
Nexify - Timnas Indonesia U-20 menelan kekalahan dengan skor 2-0 saat berjumpa Suriah di Mandiri U-20 Challenge Series. Laga ini dimainkan di Stadion Gelora Delta pada Senin, 28 Januari 2025 malam WIB.
Lawan Suriah merupakan laga kedua yang dimainkan Indonesia di Mandiri U-20 Challenge Series. Pada laga sebelumnya, pasukan Indra Sjafri tersebut kalah dengan skor 0-1 dari Yordania yang bermain dengan 10 orang sejak menit ke-17.
Pada duel lawan Suriah, Indonesia lebih sering berada dalam tekanan. Garuda Muda bahkan kalah dari penguasaan bola, 48 persen berbanding 52 persen untuk kubu Suriah. Indonesia juga kalah dari sisi peluang.
Indonesia hanya mampu bikin 9 shots (1 tepat sasaran). Sedangkan, Suriah mampu bikin 24 shots (8 tepat sasaran). Dari sisi skor, Indonesia kalah dengan skor 2-0 dari Suriah. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Indra Sjafri Mengakui Salah Taktik

Indra Sjafri menyebut anak asuhnya sudah bermain bagus walau kalah dari Suriah. Namun, ada alasan yang membuat Garuda Muda kalah. Sang pelatih mengakui ada beberapa kesalahan taktik yang terjadi.
"Semua pemain saya pikir bermain bagus, tetapi ada kesalahan-kesalahan memang secara taktikal kita dan dua gol ke kita terjadi karena ada kesalahan," ucap Indra Sjafri usai laga.
Dari kesalahan itu, Indra Sjafri mengaku akan melakukan evaluasi. Menurutnya, evaluasi itu akan dipakai untuk menakar sejauh mana kesiapan Indonesia bersaing di Piala Asia U-20 2025 yang akan datang.
"Kami akhirnya dapat gambaran mengenai kualitas nanti yang akan kita hadapi di Piala Asia. Saya juga mendapatkan informasi bahwa Suriah pernah menahan imbang Uzbekistan di laga uji coba," kata Indra Sjafri.
Indra Sjafri Cari Gambaran Lawan di Piala Asia U-20

Di Piala Asia U-20 2025, Indonesia berada di Grup C. Toni Firmansyah dan kolega akan bersaing dengan Uzbekistan, Irak, dan Yaman. Nah, dua lawan yang sudah dihadapi Indonesia di Mandiri U-20 Challenge Series, juga berlaga di Piala Asia U-20.
"Kami melihat kualitas Uzbekistan kurang lebih seperti Suriah atau mungkin lebih baik," kata Indra Sjafri.
"Itu yang membuat kami harus pintar-pintar di Piala Asia-nya untuk menentukan taktik bagaimana bisa mencuri poin dan memenangkan laga di Piala Asia nanti," tegas pelatih yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 tersebut.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 01:56Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
-
Piala Dunia 8 Juli 2026 01:21Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 8 Juli 2026 01:07Prabowo Mengaku Punya DNA India, Ini Ceritanya
-
Liputan6 8 Juli 2026 00:27Prabowo Sampaikan Pengakuan Tak Terduga di Depan PM Modi
-
Liputan6 8 Juli 2026 00:27Soroti Pembakaran Pesawat AMA, TNI Ajak Warga Dukung Keamanan Papua
-
Liputan6 7 Juli 2026 23:49KPK Geledah DPRD Kuansing, Dalami Dugaan Perantara Suap Bupati
-
Liputan6 7 Juli 2026 23:16Mugiyanto: Papua Tak Bisa Diselesaikan oleh Satu Pihak
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















