
Nexify - - Chelsea berhasil meraih kemenangan tipis 0-1 di kandang Slavia Praha pada leg pertama perempat final Liga Europa 2018/19, Jumat (12/4) dini hari WIB. Satu-satunya gol Chelsea lahir di menit ke-86 lewat aksi Marcos Alonso.
Pertandingan itu berjalan sulit untuk The Blues. Tim lawan menyuguhkan permainan agresif yang berani dalam duel-duel fisik. Hal ini menyebabkan skuat Chelsea kesulitan mengembangkan permainan mereka.
Terbukti, gol Chelsea baru lahir di 10 menit terakhir pertandingan. Bos Chelsea, Maurizio Sarri mengakui sendiri hal itu. Dia mengakui lawan telah menyulitkan timnya dan leg kedua nanti bakal berjalan sulit.
Tak hanya itu, Sarri bahkan tidak rela memainkan Eden Hazard pada laga tersebut. Mengapa? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Bakal Sangat Sulit
Pekan depan, giliran Chelsea yang menjadi tuan rumah. Berdasarkan leg pertama ini, Sarri percaya leg kedua nanti juga bakal merepotkan. Sebab itu dia meminta skuat Chelsea tetap menjaga fokus dan tampil hati-hati.
"Kami tahu betul bermain di sini [kandang Slavia] sangat sulit. Lawan kami memiliki kekuatan fisik, sangat agresif, jadi kami tahu kami bakal kesulitan. Kami bisa menghadapi mereka dengan baik, lalu di babak kedua kami bisa bermain lebih baik," kata Sarri di Chelseafc.com.
"Sekarang kami harus memikirkan leg kedua yang akan berjalan sulit. Lawan kami ini juga sangat berbahaya saat tandang, seperti saat melawan Genk (di mana mereka menang 4-1). Kami harus berhati-hati."
Tidak Mau Mainkan Hazard
Lebih lanjut, Sarri mengaku dia bakal lebih senang jika tidak harus memainkan Eden Hazard pada laga tersebut. Awalnya, Sarri sengaja mencadangkan Hazard demi memberinya waktu istirahat, tetapi pada akhirnya dia terpaksa menurunkan sang bintang utama karena Chelsea kesulitan mencetak gol.
"Pada awal pertandingan saya ingin dia di bangku cadangan, sebab saya kira pertandingan mungkin saja jadi lebih sulit dan mungkin saya perlu memainkan dia."
"Namun, jika kami unggul 1-0 di babak pertama saya sebenarnya tidak akan menggunakan dia," pungkasnya.
Bagaimanapun, rencana Sarri ini ternyata tidak berhasil. Hal ini membuktikan bahwa Chelsea masih sangat bergantung pada Hazard.
Baca Juga:
- Catatan Laga Slavia Praha vs Chelsea, The Blues Dominan di Panggung Eropa
- Oknum Fans Nyanyikan Lagu Rasis untuk Mo Salah, Chelsea: Kalian Memalukan!
- Kasus Rasisme Lagi, Oknum Fans Chelsea Kedapatan Mengejek Mo Salah
- Hazard Sambut Gembira Kepulangan Zidane ke Madrid
- Highlights Liga Europa: Slavia Praha 0-1 Chelsea
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 14 Juni 2026 23:15Kejutan Bursa Transfer: Marc Cucurella Dikabarkan Gabung Real Madrid
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 17:17Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair 17 Juni 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:45Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:55Demo Mahasiswa Medan, BEM USU Bawa 9 Tuntutan
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:52Ada Parade Obor di Blok M, Ini Jalur Alternatif Hindari Macet
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:47Demo Mahasiswa, Polisi Terluka Saat Cegah Bakar Ban Depan Gedung DPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:19Bupati Kupang Ngamuk Pergoki Pegawai Mabuk Miras di Kantor Dinas PUPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:15Prabowo Undang Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Semikonduktor
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























