
Nexify - Jesus Navas, penggawa Sevilla, mengatakan Los Palanganas harus siap mental melawan AS Roma. Sebab, permainan Roma pada laga terakhir Liga Europa sangat bertahan alias parkir bus.
Sevilla akan berjumpa dengan Roma di final Liga Europa 2022/23. Pertandingan akan tersaji di Puskas Arena pada, Kamis (1/6/2023) dini hari WIB.
Di semifinal leg kedua lalu, anak-anak asuh Jose Mourinho bermain sangat bertahan. Mereka mendapat hasil seri 0-0 melawan Leverkusen (19/5/2023).
I Lupi hanya mendapat satu upaya tendangan dari 26 persen penguasaan bola. Roma pun bertahan dengan 23 percobaan tembakan dari Leverkusen.
"Kami harus bersabar, mereka solid di belakang dan kami harus menunggu untuk menyerang mereka di saat yang tepat. Kami membutuhkan banyak intensitas dan tim harus siap secara mental," ungkap Navas.
Menjadi Pertandingan yang Unik
Laga ini menjadi sangat spesial sebab kedua tim memiliki keuntungan masing-masing. Giallorosso miliki Mourinho yang belum kalah di final kompetisi Eropa, sedangkan Sevilla belum kalah di enam final Liga Europanya.
Roma asuhan The Special One juga baru saja memenangkan trofi Eropa pertamanya musim lalu. Mereka berhasil menjadi juara UEFA Europa Conference League 2021/22.
Di lain sisi, Sevilla bertekad menjaga rekornya di final Liga Europa. Los Nervionenses ingin menambah trofi Liga Europa mereka menjadi tujuh.
"Sesuatu yang unik dan istimewa. Saya dari Sevilla, jadi saya mengerti pentingnya berada di sini. Melakukan sesuatu yang begitu penting akan menjadi luar biasa." kata penyerang sayap tersebut.
Sevilla menjadi Diri Sendiri
Final ini sangat penting untuk kedua kesebelasan. Pasalnya, tim yang memenangkan final akan secara otomatis lolos ke Liga Champions musim depan.
Hasil tersebut menjadi sebuah hal penting mengingat posisi liga kedua belah pihak. Sevilla dan Roma kini tidak bisa masuk dalam zona Liga Champions musim depan.
Di Serie A, AS Roma saat ini berada di posisi keenam. Sedangkan Sevilla, Mereka bertengger di posisi ke-11 klasemen La Liga sementara.
"Kita harus menjadi diri sendiri. Sejak kedatangan pelatih, kami telah bekerja sama dengan erat dan bersatu. Kami harus intens dan kami benar-benar ingin memenangkan gelar," ujar Navas.
Sumber: Football Italia
Penulis: Raka Darmawan (Peserta program Magang Merdeka 2023)
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Road to Final Liga Europa 2022/2023: Sevilla
- Kilas Balik Liga Europa 2019/2020: Sevilla vs Roma, Skor Akhir 2-0
- Head to Head dan Statistik: Sevilla vs AS Roma
- Jadwal Siaran Langsung Final Liga Europa di SCTV Hari Ini: Sevilla vs AS Roma
- Paulo Dybala Setidaknya Bisa Bermain Selama 30 Menit di Final Liga Europa
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 05:24Man of the Match Belanda vs Jepang: Virgil van Dijk
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























