
Nexify - Pemusatan latihan/training centre (TC) tahap kedua tim nasional Indonesia senior yang akan dipersiapkan tampil di Piala AFF 2012, tidak lagi diperkuat pemain bertahan Abdul Rahman. Itu menyusul bergabung Rahman ke klub Indonesia Super League (ISL), Sriwijaya FC.
"Saya rasa itu masih prematur dan kabar angin saja. Sehingga, bukan mundur dari TC Timnas," terang penangung jawab Timnas, Bernhard Limbong.
Namun, jika benar Abdul Rahman melepaskan seragam Timnasnya, Limbong justru mengaku tidak khawatir. Sebab, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut memegang teguh prinsip patah tumbuh, hilang berganti. Apalagi, kehilangan Rahman dipastikan Limbong tidak akan mengganggu program latihan.
"Memilih masuk ISL dan tidak membela Timnas itu adalah sikap keliru. Selain tidak profesional, mereka tidak memiliki hati nurani. Apalagi PSSI, sudah tidak mengkotak-kotakan ISL atau Indonesian Premier League (IPL). PSSI tandingan tidak baik. Apalagi, Timnas hanya boleh ada satu," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin menegaskan bahwa sudah sepakat mengikat kontrak dengan Rahman meski sebatas lisan. Bahkan, Hendri meminta Rahman untuk tidak memperkuat Timnas PSSI selama dibentuk Djohar Arifin.
Menurut dia, sikap Sriwijaya FC tetap tidak mengakui Djohar sebagai Ketua Umum. Karena itu, dia meminta agar Rahman mematuhi keputusan manajemen klub. Jika resmi gabung Sriwijaya, Rahman akan menjadi pemain keempat yang tidak memperkuat Timnas PSSI. Sebelumnya, terdapat Firman Utina, Ponaryo Astaman, dan M Ridwan.
Nama yang disebut belakangan, sempat mendapatkan sanksi dari manajemen Sriwijaya berupa surat peringatan keras (SP 3) dan pemotongan gaji selama satu bulan. (esa/mac)
"Saya rasa itu masih prematur dan kabar angin saja. Sehingga, bukan mundur dari TC Timnas," terang penangung jawab Timnas, Bernhard Limbong.
Namun, jika benar Abdul Rahman melepaskan seragam Timnasnya, Limbong justru mengaku tidak khawatir. Sebab, Ketua Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tersebut memegang teguh prinsip patah tumbuh, hilang berganti. Apalagi, kehilangan Rahman dipastikan Limbong tidak akan mengganggu program latihan.
"Memilih masuk ISL dan tidak membela Timnas itu adalah sikap keliru. Selain tidak profesional, mereka tidak memiliki hati nurani. Apalagi PSSI, sudah tidak mengkotak-kotakan ISL atau Indonesian Premier League (IPL). PSSI tandingan tidak baik. Apalagi, Timnas hanya boleh ada satu," sambungnya.
Sementara itu, Direktur Teknik PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Hendri Zainuddin menegaskan bahwa sudah sepakat mengikat kontrak dengan Rahman meski sebatas lisan. Bahkan, Hendri meminta Rahman untuk tidak memperkuat Timnas PSSI selama dibentuk Djohar Arifin.
Menurut dia, sikap Sriwijaya FC tetap tidak mengakui Djohar sebagai Ketua Umum. Karena itu, dia meminta agar Rahman mematuhi keputusan manajemen klub. Jika resmi gabung Sriwijaya, Rahman akan menjadi pemain keempat yang tidak memperkuat Timnas PSSI. Sebelumnya, terdapat Firman Utina, Ponaryo Astaman, dan M Ridwan.
Nama yang disebut belakangan, sempat mendapatkan sanksi dari manajemen Sriwijaya berupa surat peringatan keras (SP 3) dan pemotongan gaji selama satu bulan. (esa/mac)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 2 November 2019 10:38Sejam Sebelum Kongres, Benhard Limbong Mundur dari Caketum PSSI
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2019 18:19Caketum PSSI Berjanji Timnas Indonesia Tak Pakai Pemain Naturalisasi
-
Bola Indonesia 10 September 2016 17:10Calon Ketua Umum PSSI Mulai Mengerucut
-
Tim Nasional 19 Februari 2013 21:05"BTN Tanpa Persetujuan Exco PSSI"
-
Bola Indonesia 14 Februari 2013 09:06Komdis: Konflik Internal PSSI Masih Bisa Dikendalikan
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:57Uruguay Berusaha Bangkit, Cape Verde Ingin Melanjutkan Kejutan
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:22Sama-sama Mencari Kemenangan Perdana, Belgia Waspadai Semangat Iran
-
Piala Dunia 21 Juni 2026 16:00Spanyol Bertekad Bangkit, Arab Saudi Ingin Jaga Asa Lolos
-
Liga Inggris 21 Juni 2026 15:30Mau Bintang Timnas Belanda Ini, MU Harus Setor Segini ke West Ham
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
tim nasional 17 Juni 2026 06:01Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair
SOROT
-
Liputan6 21 Juni 2026 15:50Ibu dan Dua Anak Diduga Keracunan Susu MBG, Ini Kata Pengelola SPPG
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:45Pramono Beri Diskon Pajak 50 Persen untuk Film Nasional
-
Liputan6 21 Juni 2026 14:40Pemprov DKI Jakarta Beri Insentif Pajak 50 Persen untuk Industri Film
-
Liputan6 21 Juni 2026 12:59Pramono Batal Pindahkan Patung Jenderal Sudirman
-
Liputan6 21 Juni 2026 12:51
Bukan Bid'ah, Ini Sejarah Tasyakuran Sepulang Haji di Indonesia
-
Liputan6 21 Juni 2026 12:34Reaksi PDIP Disebut Main Politik Dua Kaki
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























