
Nexify - Real Madrid memasuki musim 2024-2025 lalu dengan ekspektasi tinggi setelah merekrut Kylian Mbappe. Klub raksasa Spanyol itu diprediksi membuka era dominasi baru di Eropa.
Hampir dua tahun berselang, situasi berubah drastis dengan performa tim yang jauh dari stabil. Hasil di berbagai kompetisi memperlihatkan bahwa Los Blancos belum menemukan formula terbaik.
Cedera lini belakang dan pergantian pelatih memang menjadi faktor yang mengganggu konsistensi tim. Namun, ada persoalan lain yang perlahan muncul di balik performa individu Mbappe.
Secara statistik, Mbappe tampil impresif dengan torehan gol yang tinggi di semua kompetisi. Akan tetapi, kontribusi tersebut tidak selalu berbanding lurus dengan hasil kolektif tim.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah Real Madrid justru tampil lebih baik tanpa Mbappe di lapangan. Data dan pola permainan memberikan indikasi yang menarik untuk dikaji lebih dalam.
Produktivitas Tinggi yang Tidak Selalu Menentukan

Mbappe memimpin daftar pencetak gol tim dengan jumlah yang mencolok sepanjang musim. Catatan tersebut membuatnya tetap terlihat sebagai pemain kunci di lini depan.
Namun, dalam laga-laga penting, kontribusinya justru menurun signifikan. Minimnya pengaruh di pertandingan besar menjadi catatan yang sulit diabaikan.
Beberapa kekalahan penting di liga menunjukkan kurangnya efektivitas Mbappe saat dibutuhkan. Situasi ini memperlihatkan bahwa angka gol tidak selalu mencerminkan dampak nyata di lapangan.
Serangan Real Madrid Kehilangan Variasi

Ketika Mbappe bermain, pola serangan Real Madrid cenderung terfokus hanya pada satu pemain. Aliran bola hampir selalu diarahkan kepadanya dalam setiap situasi.
Hal ini membuat permainan menjadi mudah ditebak oleh lawan. Ketika Mbappe gagal menciptakan peluang, tim kesulitan menemukan alternatif serangan.
Sebaliknya, tanpa kehadirannya, distribusi bola menjadi lebih merata. Banyak pemain seperti Vinicius Junior dan Federico Valverde mampu lebih bebas mengeksplorasi ruang.
Peran yang Tidak Sesuai Sistem

Masalah lain muncul dari peran Mbappe sebagai penyerang utama. Ia bukan tipikal nomor 9 murni yang aktif bergerak di dalam kotak penalti.
Posisinya yang sering melebar atau menunggu bola membuat lini serang kehilangan kedalaman. Situasi ini berdampak pada efektivitas kombinasi dengan rekan setim.
Dalam sistem Real Madrid saat ini, kebutuhan akan penyerang yang aktif membuka ruang menjadi sangat penting. Ketidaksesuaian ini membuat serangan tim kurang tajam secara kolektif.
Madrid Lebih Konsisten Tanpa Mbappe

Data menunjukkan Real Madrid meraih hasil lebih konsisten saat Mbappe absen. Tim mencatat lebih banyak kemenangan dan distribusi gol yang lebih merata.
Dalam beberapa laga besar, performa tim justru meningkat tanpa kehadirannya. Hal ini memperlihatkan adanya keseimbangan yang lebih baik dalam permainan.
Kesimpulan sementara mengarah pada satu hal yang sulit diabaikan. Real Madrid tampak lebih solid sebagai tim ketika tidak bergantung pada satu pemain saja.
Sumber: Sports Illustrated
Klasemen
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 29 Juli 2026 07:04Di Tengah Rumor Real Madrid, Rodri Jalani Operasi Punggung
-
Liga Eropa Lain 29 Juli 2026 05:42Juventus Resmi Lepas Lois Openda ke Lyon dengan Status Pinjaman
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 29 Juli 2026 07:51Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
-
Liga Inggris 29 Juli 2026 07:04Di Tengah Rumor Real Madrid, Rodri Jalani Operasi Punggung
-
Liga Eropa Lain 29 Juli 2026 05:42Juventus Resmi Lepas Lois Openda ke Lyon dengan Status Pinjaman
-
Liga Inggris 29 Juli 2026 00:19Jadon Sancho yang Terkatung-katung di Bursa Transfer
BERITA LAINNYA
-
spanyol 29 Juli 2026 04:21Real Madrid Bungkam Leganes 4-1, Tim Racikan Mourinho Kian Menjanjikan
-
spanyol 28 Juli 2026 19:56Real Madrid Punya 6 Talenta Muda yang Siap Bersinar di Musim 2026/27
-
spanyol 28 Juli 2026 11:03Ini Calon Nomor Punggung Yan Diomande di Real Madrid
SOROT
-
Liputan6 29 Juli 2026 07:26KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
-
Liputan6 29 Juli 2026 07:01Ketika Tiket Kereta untuk Balita Dinilai Langgar Hak Konstitusional
-
Liputan6 29 Juli 2026 06:32Koperasi Merah Putih di Puncak Bukit Tuban jadi Sorotan
-
Liputan6 29 Juli 2026 06:05Rentetan Insiden Dokter Internship Tewas, Tanggung Jawab Siapa?
-
Liputan6 29 Juli 2026 05:39MK Putuskan Gugatan Program MBG Besok
-
Liputan6 29 Juli 2026 05:00Kejagung Bongkar Peran Lodewyk Pusung di Korupsi MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























