
Nexify - Paraguay sukses mengalahkan Brasil lewat drama adu penalti setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 di waktu normal. Pertandingan yang digelar di Estadio Municipal de Concepcion, Minggu (28/6), berjalan dengan keras dan seru.
Babak pertama dimulai, Brasil langsung melancarkan serangan lewat gelandang serang, Phillippe Coutinho di menit ke-1. Namun, tendangan pemain 23 tahun itu mampu ditepis oleh Justo Vilar.
Permainan Selecao semakin menunjukkan kekompakkan. Mereka melakukan umpan-umpan pendek yang mampu membuat para pemain Paraguay tidak berani keluar dari daerahnya.
Di menit ke-7 Brasil kembali mendapatkan peluang setelah Paulo da Silva melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain tim Samba. Robinho yang bertugas sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Tidak mau kalah dari lawannya, Paraguay coba membalas serangan yang dilayangkan oleh Firmino dkk. Hasilnya, Roque Santa Cruz berhasil mendapatkan peluang yang hampir membuat Guaraníes unggul di menit ke-10. Akan tetapi, bola hasil sundulan Santa Cruz tersebut melebar di sisi kiri gawang Jefferson.
Sempat berhasil beberapa kali mementahkan usaha Brasil membangun serangan, Paraguay pun kewalahan dan akhirnya gawang Villar mampu dijebol di menit ke-15. Pencetak gol di babak pertama ini adalah Robinho.
Memanfaatkan kerja sama yang baik antar lini, mantan pemain AC Milan itu mampu membuat Brasil unggul 1-0.
Lahirnya gol pertama membuat pasukan Ramon Diaz meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, para pemain Paraguay masih belum mampu memberi ancaman berarti kepada lini belakang Brasil yang digalang Dani Alves.
Sementara itu, Brasil masih sanggup mengatur tempo permainan mereka. Coutinho hampir menambah keunggulan andai ia tidak terjebak dalam posisi offside di menit ke-27.
Serangan demi serangan yang dibangun Paraguay selalu kandas di babak pertama ini akibat kesalahan umpan para pemain mereka sendiri. Beberapa kali juga Paraguay mendapatkan tendangan sudut, sayang seluruhnya gagal dimanfaatkan.
Jelang menit-menit akhir babak pertama, Carlos Dunga sepertinya memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk bermain menunggu dan memanfaatkan serangan balik. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0.
Di babak kedua, Brasil tetap tidak mengendorkan serangan. Dengan permainan umpan-umpan pendeknya, mereka terus mengurung pertahanan Paraguay.
Akan tetapi, sepuluh menit berjalan, Brasil dikejutkan dengan serangan balik yang memaksa bek Dani Alves melakukan pelanggaran dan harus mendapatkan kartu kuning. Tendangan bebas diberikan kepada Paraguay.
Tendangan bebas yang diambil oleh Derlis Gonzales mampu diamankan oleh Jefferson. Skor masih tidak berubah.
Brasil tetap setia menerapkan permainan kolektifitas mereka dan mengandalkan Robinho, Coutinho dan Firmino di lini depan untuk mendobrak lini belakang lawan. Selecao sempat mendapatkan peluang di menit ke-58 dan 60 yang sama-sama diperoleh oleh Robinho. Sayang, kedua peluang tersebut masih gagal dimanfaatkan dengan baik. Bersamaan dengan itu, Dunga melakukan pergantian pemain di kubu Brasil, Willian keluar dan digantikan oleh Douglas Costa.
Di menit ke-64, Paraguay mulai enjoy dan perlahan mendikte permainan Brasil. Petaka bagi Brasil datang di menit ke-72, bek berpengalaman, Thiago Silva dinilai melakukan handball di daerah terlarang dan membuat wasit memberikan penalti kepada kubu Paraguay. Kesempatan tersebut tidak di sia-siakan oleh Derliz Gonzalez yang sukses mengeksekusi penalti. Skor berubah 1-1.
Paraguay hampir menambah keunggulan di menit ke-76, namun sundulan Bruno Alvez masih dapat diamankan oleh Jefferson yang berdiri tepat dimana bola jatuh. Seiringan dengan itu, Coutinho mendapatkan kartu kuning setelah kedapatan melakukan tekel keras.
Pergantian pemain kembali dilakukan oleh Ramon Diaz, kini Osvaldo Martinez masuk menggantikan Eduardo Aranda. Memasuki menit ke-81, Martinez mendapatkan kartu kuning.
Coutinho membuang peluang matang yang ia dapatkan di menit ke-83. Penampilan gemilang dari Vilar membuat peluang tersebut gagal menjadi gol.
Brasil dan Paraguay sering jual beli serangan di sisa menit pertandingan ini. Namun, hingga pertandingan berakhir skor tetap 1-1 dan otomatis langsung melakukan adu tendangan penalti. Dalam adu penalti ini, Brasil kandas setelah hanya mampu melesakkan 3 gol ke gawang Paraguay yang sebaliknya sukses menyarangkan 4 gol.
Di kubu Brasil, hanya Fernandinho, Miranda dan Coutinho saja yang berhasil mencetak gol. Sedangkan, dua penendang lainnya, Ribeiro dan Costa gagal.
Babak pertama dimulai, Brasil langsung melancarkan serangan lewat gelandang serang, Phillippe Coutinho di menit ke-1. Namun, tendangan pemain 23 tahun itu mampu ditepis oleh Justo Vilar.
Permainan Selecao semakin menunjukkan kekompakkan. Mereka melakukan umpan-umpan pendek yang mampu membuat para pemain Paraguay tidak berani keluar dari daerahnya.
Di menit ke-7 Brasil kembali mendapatkan peluang setelah Paulo da Silva melakukan pelanggaran kepada salah satu pemain tim Samba. Robinho yang bertugas sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Tidak mau kalah dari lawannya, Paraguay coba membalas serangan yang dilayangkan oleh Firmino dkk. Hasilnya, Roque Santa Cruz berhasil mendapatkan peluang yang hampir membuat Guaraníes unggul di menit ke-10. Akan tetapi, bola hasil sundulan Santa Cruz tersebut melebar di sisi kiri gawang Jefferson.
Sempat berhasil beberapa kali mementahkan usaha Brasil membangun serangan, Paraguay pun kewalahan dan akhirnya gawang Villar mampu dijebol di menit ke-15. Pencetak gol di babak pertama ini adalah Robinho.
Memanfaatkan kerja sama yang baik antar lini, mantan pemain AC Milan itu mampu membuat Brasil unggul 1-0.
Lahirnya gol pertama membuat pasukan Ramon Diaz meningkatkan intensitas serangan mereka. Namun, para pemain Paraguay masih belum mampu memberi ancaman berarti kepada lini belakang Brasil yang digalang Dani Alves.
Sementara itu, Brasil masih sanggup mengatur tempo permainan mereka. Coutinho hampir menambah keunggulan andai ia tidak terjebak dalam posisi offside di menit ke-27.
Serangan demi serangan yang dibangun Paraguay selalu kandas di babak pertama ini akibat kesalahan umpan para pemain mereka sendiri. Beberapa kali juga Paraguay mendapatkan tendangan sudut, sayang seluruhnya gagal dimanfaatkan.
Jelang menit-menit akhir babak pertama, Carlos Dunga sepertinya memberikan instruksi kepada para pemainnya untuk bermain menunggu dan memanfaatkan serangan balik. Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 1-0.
Di babak kedua, Brasil tetap tidak mengendorkan serangan. Dengan permainan umpan-umpan pendeknya, mereka terus mengurung pertahanan Paraguay.
Akan tetapi, sepuluh menit berjalan, Brasil dikejutkan dengan serangan balik yang memaksa bek Dani Alves melakukan pelanggaran dan harus mendapatkan kartu kuning. Tendangan bebas diberikan kepada Paraguay.
Tendangan bebas yang diambil oleh Derlis Gonzales mampu diamankan oleh Jefferson. Skor masih tidak berubah.
Brasil tetap setia menerapkan permainan kolektifitas mereka dan mengandalkan Robinho, Coutinho dan Firmino di lini depan untuk mendobrak lini belakang lawan. Selecao sempat mendapatkan peluang di menit ke-58 dan 60 yang sama-sama diperoleh oleh Robinho. Sayang, kedua peluang tersebut masih gagal dimanfaatkan dengan baik. Bersamaan dengan itu, Dunga melakukan pergantian pemain di kubu Brasil, Willian keluar dan digantikan oleh Douglas Costa.
Di menit ke-64, Paraguay mulai enjoy dan perlahan mendikte permainan Brasil. Petaka bagi Brasil datang di menit ke-72, bek berpengalaman, Thiago Silva dinilai melakukan handball di daerah terlarang dan membuat wasit memberikan penalti kepada kubu Paraguay. Kesempatan tersebut tidak di sia-siakan oleh Derliz Gonzalez yang sukses mengeksekusi penalti. Skor berubah 1-1.
Paraguay hampir menambah keunggulan di menit ke-76, namun sundulan Bruno Alvez masih dapat diamankan oleh Jefferson yang berdiri tepat dimana bola jatuh. Seiringan dengan itu, Coutinho mendapatkan kartu kuning setelah kedapatan melakukan tekel keras.
Pergantian pemain kembali dilakukan oleh Ramon Diaz, kini Osvaldo Martinez masuk menggantikan Eduardo Aranda. Memasuki menit ke-81, Martinez mendapatkan kartu kuning.
Coutinho membuang peluang matang yang ia dapatkan di menit ke-83. Penampilan gemilang dari Vilar membuat peluang tersebut gagal menjadi gol.
Brasil dan Paraguay sering jual beli serangan di sisa menit pertandingan ini. Namun, hingga pertandingan berakhir skor tetap 1-1 dan otomatis langsung melakukan adu tendangan penalti. Dalam adu penalti ini, Brasil kandas setelah hanya mampu melesakkan 3 gol ke gawang Paraguay yang sebaliknya sukses menyarangkan 4 gol.
Di kubu Brasil, hanya Fernandinho, Miranda dan Coutinho saja yang berhasil mencetak gol. Sedangkan, dua penendang lainnya, Ribeiro dan Costa gagal.
Sementara di kubu Paraguay, Martinez, Caceres, Bobadila dan Derlis Gonzales berhasil mengeksekusi penalti. Hanya Santa Cruz saja yang gagal.
Dengan hasil ini, Paraguay akan menjamu Argentina di babak semifinal. Tim Tango sendiri sukses mengalahkan Kolombia lewat adu penalti.
Susunan Pemain
Brasil: Jefferson; Alves, Miranda, Thiago Silva, Luis; Elias, Fernandinho; Willian, Coutinho, Robinho; Firmino.
Paraguay: Villar; Caceres, Da Silva, B Valdez, Piris; Bobadilla, Ortigoza, Benitez, Molinas; Valdez, Barrios. (bola/yp)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
-
Piala Dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:53Bekuk Manchester City di Community Shield, Performa Arsenal Mendekati Sempurna
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:45Juara di Tahun 2026, Apakah Arsenal Raja-nya Community Shield?
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:35Arsenal Juara Community Shield, Martin Odegaard: Semoga Trofi Lainnya Menyusul!
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:10Dipecat MU, Harry Maguire Doakan Ruben Amorim Sukses di AC Milan
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 23:07Man of the Match Arsenal vs Manchester City: Christos Tzolis
-
Liga Inggris 16 Agustus 2026 22:56Hasil Community Shield 2026: Arsenal Pecundangi Manchester City
BERITA LAINNYA
-
amerika latin 18 November 2025 06:30Prediksi Brasil vs Tunisia 19 November 2025
-
amerika latin 14 November 2025 17:16Prediksi Brasil vs Senegal 15 November 2025
-
amerika latin 13 November 2025 23:10Prediksi Angola vs Argentina 14 November 2025
SOROT
-
Liputan6 17 Agustus 2026 00:15Prabowo Pimpin Ziarah Nasional dan Renungan Suci di TMP Kalibata Malam Ini
-
Liputan6 17 Agustus 2026 00:00Menunggu Ombak Surut Demi Merah Putih di Pelosok Pesisir Barat
-
Liputan6 16 Agustus 2026 23:002.557 Pendaki Rayakan HUT ke-81 RI di Puncak Bawakaraeng
-
Liputan6 16 Agustus 2026 22:31Prabowo: Hati dan Doa Kami Bersama Saudara-Saudara Kita di NTT
-
Liputan6 16 Agustus 2026 22:30Kecelakaan Maut di Bekasi, Pasutri Tewas Ditabrak Wing Box
-
Liputan6 16 Agustus 2026 22:00Andi Lau Buron Hampir Setahun, Pelariannya Berakhir di Tanggamus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
























