
Nexify - Barcelona FC sukses meraih kemenangan di Derby Catalan (27/05), usai mengalahkan Espanyol dengan skor 2-0. Kini mereka membutuhkan sekali kemenangan guna mendekati 100 poin Real Madrid.
Alexis Sanchez membuka keunggulan Barca di babak pertamanya melalui gol briliannya di menit 14'. Sementara Pedro Rodriguez yang masuk di babak kedua, menambah keunggulan timnya menjadi 2-0 pada menit 86'.
Los Azulgrana wajib memenangkan dua laga sisa di musim ini, bila ingin menyamai catatan 100 poin milik rival abadinya Los Blancos pada musim lalu. Kemenangan di Derby Catalan adalah keharusan.
Cesc Fabregas menggantikan posisi sang maha-bintang; Lionel Messi yang absen akibat cedera otot. Sementara David Villa dan Sanchez akan membantu serangan Barca dari sisi luar.
Laga sudah berjalan 15, Barca mendominasi laju pertandingan dengan permainan tiki-taka dan ball-possession. Bahkan Sanchez sanggup memberi keunggulan bagi timnya, dengan gol cantiknya.
Berawal dari one-two dengan Villa, punggawa Timnas Chile tersebut masuk ke lini pertahanan Espanyol dan melewati dua orang pemain, sebelum akhirnya mengakhiri proses dengan gol placing ke tiang jauh. 1-0 Barca unggul sementara.
Di sela-sela pertandingan, suporter Los Periquitos -julukan Espanyol- memberi penghormatan kepada Dani Jarque, yang meninggal akibat serangan jantung pada 2009 silam lewat nyanyian sepanjang 22 menit.
Espanyol bukannya tanpa perlawanan. Mereka sukses meningkatkan tempo permainan serta menciptakan beberapa peluang dari Sergio Garcia, Wakaso Mubarak dan Joan Verdu. Namun, hingga menit ke-30 kedudukan tidak berubah. 0-1.
Fabregas sebenarnya berpeluang menambah keunggulan timnya pada menit ke-31. Berawal dari chip Alex Song dari tengah, tendangan pemain bernomor punggung empat itu tipis melewati tiang gawang Espanyol. Kala itu ia nampak kecewa dengan penyelesaian akhirnya.
Babak pertama telah usai, dan skor masih tetap 0-1 untuk Barcelona. Sekilas mengenai fakta pertandingan. Espanyol gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir La Liga. Sedangkan Xavi dkk hanya mampu memenangkan dua dari delapan laga tandang terakhir.
Peluit babak kedua dibunyikan, tuan rumah langsung menekan Barcelona. Kolaborasi berbahaya Garcia dan Mubarok menjadi momok pertahanan Gerard Pique dkk. Namun, gol balasan belum juga muncul.
Kekalahan terakhir Los Azulgrana di markas Espanyol terjadi pada Januari 2007 silam. Hingga enam tahun ini kemenangan pasukan Javier Aguirre sangatlah dinanti-nanti.
Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-51, setelah suporter Los Periquitos melempar tisyu toilet di dekat gawang Victor Valdes.
Hingga menit ke-70 skor masih tidak berubah. Barcelona tetap mendominasi ball-possesion sebanyak 72%, sementara Espanyol hanya 28%.
Derby Catalan kali ini berjalan sangat ketat. Si kulit bundar hanya berkutit di tengah lapangan, tanpa memberikan peluang yang berarti. Bahkan Wakaso Mubarak harus diusir keluar lapangan, setelah dinilai wasit melakukan protes berlebihan.
Tak hanya unggul gol, kini Barcelona juga unggul dalam segi pemain. Namun, apa bisa mereka menambah keunggulan atas rival sekotanya?
Di menit ke-84, Andres Iniesta digantikan oleh sang maestro Xavi. Hadirnya pemain veteran Barca itu menghidupkan kedinamisan lini tengah tim asuhan Tito Vilanova.
Dan gol yang dinanti-nanti akhirnya muncul juga. Pemain pengganti Pedro berhasil menambah keunggulan timnya menjadi 2-0. Kolaborasi apiknya dengan Xavi sukses menaklukkan kiper Cristian Alvarez.
Namun, hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, tak ada gol yang kembali tercipta. Gol terakhir Pedro menutup Derby Catalan dengan kemenangan Barca 2-0. Kini, mereka hanya butuh tiga poin lagi untuk menyamai rekor Madrid pada musim lalu.
Line-up Kedua Tim:
Espanyol (4-2-3-1): Alvarez; Lopez, Colotto, Rodriguez (Kartu kuning 45'), Capdevila (Kartu kuning 81'); Sanchez (Simao 72'), Forlin (Kartu kuning 88'); Stuani (Alfonso 89'), Verdu (Gomez 89'), Mubarak (Kartu merah 80'); Garcia.
Barcelona (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Iniesta (Kartu kuning 67' + Xavi 84'), Thiago, Song; Villa (Pedro 71'), Cesc (Kartu kuning 88'), Alexis (Tello 84').
Statistik Permainan Espanyol vs Barcelona:
Shot: 6 - 10
Alexis Sanchez membuka keunggulan Barca di babak pertamanya melalui gol briliannya di menit 14'. Sementara Pedro Rodriguez yang masuk di babak kedua, menambah keunggulan timnya menjadi 2-0 pada menit 86'.
Los Azulgrana wajib memenangkan dua laga sisa di musim ini, bila ingin menyamai catatan 100 poin milik rival abadinya Los Blancos pada musim lalu. Kemenangan di Derby Catalan adalah keharusan.
Cesc Fabregas menggantikan posisi sang maha-bintang; Lionel Messi yang absen akibat cedera otot. Sementara David Villa dan Sanchez akan membantu serangan Barca dari sisi luar.
Laga sudah berjalan 15, Barca mendominasi laju pertandingan dengan permainan tiki-taka dan ball-possession. Bahkan Sanchez sanggup memberi keunggulan bagi timnya, dengan gol cantiknya.
Berawal dari one-two dengan Villa, punggawa Timnas Chile tersebut masuk ke lini pertahanan Espanyol dan melewati dua orang pemain, sebelum akhirnya mengakhiri proses dengan gol placing ke tiang jauh. 1-0 Barca unggul sementara.
Di sela-sela pertandingan, suporter Los Periquitos -julukan Espanyol- memberi penghormatan kepada Dani Jarque, yang meninggal akibat serangan jantung pada 2009 silam lewat nyanyian sepanjang 22 menit.
Espanyol bukannya tanpa perlawanan. Mereka sukses meningkatkan tempo permainan serta menciptakan beberapa peluang dari Sergio Garcia, Wakaso Mubarak dan Joan Verdu. Namun, hingga menit ke-30 kedudukan tidak berubah. 0-1.
Fabregas sebenarnya berpeluang menambah keunggulan timnya pada menit ke-31. Berawal dari chip Alex Song dari tengah, tendangan pemain bernomor punggung empat itu tipis melewati tiang gawang Espanyol. Kala itu ia nampak kecewa dengan penyelesaian akhirnya.
Babak pertama telah usai, dan skor masih tetap 0-1 untuk Barcelona. Sekilas mengenai fakta pertandingan. Espanyol gagal meraih kemenangan di empat laga terakhir La Liga. Sedangkan Xavi dkk hanya mampu memenangkan dua dari delapan laga tandang terakhir.
Peluit babak kedua dibunyikan, tuan rumah langsung menekan Barcelona. Kolaborasi berbahaya Garcia dan Mubarok menjadi momok pertahanan Gerard Pique dkk. Namun, gol balasan belum juga muncul.
Kekalahan terakhir Los Azulgrana di markas Espanyol terjadi pada Januari 2007 silam. Hingga enam tahun ini kemenangan pasukan Javier Aguirre sangatlah dinanti-nanti.
Pertandingan sempat dihentikan pada menit ke-51, setelah suporter Los Periquitos melempar tisyu toilet di dekat gawang Victor Valdes.
Hingga menit ke-70 skor masih tidak berubah. Barcelona tetap mendominasi ball-possesion sebanyak 72%, sementara Espanyol hanya 28%.
Derby Catalan kali ini berjalan sangat ketat. Si kulit bundar hanya berkutit di tengah lapangan, tanpa memberikan peluang yang berarti. Bahkan Wakaso Mubarak harus diusir keluar lapangan, setelah dinilai wasit melakukan protes berlebihan.
Tak hanya unggul gol, kini Barcelona juga unggul dalam segi pemain. Namun, apa bisa mereka menambah keunggulan atas rival sekotanya?
Di menit ke-84, Andres Iniesta digantikan oleh sang maestro Xavi. Hadirnya pemain veteran Barca itu menghidupkan kedinamisan lini tengah tim asuhan Tito Vilanova.
Dan gol yang dinanti-nanti akhirnya muncul juga. Pemain pengganti Pedro berhasil menambah keunggulan timnya menjadi 2-0. Kolaborasi apiknya dengan Xavi sukses menaklukkan kiper Cristian Alvarez.
Namun, hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan, tak ada gol yang kembali tercipta. Gol terakhir Pedro menutup Derby Catalan dengan kemenangan Barca 2-0. Kini, mereka hanya butuh tiga poin lagi untuk menyamai rekor Madrid pada musim lalu.
Line-up Kedua Tim:
Espanyol (4-2-3-1): Alvarez; Lopez, Colotto, Rodriguez (Kartu kuning 45'), Capdevila (Kartu kuning 81'); Sanchez (Simao 72'), Forlin (Kartu kuning 88'); Stuani (Alfonso 89'), Verdu (Gomez 89'), Mubarak (Kartu merah 80'); Garcia.
Barcelona (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Alba; Iniesta (Kartu kuning 67' + Xavi 84'), Thiago, Song; Villa (Pedro 71'), Cesc (Kartu kuning 88'), Alexis (Tello 84').
Statistik Permainan Espanyol vs Barcelona:
Shot: 6 - 10
Shot on goal: 2 - 4
Pelanggaran: 13- 10
Corner kick: 4 - 5
Offside: 0 - 4
Ball Possession: 30% - 70%
Kartu kuning: 4 - 2
Kartu merah: 1 - 0.[initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Juni 2026 16:02Lionel Messi Mulai dari Bangku Cadangan saat Argentina Lawan Yordania
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 04:54Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Maroko 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 04:44Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Paraguay 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 04:23Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Jepang 30 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 03:50Prediksi Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada 29 Juni 2026
-
Piala Dunia 28 Juni 2026 02:11Link Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo vs Uzbekistan
BERITA LAINNYA
-
spanyol 26 Juni 2026 22:00Here We Go! Real Madrid Jual Lagi Nico Paz ke Como, Cuan 600%
-
spanyol 26 Juni 2026 16:45Jose Mourinho Sebut Satu Laga yang Ingin Diulang Sepanjang Kariernya
SOROT
-
Liputan6 27 Juni 2026 17:30Survei Puspoll: 6 Program Pemerintah yang Dianggap Penting Rakyat
-
Liputan6 27 Juni 2026 13:00Modal Hadiah Lomba, Eks Persit Ini Bawa Soya Ayu Masuk Indomaret
-
Liputan6 27 Juni 2026 10:00Mensesneg Luruskan Ucapan Prabowo soal Pemimpin Terpilih
-
Liputan6 26 Juni 2026 20:16Prabowo: Saya Libatkan Profesor di Setiap Bidang Pemerintahan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















