Misteri Handuk Biru di Final Piala Afrika 2025: 'Harta Karun' yang jadi Rebutan Pemain Senegal dan Ballboy Maroko

Nexify - Final Piala Afrika 2025 menghadirkan cerita yang jauh melampaui skor akhir. Senegal menang 1-0 atas Maroko, tetapi sorotan publik justru tertuju pada sebuah handuk biru.
Handuk itu berada di area gawang Senegal. Dalam situasi paling menegangkan, benda kecil tersebut memicu kekacauan di tepi lapangan.
Senin (19/1) dini hari WIB menjadi malam sibuk bagi dua kiper Senegal. Edouard Mendy menyelamatkan penalti krusial, sementara Yehvann Diouf terlibat drama tak terduga.
Momen tersebut viral di media sosial. Banyak yang mempertanyakan mengapa sebuah handuk bisa dijaga seolah benda sakral.
Handuk Biru dan Aksi Pertahanan Yehvann Diouf
Insiden bermula saat para pengumpul bola atau ballboy Maroko mencoba mengambil handuk di dekat gawang Senegal. Upaya itu berulang dan semakin agresif.
Yehvann Diouf, kiper cadangan Senegal, langsung bereaksi. Ia berusaha melindungi handuk milik Edouard Mendy dari tangan-tangan yang mencoba merebutnya.
Yehvann Diouf memamerkan medali juara Piala Afrika 2025 dan handuk biru yang kontroversial (c) InstagramStory Yehvann Diouf
Situasi memanas ketika seorang petugas dan anak gawang menyeret Diouf di lapangan. Aksi tarik-menarik terjadi di tengah pertandingan final.
Pada satu momen lain, Diouf bahkan harus menangkis Ismael Saibari. Pemain PSV Eindhoven itu berdiri di antara Diouf dan Mendy saat sang kiper Nice hendak menyerahkan handuk tersebut.
Handuk sebagai Simbol Psikologis di Final Panas

Setelah laga usai, Diouf mengunggah momen itu di Instagram Story. Ia berpose dengan medali juara dan handuk biru.
"Ini dia (medali dan handuknya)." tulis Diouf dalam bahasa Prancis, seolah menegaskan pentingnya benda tersebut.
Diouf bukan satu-satunya pemain Senegal yang bertugas melindungi handuk di gawang Mendy. Pada momen berbeda, El Hadji Malick Diouf juga sempat berebut handuk lain.
Handuk itu dilempar Achraf Hakimi ke arah anak gawang. El Hadji Malick Diouf harus beradu fisik demi memastikan handuk tidak jatuh ke tangan lawan.
Final Kontroversial dan Ketegangan Tanpa Henti

Drama handuk terjadi di tengah laga yang penuh kontroversi. Senegal sempat melakukan aksi walk-off usai penalti kontroversial untuk Maroko.
Pelanggaran bek kiri Diouf terhadap Brahim Diaz memicu hadiah penalti. Protes keras membuat pemain Senegal meninggalkan lapangan sebelum kembali.
Mendy kemudian menyelamatkan penalti panenka Diaz. Laga berlanjut ke perpanjangan waktu dalam tensi tinggi.
Gol Pape Gueye memastikan kemenangan Senegal. Gelar Piala Afrika kedua dalam tiga edisi pun diraih, tetapi final ini akan selalu dikenang karena satu hal: handuk biru yang dijaga mati-matian.
Sumber: ESPN
Baca Ini Juga:
- Panenka dan Malam Ketika Brahim Diaz Kehilangan Segalanya di Final Piala Afrika 2025
- Malam Gila di Final Piala Afrika, Senegal vs Maroko: Dari Aksi Mogok Main, Main HP di Ruang Ganti, Kontroversi VAR, hingga Drama Penalti
- Antiklimaks Brahim Diaz di Final Piala Afrika: Penalti Panenka di Akhir Laga Gagal jadi Gol, Maroko pun Menangis
- Sepatu Emas di Tengah Luka: Brahim Diaz Rajai Daftar Top Skor Piala Afrika 2025
- Selamat, Senegal Juara Piala Afrika 2025!
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 11:34Pape Thiaw dan Timnas Senegal Resmi Berpisah
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 05:14Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:31Respons Manchester City Hadapi Ancaman Real Madrid untuk Rodri
-
Liga Inggris 28 Juli 2026 07:00Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
BERITA LAINNYA
-
bola dunia lainnya 7 Juni 2026 04:55Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























