga melawan Monaco sebagai titik balik. Tidak boleh ada lagi toxic relationship antara pemain dan suporter.
"Sekarang terserah kita untuk mengubah cemoohan itu menjadi tepuk tangan. Biarkan mereka melihat usaha yang kami lakukan," tegasnya.
"Kami sedang mengusahakannya, dan kami tahu mereka akan mendukung kami," tambah Arbeloa optimis.
Target Harga Mati: 8 Besar

Di luar drama tribun, Arbeloa mengingatkan pentingnya aspek teknis. Kemenangan atas Monaco akan mendekatkan Madrid ke target utama mereka.
Madrid membidik posisi delapan besar di fase liga. Ini krusial untuk lolos otomatis ke 16 besar tanpa harus melewati play-off.
"Tim dalam kondisi baik, mereka lapar dan positif setelah kemenangan hari Sabtu," kata suksesor Xabi Alonso itu.
Arbeloa ingin timnya tampil dominan demi memuluskan jalan menuju tangga juara.
"Menang besok akan membawa kita lebih dekat ke tujuan kita. Kami tahu betapa pentingnya itu," imbuhnya.
Skuad Mewah, Haram Mengeluh
Arbeloa juga menepis anggapan bahwa Madrid butuh gelandang kreatif baru. Ia merasa skuad yang dimilikinya saat ini sudah lebih dari cukup.
Dalam enam hari melatih, ia mengaku terkejut dengan kualitas personal para pemainnya.
"Saya sudah bilang sejak hari pertama bahwa saya punya skuad yang luar biasa. Saya sangat beruntung," puji Arbeloa.
Baginya, tidak ada alasan untuk tidak bersaing memperebutkan semua trofi. La Liga dan Liga Champions tetap menjadi target realistis.
"Saya datang ke sini untuk memperebutkan setiap gelar. Itu tujuan kami, dan kami akan lakukan apa pun untuk memperjuangkannya," tegasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 18:20Seriusan? Liverpool Tertarik Boyong Marcus Rashford?
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 18:00Prediksi Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia Kamis 18 Juni 2026
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 17:20MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 19:00Prediksi Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan 18 Juni 2026
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 18:20Seriusan? Liverpool Tertarik Boyong Marcus Rashford?
-
Piala Dunia 16 Juni 2026 18:00Prediksi Piala Dunia 2026: Uzbekistan vs Kolombia Kamis 18 Juni 2026
-
Liga Inggris 16 Juni 2026 17:20MU PHP, Sandro Tonali Bakal Gabung Klub EPL Ini?
BERITA LAINNYA
-
spanyol 16 Juni 2026 16:55Resmi! Antonio Rudiger Perpanjang Kontrak di Real Madrid
-
spanyol 15 Juni 2026 22:25Setelah Cucurella, Bintang Chelsea Ini Juga Mau Pindah ke Real Madrid
-
spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 18:00Kepala BPOM Beberkan Tantangan Pengawasan Program MBG
-
Liputan6 16 Juni 2026 17:38Cerita Mahasiswa Tentang Pertemuan dengan Wapres Gibran
-
Liputan6 16 Juni 2026 16:45Gempa M 6,7 Palu, Pasien RSUD Sulbar Dievakuasi ke Tenda Darurat
-
Liputan6 16 Juni 2026 16:19Warga Serbu SPBU Usai Gempa Palu, Polisi Batasi Pembelian BBM
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























