
Nexify - - Mantan presiden Barcelona, Joan Laporta, memberikan kritik pedas pada pihak klub. Menurut Laporta, Barcelona di bawah kepemimpinan Josep Maria Bartomeu kini telah kehilangan identitas klub.
Perjalanan Barcelona dalam beberapa musim terakhir memang menjadi sorotan tajam. Terkhusus pada musim 2018/19 yang lalu. Hanya meraih juara La Liga menjadi catatan penting bagi kiprah klub asal Catalan.
Kegagalan Barcelona di semifinal Liga Champions membuat fans dan para pemain frustasi. Kondisi makin sulit pasca kalah dari Valencia di final Copa del Rey.
Laporta menilai kondisi ini terjadi karena Barcelona sudah kehilangan apa yang jadi identitas klub. Tidak ada lagi gaya bermain tiki-taka yang sudah dibangun sejak era Johan Cruyff. Los Cules kehilangan identitas klub.
"Barcelona menjauhkan diri dari gaya sepak bola yang diciptakan oleh Johan Cruyff," ucap Laporta pada acara 'Open Day of the Cruyff Foundation' dikutip dari Marca.
"Dia adalah bapak dari gaya sepak bola di klub ini, yang telah membuat Barcelona sebagai juara dan kami baru saja mengalami musim di mana tim dan klub meninggalkan gaya itu," imbuh Laporta.
Tinggalkan La Masia
Selain itu, Joan Laporta juga menilai Barcelona kini sudah mulai melupakan pemain jebolan La Masia. Padahal, mereka adalah pemain yang sejak kecil sudah dididik untuk mengerta soal apa dan seperti apa cara bermain Barcelona.
Dalam beberapa musim terakhir, pemain jebolan La Masia yang dipromosikan ke tim utama memang cukup minim. Jika ada, maka mereka tidak akan mendapat kesempatan bermain secara reguler di tim utama.
Nama-nama seperti Carles Alena dan Riqui Ppuig cukup jarang dijumpai dalam susunan pemain inti Barcelona musim 2018/19 lalu. Peluang mereka cukup sulit karena klub memilih untuk membeli Philippe Coutinho dan Arthur di lini tengah.
"Tidak ada kebijakan yang pasti, tidak ada proyek dan La Masia telah ditinggalkan. Kondisi ini tentu saja mengkhawatirkan dan harus ada perubahan segera mungkin," ucap Laporta.
Sebagai informasi, Barcelona kini sedang bersiap untuk menggelar pemilihan presiden baru. Joan Laporta disebut akan maju dalam bursa dan siap bersaing dengan Bartomeu. Laporta kini sedang gencar menggalang dukungan dengan mengkritisi era kepemimpinan Bartomeu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 22 Juni 2026 20:47Julian Alvarez Sulit, Barcelona Kejar Striker Manchester United Ini
-
Liga Spanyol 22 Juni 2026 17:50Kylian Mbappe Buka Peluang Bermain di MLS pada Masa Depan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 24 Juni 2026 14:30Jude Bellingham Tak Panik usai Inggris Ditahan Ghana
-
Piala Dunia 24 Juni 2026 14:13Luka Modric, Warisan Tak Terbatas bagi Kroasia!
-
Liga Italia 24 Juni 2026 14:07De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
BERITA LAINNYA
-
spanyol 22 Juni 2026 20:47Julian Alvarez Sulit, Barcelona Kejar Striker Manchester United Ini
-
spanyol 22 Juni 2026 17:50Kylian Mbappe Buka Peluang Bermain di MLS pada Masa Depan
-
spanyol 21 Juni 2026 00:01Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
SOROT
-
Liputan6 24 Juni 2026 14:13Jaksa Agung Wacanakan Pidum dan Pidsus Digabung, Jadi JAM Operasi
-
Liputan6 24 Juni 2026 14:10Prabowo Tahu Siapa yang Danai Demo, Singgung Dibayar Rp 200 Ribu
-
Liputan6 24 Juni 2026 14:06Dulu Sales, Kini Bos Gula Merah Omzet Rp 70 Juta per Bulan
-
Liputan6 24 Juni 2026 14:05Jaksa Agung Beberkan Evaluasi KUHP dan KUHAP Baru usai 6 Bulan Berlaku
-
Liputan6 24 Juni 2026 14:00Tak Ingin Middle Income Forever, Menkes Kejar Hilirisasi Farmasi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















