
Nexify - - Manajer Chelsea, Maurizio Sarri mengatakan jika pemain muda Callum Hudson-Odoi kini dalam situasi bahaya. Situasi yang dia maksud yakni ketika Hudson-Odoi terlalu sering bermain dan berada dalam tekanan.
Hudson-Odoi mencetak satu gol ketika Chelsea mengalahkan Dynamo Kiev pada babak 16 Besar Liga Europa, Jum'at (8/3) dini hari WIB. Hudson-Odoi mencetak gol pada menit ke-90, yang membawa Chelsea menang 3-0.
Bukan hanya di laga melawan Dynamo Kiev saja Hudson-Odoi mampu bermain bagus. Meski lebih sering jadi pengganti, pemain asal Inggris itu secara umum sudah memberi impresi yang bagus sepanjang musim 2018/19 bersama dengan Chelsea.
Lantas, mengapa Sarri menyebut Hudson-Odoi dalam bahaya? Simak ulasannya di bawah ini.
Dalam Situasi Bahaya
Maurizio Sarri melihat Callum Hudson-Odoi lewat sebuah cara pandang yang berbeda. Dia tidak menafikan fakta bahwa sang pemain baru berusia 18 tahun. Masih sangat muda. Jadi, Sarri merasa Hudson-Odoi harus mendapatkan perlakukan khusus.
Jika memberikan menit bermain terlalu banyak, maka beban di pundak Hudson-Odoi akan makin besar. Jika itu terjadi, maka Sarri menilai Hudson-Odoi akan berada dalam situasi yang berbahaya.
"Dia harus berkembang karena dia bisa berada di puncak hanya pada usia 22 atau 23 tahun, seperti para pemain lain. Jadi, sekarang saya berpikir kami perlu mengembangkannya tanpa tekanan dari media, fans dan juga dari klub," buka Sarri dikutip dari Four Four Two.
"Saya pikir itu akan sangat berbahaya, pada usia 18 tahun dan mendapat tekanan yang besar. Anda harus berkembang lebih baik secara taktik, mental dan fisik pada usia tersebur," tegas manajer asal Italia.
Kagumi Talenta Hudson-Odoi
Kehati-hatian Maurizio Sarri kepada Callum Hudson-Odoi tentu saja bukan tanpa alasan. Sarri merasa yakin betul dengan talenta besar yang dimiliki oleh sang pemain. Bahkan, dia menilai jika Hudson-Odoi akan jadi bintang besar di masa depan.
"Hudson-Odoi adalah pemain muda yang sangat penting tapi dia baru berusia 18 tahun dan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan," ucap Sarri.
"Hudson-Odoi sudah membuat saya merasa yakin bahwa dia adalah pemain yang sangat hebat. Saya merasa seperti itu dan saya pikir dia belum berada di puncak permainan terbaiknya," tutup eks pelatih Napoli.
Berita Video
Berita video Rizky Faidan Bandung, Jawa Barat tersebut mengharumkan nama Indonesia setelah menjadi juara Pro Evolution Soccer (PES) Asia Tenggara, di Thailand, akhir pekan lalu.
Advertisement
Berita Terkait
-
Editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 16:53Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
-
Liga Inggris 29 Juni 2026 10:30Sunderland Tolak Penawaran Chelsea untuk Granit Xhaka
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 3 Juli 2026 12:04Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 3 Juli 2026 15:48Bupati Langkat Tiba di Gedung KPK, Langsung Jalani Pemeriksaan
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:43Polisi Bentuk Tim Gabungan Usut Kematian Dokter Icha
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:312 Kali Berturut-turut Bupati Langkat Ditangkap KPK
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:26Peran 4 Tersangka Pembantaian Tapir di Lampung
-
Liputan6 3 Juli 2026 14:214 Pelaku Pembantaian Tapir di Lampung Ditangkap
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya






















