
Nexify - Tim nasional Indonesia senior berharap dua laga uji coba yang diagendakan benar-benar bisa terlaksana.
Dua pertandingan itu yakni, lawan Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 3 November dan bertandang ke Korea Utara pada 9 November.
Hal tersebut, tidak lepas sebagai persiapan menjalani laga penting lawan China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, pada 15 November mendatang.
"Hal tersebut, tentunya sangat bagus untuk persiapan tim. Selain itu, kami kembali melakukan pemusatan latihan/training centre (TC) di Batu, Jawa Timur," terang pelatih tim nasional Indonesia senior, Jacksen Ferreira Tiago.
Sepulang meladeni China, Boaz Solossa dan kawan-kawan sudah ditunggu Irak di SUGBK, Senayan, Jakarta, pada 19 November. Pada laga perdana lawan Irak, Timnas senior yang kala itu ditangani Nil maizar, kalah dengan skor 0-1 di Dubai, Uni Emirat Arab.
Pada laga terakhir, Indonesia pun bersua Arab Saudi, pada 5 Maret 2014.
Skuad asuhan Jacksen tersebut, baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan. Karena itu, wajib memaksimalkan tiga laga tersisa supaya lolos ke putaran final di Australia.
"Peluangnya memang cukup berat, namun kami harus optimistis untuk meraih hasil terbaik. Kami akan berjuang demi bangsa ini," pungkasnya. (esa/dzi)
Dua pertandingan itu yakni, lawan Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 3 November dan bertandang ke Korea Utara pada 9 November.
Hal tersebut, tidak lepas sebagai persiapan menjalani laga penting lawan China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, pada 15 November mendatang.
"Hal tersebut, tentunya sangat bagus untuk persiapan tim. Selain itu, kami kembali melakukan pemusatan latihan/training centre (TC) di Batu, Jawa Timur," terang pelatih tim nasional Indonesia senior, Jacksen Ferreira Tiago.
Sepulang meladeni China, Boaz Solossa dan kawan-kawan sudah ditunggu Irak di SUGBK, Senayan, Jakarta, pada 19 November. Pada laga perdana lawan Irak, Timnas senior yang kala itu ditangani Nil maizar, kalah dengan skor 0-1 di Dubai, Uni Emirat Arab.
Pada laga terakhir, Indonesia pun bersua Arab Saudi, pada 5 Maret 2014.
Skuad asuhan Jacksen tersebut, baru mengumpulkan satu poin dari tiga pertandingan. Karena itu, wajib memaksimalkan tiga laga tersisa supaya lolos ke putaran final di Australia.
"Peluangnya memang cukup berat, namun kami harus optimistis untuk meraih hasil terbaik. Kami akan berjuang demi bangsa ini," pungkasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 04:21Link Streaming Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 03:41Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Pantai Gading vs Ekuador
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
-
Liputan6 14 Juni 2026 23:54Dari Istana ke Istiqlal, Ini Agenda Presiden Jerman di Jakarta
MOST VIEWED
Erick Thohir Semringah Timnas Indonesia Melesat di Ranking FIFA, Targetkan Tembus 100 Besar
Kelar Lawan Mozambik, Penggawa Timnas Indonesia Bertolak ke Bali Untuk Hadiri Pernikahan Justin Hubner & Jennifer Coppen
Hasil Timnas Indonesia vs Kamboja: Menang Tipis, Garuda Muda Raih Tempat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Hasil Final Piala AFF U-19 2026: Australia Juara Usai Kandaskan Thailand
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























