
Nexify - Progres Manchester United selama ditukangi Ole Gunnar Solskjaer cenderung positif. Namun sampai sekarang, klub raksasa Inggris itu belum juga mendapatkan sumbangan trofi darinya.
Solskjaer resmi menukangi Manchester United pada akhir tahun 2018 lalu. Mulanya, ia ditunjuk sebagai pelatih interim sampai the Red Devils mendapatkan sosok pengganti yang sepadan untuk Jose Mourinho.
Namun performa Manchester United selama diasuh olehnya membaik. Tidak heran kalau pihak klub menyodorinya kontrak permanen. Dan sejak dipegang Solskjaer, the Red Devils selalu berada dekat dengan trofi pertamanya setelah sekian tahun.
Pada musim kemarin, Manchester United berpartisipasi dalam tiga semifinal dalam ajang yang berbeda termasuk Liga Europa. Sayangnya, perjalanan mereka selalu terhenti pada fase itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Ambisi Solskjaer
Solskjaer nampak gatal ingin segera merengkuh trofi pertama sejak menukangi Manchester United. Toh pada akhirnya, trofi juga yang bisa menegaskan perkembangan the Red Devils selama beberapa tahun terakhir.
"Tentu saja, kami semua ingin memenangkan trofi di klub ini. Namun terkadang, sebuah trofi bisa menyembunyikan fakta apa yang terjadi di klub. Ini soal posisi di liga. Anda bisa lihat perkembangannya," ujar Solskjaer dikutip dari Football Italia.
"Terkadang dalam turnamen kejuaraan, anda mungkin bisa beruntung; anda mungkin bakalan merasa sial dengal undian dan pertandingan yang ditentukan oleh faktor berbeda."
"Tapi, tentu saja, kami berniat untuk menjadi juara; itulah yang diperlukan dalam sepak bola dan anda selalu meniatkan diri untuk memenangkan trofi," lanjutnya.
MU Harus Memenangkan Sesuatu
Di Premier League, Manchester United menempati peringkat kedua dengan koleksi 57 poin. Namun peluang mereka untuk keluar sebagai juara terbilang kecil karena sedang tertinggal 14 angka dari Manchester City yang berada di puncak.
Harry Maguire dkk juga telah dipastikan terhenti di babak semifinal Carabao Cup musim ini. Namun, mereka masih punya harapan untuk memenangkan trofi di dua kompetisi berbeda, yakni Liga Europa dan juga FA Cup.
"Kami harus memenangkan sesuatu dan, apabila kami tampil dengan baik, trofi akan kembali, tapi sebuah trofi takkan jadi pernyataan bahwa 'kami telah kembali'," tegas Solskjaer.
Jumat (19/3/2021) besok, Manchester United bakal bertemu AC Milan dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Europa. Partai tersebut akan diselenggarakan di San Siro dalam situasi kedua tim memiliki agregat seimbang 1-1.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Setelah 'Sekolah' di AC Milan, Manchester United Ingin Pulangkan Diogo Dalot
- Cabut dari Juventus, Ronaldo Diklaim Lebih Berpeluang Balik ke MU Ketimbang ke Madrid
- Jangan Hanya Haaland, Manchester United Juga Harus Angkut Jadon Sancho
- Jika Tinggalkan Manchester United, Juan Mata Dinanti Tiga Klub Spanyol
- Ferdinand Dorong MU dan Liverpool untuk Selamatkan Kane dari Tottenham
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:39Sidang digelar di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah.
-
Liputan6 15 Juni 2026 10:35Cuaca Hari Ini Senin 15 Juni 2026, BMKG: Mayoritas Bakal Hujan
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























