
Nexify - Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan tajam terkait etos kerjanya di Real Madrid. Statistik lari sang bintang dianggap sangat rendah dibandingkan rekan setimnya.
Kritik pedas terus mengalir deras terutama soal kontribusi bertahan sang pemain. Namun, pembelaan datang dari pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps.
Deschamps memberikan jawaban menohok kepada para pengkritik Mbappe. Ia menegaskan bahwa sang striker punya gaya main yang unik dan tak bisa diubah.
Memaksa Mbappe berlari sepanjang laga dianggap sia-sia belaka oleh Deschamps. Ia bukan tipe pemain yang akan menjelajah setiap jengkal lapangan.
Sia-sia Paksa Mbappe Lari

Deschamps mengakui secara terbuka bahwa Mbappe memang bukan tipe penjelajah. Meminta hal tersebut hanyalah pekerjaan yang membuang-buang waktu bagi pelatih manapun.
Ia menilai karakteristik Mbappe tidak bisa disamakan dengan gelandang pengangkut air. Sang pemain memiliki cara sendiri untuk berkontribusi bagi timnya.
"Saya pikir tidak seperti itu, meski beberapa orang berlari lebih sedikit dari yang lain," buka Didier Deschamps dikutip dari Cadena SER.
"Jika Anda ingin dia berlari minimal 11 km per pertandingan, jangan repot-repot karena dia tidak akan melakukannya," tegasnya.
Cap Egois yang Keliru

Publik sering melabeli eks bintang PSG itu sebagai sosok yang egois di lapangan. Sifat individualistis memang kerap melekat pada seorang penyerang tajam.
Namun, Deschamps menjamin sikap Mbappe di ruang ganti sangat berbeda. Ia tetaplah pemimpin sejati bagi skuad Les Bleus di berbagai ajang.
"Kylian, suka atau tidak, anak-anak muda mencintainya. Anda memiliki gambaran tentang orang yang egois dan individualistis," lanjut Deschamps.
"Memang benar seorang striker juga harus egois, tapi saya jamin dalam fungsi timnas Prancis, dia berperilaku layaknya kapten," tambahnya.
Malas Lari Tapi Gacor
Kritik soal jarak tempuh lari ini sebenarnya terdengar cukup ironis. Mbappe tetaplah monster menakutkan di depan gawang lawan sepanjang musim ini.
Di bawah asuhan pelatih Alvaro Arbeloa, ketajamannya tak terbendung sama sekali. Ia berstatus pemain tak tergantikan di lini depan Los Blancos.
Statistik membuktikan efektivitas Mbappe jauh lebih penting daripada jarak larinya. Ia sukses mencetak 37 gol hanya dalam 30 penampilan di semua kompetisi.
Masalah stamina Real Madrid mungkin menjadi isu sejak era Xabi Alonso. Namun, Mbappe terus menjawab keraguan itu dengan rentetan gol yang tak henti-henti.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 18:18Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 18:15Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
-
Otomotif 14 Juni 2026 17:42Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
spanyol 12 Juni 2026 02:27Kejutan! Real Madrid Tikung Barcelona Dalam Perburuan Bernardo Silva
-
spanyol 12 Juni 2026 01:58Jose Mourinho Resmi Kembali ke Real Madrid, Era Kedua Dimulai!
-
spanyol 10 Juni 2026 20:47Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















