Erick Thohir Sebut Laga Indonesia vs Lebanon Malam Ini Jadi Simulasi Krusial Sebelum Lawan Arab Saudi dan Irak!

Nexify - Timnas Indonesia dijadwalkan akan kembali beraksi dengan menghadapi Lebanon dalam laga uji coba FIFA Matchday malam ini. Laga ini disebut sebagai persiapan terakhir dan terpenting bagi Skuad Garuda.
Pertandingan menarik ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin (8/9/2025) malam WIB. Ini merupakan laga uji coba kedua yang dilakoni oleh Timnas Indonesia pada jeda internasional kali ini.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyebut bahwa laga ini memiliki arti yang sangat penting. Menurutnya, pertandingan melawan Lebanon akan menjadi sebuah ajang simulasi jelang laga krusial yang sesungguhnya.
Timnas Indonesia sendiri memiliki modal yang sangat positif usai berhasil meraih kemenangan besar di laga sebelumnya. Simak ulasan lengkap dan pernyataan dari Erick Thohir mengenai pentingnya laga ini.
Modal Berharga Usai Pesta Gol
Timnas Indonesia menyambut laga melawan Lebanon dengan kepercayaan diri yang sedang berada di level tertinggi. Mereka baru saja berhasil meraih hasil yang sangat meyakinkan pada laga uji coba pertama.
Seperti yang diketahui, pada Jumat (5/9/2025) malam lalu, Skuad Garuda sukses membantai Chinese Taipei. Tidak tanggung-tanggung, enam gol berhasil mereka sarangkan ke gawang tim lawan.
Keenam gol kemenangan tersebut masing-masing dicetak oleh Jordi Amat, gol bunuh diri, Marc Klok, Eliano Reijnders, Ramadhan Sananta, dan Sandy Walsh. Kemenangan besar ini menjadi sebuah modal yang sangat positif bagi tim.
Erick Thohir pun menyebut bahwa laga melawan Lebanon pada malam nanti akan menjadi sebuah ajang pemantapan terakhir bagi tim. Ia ingin para pemain memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya.
"Persiapan terakhir Timnas Indonesia sebelum menghadapi Lebanon pada uji coba FIFA Matchday," ujar Erick Thohir.
Simulasi Jelang Lawan Arab Saudi dan Irak
Lebih lanjut, Erick Thohir juga menjelaskan mengenai tujuan strategis di balik pemilihan Lebanon sebagai lawan uji coba. Menurutnya, pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan biasa.
Ada sebuah tujuan yang lebih besar di balik pemilihan lawan kali ini. Lebanon, yang merupakan tim yang berasal dari Timur Tengah, dianggap memiliki gaya bermain yang mirip dengan lawan-lawan Indonesia di babak kualifikasi nanti.
Laga ini akan menjadi sebuah ajang simulasi yang sangat ideal bagi para pemain. Mereka bisa beradaptasi dan mengukur kekuatan sebelum benar-benar terjun ke medan pertempuran yang sesungguhnya.
"Laga melawan Lebanon yang berasal dari Timur Tengah akan menjadi simulasi Timnas Indonesia," kata Erick Thohir. "Timnas Indonesia akan melawan tim Arab Saudi dan Irak pada Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia," imbuh Erick Thohir.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
Link Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di YouTube Reza Arab
Prediksi Piala AFF 2026: Indonesia vs Kamboja 27 Juli 2026
John Herdman Buka Suara soal Justin Hubner yang Dilarang Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Malam Ini
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















