
Nexify - Pelatih Timnas Indonesia U-19 , Indra Sjafri, mengaku salut dengan pola pembinaan pemain muda di Inggris. Menurut Indra, komitmen pegiat sepakbola Inggris terhadap pembinaan usia muda patut diacungi jempol. Hal ini diungkapkan pelatih berusia 50 tahun tersebut usai berkesempatan berbincang dengan tim pelatih Manchester United.
"Kalau mengenai teknik melatih atau taktik pertandingan, di seluruh dunia sama saja. Tak ada yang istimewa. Karena itu, dalam perbincangan itu, kami tak banyak membahasnya," ujar Indra Sjafri, pada Nexify.
"Yang paling menonjol dari mereka adalah komitmen bagi pengembangan usia muda. Di mereka, setiap klub sudah punya akademi, yang berguna bagi pembinaan pemain muda. Sementara, di kita, hal semacam itu belum terlihat. Di Indonesia, pembinaan pemain muda baru di level liga," sambungnya.
Sebelumnya, Indra Sjafri sempat mendapat kesempatan untuk bertukar ilmu dengan tim pelatih Manchester United yang didatangkan ke Indonesia. Kesempatan berharga ini, berlangsung Sabtu-Minggu (16-17 November 2013 lalu)di Jakarta.
Lebih lanjut, Indra menyatakan bahwa pembinaan usia muda bukanlah sesuatu yang asing bagi sepakbola Indonesia. Namun, dia menambahkan, kesadaran untuk melakukan pembinaan ini sangat kurang.
"Sudah lama kita dengar dan bicarakan ini. Namun, hanya sebatas itu saja. Tidak pernah dilakukan," tandasnya. [initial]
(den/pra)
"Kalau mengenai teknik melatih atau taktik pertandingan, di seluruh dunia sama saja. Tak ada yang istimewa. Karena itu, dalam perbincangan itu, kami tak banyak membahasnya," ujar Indra Sjafri, pada Nexify.
"Yang paling menonjol dari mereka adalah komitmen bagi pengembangan usia muda. Di mereka, setiap klub sudah punya akademi, yang berguna bagi pembinaan pemain muda. Sementara, di kita, hal semacam itu belum terlihat. Di Indonesia, pembinaan pemain muda baru di level liga," sambungnya.
Sebelumnya, Indra Sjafri sempat mendapat kesempatan untuk bertukar ilmu dengan tim pelatih Manchester United yang didatangkan ke Indonesia. Kesempatan berharga ini, berlangsung Sabtu-Minggu (16-17 November 2013 lalu)di Jakarta.
Lebih lanjut, Indra menyatakan bahwa pembinaan usia muda bukanlah sesuatu yang asing bagi sepakbola Indonesia. Namun, dia menambahkan, kesadaran untuk melakukan pembinaan ini sangat kurang.
"Sudah lama kita dengar dan bicarakan ini. Namun, hanya sebatas itu saja. Tidak pernah dilakukan," tandasnya. [initial]
Berita terkait Skuat Garuda Jaya:
- TC Timnas U-19 di Batu, Cedera Hingga Penurunan VO2 Max
- Timnas U-19 Digenjot Untuk Tingkatkan Endurance
- Cedera, Dalmiansyah Absen Latihan Bersama Timnas U-19
- Tim Pelatih Skuat Garuda Jaya Terus Genjot Fisik Evan Dimas cs
- Hasil Tes FisikTimnas U-19, Evan Dimas Tetap Nomor Satu
- Dari Hasil Tes, Kondisi Pilar Timnas U-19 Tak Alami Penurunan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 13:00Gelandang Timnas Prancis Ini Gantikan Ederson di Manchester United?
-
Liga Inggris 11 Juli 2026 08:30Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 05:20Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 11 Juli 2026 17:49Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 17:35Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 14:00Mau Kalahkan Norwegia, Inggris Harus Bisa 'Matikan' Erling Haaland
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 16:57DPR Bentuk Panja Awasi Kasus Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























