
Nexify - Hingga 90 menit waktu normal usai, pertandingan semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 antara Turki dengan Indonesia berakhir dengan skor kacamata. Laga pun dilanjutkan babak ekstra time.
Belum genap 10 menit babak pertama bergulir, Turki mendapat kesempatan lewat Yakup Alkan. Beruntung heading Alka masih dapat diantisipasi kiper Kurnia Meiga. Setelah itu, kedua tim lebih sering berebut bola di lini tengah. Skor kacamata bertahan hingga menit ke-20.
Peluang terbaik Indonesia hadir ke-21. Berawal dari aksi individual Andik Vermansyah di kiri kotak penalti Turki, Andik lantas mengakhirinya dengan sebuah tembakan keras. Sayang bola dapat ditepis kiper Hayrullah Mert Akyuz. Bola muntah disambar Ramdhani Lestaluhu yang bebas. Sayang arah bola justru menyamping.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang saat Bayu Gatra mengirimkan umpan lambung kepada Andik di menit ke-33, sayang heading Andik tak mengarah ke gawang. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-48, Bayu kembali mengirimkan crossing untuk Andik. Sayang, meski berdiri bebas, tandukan Andik menyamping di kanan gawang.
Pada menit ke-55, Bayu Gatra yang mendapat umpan terobosan dari Ramdhani, menusuk sektor kanan gawang Turki. Hanya saja tendangan Bayu masih terlalu mudah bagi kiper Hayrullah Mert Akyuz.
Wasit menunjuk titik putih setelah Manahati Lestusen menjatuhkan Melih Rahman Nisanci di kotak terlarang pada menit ke-63. Acungan jempol harus diberikan pada Kurnia Meiga yang mampu menggagalkan tendangan yang dieksekusi Yakup Alkan.
Menerima umpan pendek Andik, Alfin Tuasalamony menyusuri sisi kiri kotak penalti Turki pada menit ke-76. Sayang crossingnya bisa dimaksimalkan Syamsir Alam dan Ramdhani. Meski keduanya dalam posisi bebas.
Garuda Muda kembali mengancam pertahanan Turki lewat umpan silang Alfin Tuasalamony di menit ke-76. Sayang tak ada satupun pemain Indonesia yang menyambutnya. Untuk menguatkan lini tengah, Rahmad Darmawan memainkan Syahroni menggantikan David Laly menit ke-87. Ini adalah pergantian pertama yang dilakukan Timnas U-23.
Skor 0-0 bertahan hingga 90 menit waktu normal usai. Dengan demikian, laga akan dilanjutkan babak ekstra time 2x15 menit.
Susunan pemain Turki vs Indonesia:
Turki: 12-Hayrullah Mert Akyuz, 8-Ali Say, 3-Ibrahim Hircin, 5-Rasimcan Degirmenci, 2-Orkun Dervisler, 10-Erdi Guncann, 14-Okan Baydemmir, 6-Ozan Arif Onal, 15-Melih Rahman Nisanci, 9-Yakup Alkan, 7-Ahmed Guney (17-Oguzan Durmus Cesmeli, 78')
Belum genap 10 menit babak pertama bergulir, Turki mendapat kesempatan lewat Yakup Alkan. Beruntung heading Alka masih dapat diantisipasi kiper Kurnia Meiga. Setelah itu, kedua tim lebih sering berebut bola di lini tengah. Skor kacamata bertahan hingga menit ke-20.
Peluang terbaik Indonesia hadir ke-21. Berawal dari aksi individual Andik Vermansyah di kiri kotak penalti Turki, Andik lantas mengakhirinya dengan sebuah tembakan keras. Sayang bola dapat ditepis kiper Hayrullah Mert Akyuz. Bola muntah disambar Ramdhani Lestaluhu yang bebas. Sayang arah bola justru menyamping.
Indonesia sebenarnya memiliki peluang saat Bayu Gatra mengirimkan umpan lambung kepada Andik di menit ke-33, sayang heading Andik tak mengarah ke gawang. Pada babak kedua, tepatnya menit ke-48, Bayu kembali mengirimkan crossing untuk Andik. Sayang, meski berdiri bebas, tandukan Andik menyamping di kanan gawang.
Pada menit ke-55, Bayu Gatra yang mendapat umpan terobosan dari Ramdhani, menusuk sektor kanan gawang Turki. Hanya saja tendangan Bayu masih terlalu mudah bagi kiper Hayrullah Mert Akyuz.
Wasit menunjuk titik putih setelah Manahati Lestusen menjatuhkan Melih Rahman Nisanci di kotak terlarang pada menit ke-63. Acungan jempol harus diberikan pada Kurnia Meiga yang mampu menggagalkan tendangan yang dieksekusi Yakup Alkan.
Menerima umpan pendek Andik, Alfin Tuasalamony menyusuri sisi kiri kotak penalti Turki pada menit ke-76. Sayang crossingnya bisa dimaksimalkan Syamsir Alam dan Ramdhani. Meski keduanya dalam posisi bebas.
Garuda Muda kembali mengancam pertahanan Turki lewat umpan silang Alfin Tuasalamony di menit ke-76. Sayang tak ada satupun pemain Indonesia yang menyambutnya. Untuk menguatkan lini tengah, Rahmad Darmawan memainkan Syahroni menggantikan David Laly menit ke-87. Ini adalah pergantian pertama yang dilakukan Timnas U-23.
Skor 0-0 bertahan hingga 90 menit waktu normal usai. Dengan demikian, laga akan dilanjutkan babak ekstra time 2x15 menit.
Susunan pemain Turki vs Indonesia:
Turki: 12-Hayrullah Mert Akyuz, 8-Ali Say, 3-Ibrahim Hircin, 5-Rasimcan Degirmenci, 2-Orkun Dervisler, 10-Erdi Guncann, 14-Okan Baydemmir, 6-Ozan Arif Onal, 15-Melih Rahman Nisanci, 9-Yakup Alkan, 7-Ahmed Guney (17-Oguzan Durmus Cesmeli, 78')
Pelatih: Ersoy Sandalci
Indonesia: 1-Kurnia Meiga, 13-Manahati Lestusen, 19-Andi Ibo, 5-Alfin Tuasalamony, 16-Diego Michiels, 11-Dedi Kusnandar, 23-Bayu Gatra, 21-Andik Vermansyah, 2-David Laly (17-Syahroni, 87'), 7-Ramdhani Lestaluhu, 6-Syamsir Alam
Pelatih: Rahmad Darmawan (faw/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Februari 2026 15:47Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 8 Agustus 2026 15:46Barcelona Siapkan Tawaran Kedua untuk Rodri Setelah Proposal Awal Ditolak
BERITA LAINNYA
-
tim nasional 7 Agustus 2026 23:02Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
-
tim nasional 7 Agustus 2026 12:40Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
SOROT
-
Liputan6 8 Agustus 2026 09:43Prabowo: Bahlil Bukti Pemimpin Ditempa Cobaan
-
Liputan6 8 Agustus 2026 08:26Alasan Prabowo Ingin Buku Pelajaran Diperbarui
-
Liputan6 8 Agustus 2026 00:57Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta Banda Aceh Berjalan Transparan
-
Liputan6 7 Agustus 2026 23:30Prabowo Puji Bahlil: Bisa Bikin Jokowi Tertawa
-
Liputan6 7 Agustus 2026 22:00Prabowo Ungkap Rumus Bernegara: Cintai Rakyat dan Gunakan Akal Sehat
-
Liputan6 7 Agustus 2026 21:20Respons Bahlil Usai Diberi Nilai Memuaskan oleh Prabowo: Terus Buktikan Prestasi
MOST VIEWED
Prediksi Piala AFF 2026: Timnas Indonesia vs Singapura 7 Agustus 2026
Cahya Supriadi Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia, Ini Alasannya
Lini Tengah Timnas Indonesia Jadi Perhatian, Thom Haye dan Marc Klok Disebut Tak Ideal Tampil Bersama
Mitchell Baker Punya Pesaing Baru, Perburuan Top Scorer Piala AFF 2026 Makin Sengit
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















