
Nexify - - Chelsea dan Arsenal telah memastikan langkah ke laga final Liga Europa musim 2018/19. Menariknya, dua tim itu sama-sama berasal dari Inggris. Jika ingin lebih spesifik lagi, kedua tim berasal dari London.
Chelsea melaju ke final usai menang secara dramatis atas Frankfurt. Setelah bermain imbang dengan agregat 2-2, laga harus ditentukan dengan adu penalti. Eksekusi Eden Hazard yang menentukan jalan The Blues ke final.
Sementara itu, Arsenal meraih hasil apik saat berjumpa Valencia di final. Pada laga leg pertama, The Gunners menang dengan skor 1-3 di Stadion Emirates. Saat leg kedua digelar di Mestalla, Arsenal menang 2-4.
Pasukan Unai Emery tersebut melaju ke final dengan agregat 7-3 dari Valencia. Dari tujuh gol Arsenal, empat diantaranya dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang.
Simak data unik seputar pertemuan dua tim asal London tersebut di final Liga Europa di bawah ini ya Bolaneters.
Dari 12 km menjadi 3967 Km
Chelsea dan Arsenal adalah dua klub yang berbasis di London. Bedanya, jika Chelsea berada di London Barat, maka Arsenal ada di kawasan London Utara. Meskipun begitu, jarak markas kedua tim tersebut tidak begitu jauh.
Dari Stamford Bridge, yang merupakan markas Chelse, hanya menempuh jarak sejauh 12 Km saja untuk sampai ke kandang Arsenal yakni Stadion Emirates. Artinya, duel Derby London ini sangat dekat, hanya berjarak 12 Km saja.
Namun, situasi yang berbeda akan terjadi pada Derby London yang tersaji di final Liga Europa. Sebab, laga ini tidak akan digelar di Stadion Emirates atau Stamford Bridge. Laga ini akan digelar di Stadion Olimpiya, Baku, Azerbaijan.
Jarak antara London menuju ke Baku mencapai 3967 Km. Bukan jarak yang dekat tentunya. Jika biasanya para pemain Arsenal dan Chelsea menempuh jarak pendek untuk menjalani Derby London, maka kini mereka harus menempuh perjalanan yang lebih lama.
Bukan Final Pertama Sesama Tim Inggris
Tim Inggris menguasai kompetisi antar klub di Eropa. Ada pertandingan antara Liverpool melawan Tottenham di final Liga Champions. Sementara, Chelsea akan bersua Arsenal di final Liga Europa. Ini baru pertama kali terjadi sepanjang sejarah.
Untuk final Liga Champions, pada tahun 2008 silam, terjadi perjumpaan dua tim asal Inggris. Saat itu, Chelsea berjumpa Manchester United. Sejarah itu terulang pada edisi musim 2018/19.
Hal yang sama juga terjadi di Liga Europa. Duel antara Chelsea vs Arsenal ini bukan kali pertama final Liga Europa mempertemukan klub asal Inggris. Situasi yang sama pernah terjadi pada tahun 1972 silam, saat masih bernama UEFA Cup.
Ketika itu, Tottenham berjumpa Wolverhampton di laga final dengan sistem dua leg. Tottenham akhirnya menang dengan keunggulan agregat 3-2 atas Wolves [1-2 dan 1-1]. Lalu, pada edisi musim 2018/19, siapa yang akan menang? Chelsea atau Arsenal?
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























