
Nexify - Hati Bob Hippy tengah gembira. Koordinator Timnas ini nampaknya tidak akan lagi dirisaukan dengan permasalahan pendanaan yang selama ini menghantui Skuad Garuda.
Menurut Bob, hal ini tak lepas dari telah ditandatanganinya nota kesepahaman antara PSSI, KPSI dan PT Liga Indonesia di hadapan Task Force AFC. Dengan nota kesepahaman ini, konflik yang selama ini mengganggu proses perbaikan sepak bola Indonesia diharapkan menemui jalan terang menuju penyelesaian.
"Saya telah bertemu dengan Menegpora Andi Mallarangeng. Ya, beliau menyambut hal ini sebagai sebuah hal yang positif dan berjanji untuk menggulirkan dana ke PSSI," ungkap Bob pada Nexify.
Penegasan Menegpora itu merupakan angin segar bagi pihak PSSI, yang mengalami krisis pendanaan sejak kucuran dana untuk mereka dibekukan Menegpora terkait konflik di sepak bola Indonesia. Akhir Januari lalu, PSSI telah mengajukan proposal sebesar Rp 40 miliar ke Pemerintah. Dana itu antara lain untuk membiayai kegiatan Timnas mulai dari U-15, U-17, U-19, U-21, U-23, dan Timnas senior serta keperluan lain terkait akan diikutkannya sejumlah tim ke beberapa turnamen.
Pihak Menegpora sendiri, seperti dilansir dari situs resmi PSSI, tetap memberikan satu persyaratan agar dana yang dijanjikan itu benar-benar bisa dicairkan. Dia mensyaratkan agar pihak-pihak yang sempat berseteru agar benar-benar menjalankan isi nota kesepahaman tersebut.
"Jika bersatu, dan kesepakatan dijalankan secara konsisten oleh semua pihak, maka dana itu turun," sambung Menpora, Andi Mallarangeng.
"Tentu saja kami akan kawal proses itu dan agar berjalan sebagaimana mestinya. Dengan senang hati kami fasilitasi. Kalau berjalan sebagai mana mestinya kita fasilitasi," tambah mantan juru bicara presiden tersebut.
Lebih lanjut, Bob Hippy mengaku tidak tahu berapa dana yang akan dicairkan oleh pihak Menegpora ke PSSI, apakah akan turun Rp 40 miliar atau tidak. "Kita belum tahu berapa jumlah dana yang akan dikucurkan ini. Yang jelas, biasanya, turunnya sesuai dengan even yang diajukan," tandasnya. (den/dzi)
Menurut Bob, hal ini tak lepas dari telah ditandatanganinya nota kesepahaman antara PSSI, KPSI dan PT Liga Indonesia di hadapan Task Force AFC. Dengan nota kesepahaman ini, konflik yang selama ini mengganggu proses perbaikan sepak bola Indonesia diharapkan menemui jalan terang menuju penyelesaian.
"Saya telah bertemu dengan Menegpora Andi Mallarangeng. Ya, beliau menyambut hal ini sebagai sebuah hal yang positif dan berjanji untuk menggulirkan dana ke PSSI," ungkap Bob pada Nexify.
Penegasan Menegpora itu merupakan angin segar bagi pihak PSSI, yang mengalami krisis pendanaan sejak kucuran dana untuk mereka dibekukan Menegpora terkait konflik di sepak bola Indonesia. Akhir Januari lalu, PSSI telah mengajukan proposal sebesar Rp 40 miliar ke Pemerintah. Dana itu antara lain untuk membiayai kegiatan Timnas mulai dari U-15, U-17, U-19, U-21, U-23, dan Timnas senior serta keperluan lain terkait akan diikutkannya sejumlah tim ke beberapa turnamen.
Pihak Menegpora sendiri, seperti dilansir dari situs resmi PSSI, tetap memberikan satu persyaratan agar dana yang dijanjikan itu benar-benar bisa dicairkan. Dia mensyaratkan agar pihak-pihak yang sempat berseteru agar benar-benar menjalankan isi nota kesepahaman tersebut.
"Jika bersatu, dan kesepakatan dijalankan secara konsisten oleh semua pihak, maka dana itu turun," sambung Menpora, Andi Mallarangeng.
"Tentu saja kami akan kawal proses itu dan agar berjalan sebagaimana mestinya. Dengan senang hati kami fasilitasi. Kalau berjalan sebagai mana mestinya kita fasilitasi," tambah mantan juru bicara presiden tersebut.
Lebih lanjut, Bob Hippy mengaku tidak tahu berapa dana yang akan dicairkan oleh pihak Menegpora ke PSSI, apakah akan turun Rp 40 miliar atau tidak. "Kita belum tahu berapa jumlah dana yang akan dikucurkan ini. Yang jelas, biasanya, turunnya sesuai dengan even yang diajukan," tandasnya. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 09:47Kai Havertz: Saya Hanya Bisa Minta Maaf
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 09:42Orlando Gill Jadi Tembok Kokoh Paraguay saat Singkirkan Jerman
-
Piala Dunia 30 Juni 2026 09:01Jerman dan Mimpi Buruk Piala Dunia yang Tak Kunjung Usai
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 30 Juni 2026 10:57Penampilan Baru Dito Ariotedjo Saat Penuhi Panggilan KPK
-
Liputan6 30 Juni 2026 10:28Sidang Vonis Nadiem Dijaga Ratusan Polisi
-
Liputan6 30 Juni 2026 09:24Aset Hanania Group Disita untuk Bayar Ganti Rugi Jemaah
-
Liputan6 30 Juni 2026 08:34Seskab Teddy Sebut Difabel Bisa Ikut Program Magang Nasional
-
Liputan6 30 Juni 2026 08:19Pita Hitam IDI NTT Kenang Dokter Icha
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























