Rapor 3 Pemain Timnas Indonesia di Matchday 2 Liga Europa: Dean James Paling Cemerlang, Bikin 2 Assist

Nexify - Tiga pemain Timnas Indonesia tampil pada matchday kedua Liga Europa dan membawa rapor beragam. Dean James menjadi sorotan terbesar: bek kiri Go Ahead Eagles ini memasok dua assist penentu kemenangan di markas Panathinaikos.
Di Roma, Calvin Verdonk menjaga sisi kiri pertahanan Lille saat timnya mencuri tiga poin pada malam penuh drama yang diwarnai tiga penalti Roma yang semuanya gagal menjadi gol.
Sementara itu, Miliano Jonathans hanya turun sebagai pemain pengganti ketika FC Utrecht takluk tipis di kandang Brann. Berikut rapor lengkap ketiganya.
Dean James (Go Ahead Eagles) - Nilai: 9/10

Dua assist pada laga tandang kelas Eropa bukan kebetulan. James membaca ruang dengan baik dan berani melepas umpan akhir rendah ke kotak enam belas. Dua umpan silang akuratnya menjadi pembeda saat Go Ahead Eagles membalikkan kedudukan.
Di fase bertahan, James tidak sekadar overlapping. Ia disiplin menutup sisi sayap dan berani duel udara ketika Panathinaikos menekan. Kualitas pengambilan keputusan, kapan naik, kapan menahan, tampak matang.
Secara keseluruhan, ini penampilan “statement” di panggung kontinental. Catatan dua assist dari posisi bek kiri membuatnya layak dinobatkan sebagai pemain Indonesia terbaik pada matchday ini.
Calvin Verdonk (Lille) - Nilai: 7,5/10

Verdonk memulai laga sebagai bek kiri dan bertugas menjaga kedalaman saat Lille unggul cepat. Ketika Roma menaikkan intensitas, ia tetap bermain rapi dalam garis empat bek, menjaga jarak antarbek dan menutup kanal umpan silang.
Kontribusinya tidak mencolok dalam statistik akhir (tanpa gol/assist), namun beberapa intersep dan sapuan krusial hadir di momen penting sebelum akhirnya ditarik keluar sekitar menit ke-69. Stabil, efektif, dan sesuai kebutuhan tim tamu.
Pada malam ketika Berke Ozer jadi pahlawan lewat penyelamatan tiga penalti, kerja senyap Verdonk ikut menopang clean sheet dan tiga poin berharga di Olimpico.
Miliano Jonathans (Utrecht) - Nilai: 6/10

Jonathans masuk pada menit ke-73 saat Utrecht tertinggal. Waktu bermainnya singkat dan ritme laga sudah berat sebelah setelah Brann mengunci keunggulan di babak pertama.
Meski sempat mendapatkan pelanggaran di sisi kanan pada masa injury time, dampaknya ke kreasi peluang masih minim. Tidak ada tembakan tepat sasaran ataupun aksi kunci yang mengubah skor.
Bukan performa buruk, tapi juga belum cukup bagus untuk mengangkat tim. Dengan menit bermain lebih banyak, potensinya untuk menyerang ruang belakang lawan masih bisa dimaksimalkan pada laga-laga berikut.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
Link Nonton Live Streaming Timnas Indonesia vs Kamboja di YouTube Reza Arab
Prediksi Piala AFF 2026: Indonesia vs Kamboja 27 Juli 2026
John Herdman Buka Suara soal Justin Hubner yang Dilarang Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Malam Ini
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















