
Nexify - Timnas Indonesia U-15 mengawali langkahnya di Piala AFF U-15 2019 Grup dengan kemenangan 2-0 atas Vietnam. Meski meraih kemenangan, masih ada beberapa hal yang membutuhkan perbaikan.
Skuat asuhan Bima Sakti akan melawan Singapura pada pertandingan kedua yang dimainkan hari ini, Senin (29/7). Semoga mereka bisa tampil lebih baik daripada ketika mengalahkan Vietnam pada pertandingan pembuka.
Saat menghadapi Vietnam, Timnas Indonesia U-15 sempat tertekan sepanjang 15 menit awal babak pertama. Serangan bertubi-tubi yang dilakukan Vietnam membuat lini pertahanan lumayan kerepotan.
Timnas Indonesia U-15 beruntung bisa mencetak dua gol, yakni pada akhir babak pertama dan awal babak kedua. Setelah itu, keberuntungan pun kembali menaungi. Sejumlah peluang Vietnam digagalkan oleh penampilan apik I Made Putra di bawah mistar.
Melawan Singapura, Timnas Indonesia U-15 berharap dapat melanjutkan tren positif. Untuk itu, ada setidaknya tiga hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi.
Pertahanan Masih Mudah Ditembus
Pada pertandingan pertama melawan Vietnam, lini pertahanan Timnas Indonesia U-15 terlihat masih mudah ditembus. Satu di antara sasaran empuk adalah sektor kanan pertahanan.
Pemain belakang terlihat masih gugup ketika lawan melakukan serangan menusuk. Hal ini terlihat karena minimnya komunikasi di lini belakang.
Beruntung, kiper I Made Putra berhasil tampil apik mengadang serangan-serangan Vietnam dalam laga tersebut. Namun, pemain belakang seharusnya bisa lebih dahulu mencegah tembakan-tembakan yang dilakukan lawan.
Fisik Belum Optimal
Letak venue, yakni Institute of Physical Education Chonburi Campus Stadium yang berada di dekat pantai, membuat suhu udara agak terik. Ditambah jadwal kick-off ketika matahari sedang terik-teriknya, kondisi fisik para pemain pun menjadi lemah.
Meski terbantu dengan kesejukan angin, pemain Timnas Indonesia U-15 terlihat mudah kelelahan. Pada pertandingan melawan Vietnam, bahkan ada beberapa pemain yang mengalami kram akibat benturan fisik.
Pelatih Bima Sakti harus mengatur strategi agar pemain bisa bertahan selama 80 menit waktu normal. Satu di antaranya adalah dengan mengatur tempo permainan.
Penyelesaian Akhir Belum Maksimal
Saat melawan Vietnam, Timnas Indonesia U-15 mendapatkan cukup banyak peluang untuk mencetak gol. Namun, beberapa peluang yang didapat masih gagal menemui sasaran.
Satu gol didapatkan melalui kesalahan pemain Vietnam. Satu gol lainnya tercipta melalui skema serangan balik.
Permainan terbuka yang dilakukan Timnas Indonesia U-15 selalu gagal menemui sasaran. Penyelesaian akhir perlu diasah. Harapannya, semua ini tak terulang saat melawan Singapura nanti.
Sumber: Bola.com
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 3 Juli 2026 12:04Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:43Polisi Bentuk Tim Gabungan Usut Kematian Dokter Icha
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:312 Kali Berturut-turut Bupati Langkat Ditangkap KPK
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:26Peran 4 Tersangka Pembantaian Tapir di Lampung
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:214 Pelaku Pembantaian Tapir di Lampung Ditangkap
-
Liputan6 3 Juli 2026 13:58Klarifikasi Lengkap Menhut usai Disebut dalam Kasus Bupati Kuansing
-
Liputan6 3 Juli 2026 13:53Menhut Akui Bertemu Bupati Kuansing, Diberi Amplop Putih
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















