
Nexify - Pasangan ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, mencuri perhatian usai lolos ke final Prancis Terbuka 2019, Minggu (27/10/2019). Meski kalah dari ganda Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, pasangan India tersebut tetap mendapat banyak apresiasi.
Hasil di Prancis Terbuka menjadi pencapaian tertinggi Rankireddy/Shetty sebagai pasangan. Ini kali pertama mereka berhasil menembus final turnamen BWF Super 750. Bahkan, mereka menjadi ganda putra India pertama yang melakukannya.
Keberhasilan masuk final Prancis Terbuka tersebut juga menjadi pembuktian bahwa kemenangan di Thailand Terbuka 2019 (Super 500) bukan kebetulan semata, karena selama lebih dari tiga bulan setelah kemenangan di Thailand, Rankireddy/Shetty, seperti menghilang.
Pertama, mereka absen selama 45 hari karena cedera. Rankireddy bermasalah di bahu, sedangkan Shetty mengalami problem otot. Setelah pulih, hasil apik yang dicari belum juga tercapai.
Bangkit di Prancis Terbuka 2019

Mereka menjalani tiga turnamen beruntun dengan hasil pas-pasan. Momen kebangkitan baru diukir saat bermain di Prancis Terbuka 2019.
"Turnamen ini selalu menjadi venue favorit bagi kami. Kami selalu bermain bagus di sini. Kondisinya cocok dengan gaya bermain kami," kata Rankireddy, seperti dilansir New India Express, Selasa (29/10/2019).
Di Prancis Terbuka, mereka tampil menjanjikan. Bahkan, Rankireddy/Shetty, berhasil menyingkirkan ganda nomor dua dunia asal Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, di babak 16 besar.
Saat ditanya resep penampilan gemilang di Prancis Terbuka, mereka menyebut peran sang pelatih baru, Flandy Limpele.
Flandy Limpele Perhatikan Kebugaran Pemain
Di balik pencapaian apik ganda India tersebut, ternyata ada sosok pelatih asal Indonesia, Flandy Limpele, yang berperan besar.
"Bukan berarti kami tak bermain bagus sebelum Prancis Terbuka. Kami kemudian tetap bekerja keras bersama pelatih baru dan segalanya berjalan bagus. Kami banyak memberi perhatian pada kebugaran sejak dia datang. Banyak sekali drill di luar lapangan. Itu semua sangat membantu kami," imbuh Rankireddy.
Dengan peningkatan prestasi, tekanan lolos ke Olimpiade 2020 makin besar. Namun, pasangan peringkat 10 dunia tersebut tak mau merasa terbebani. "Kami tak berpikir terlalu jauh saat ini. Kami menjalani satu persatu. Jika kami terus bermain bagus, saya rasa lolos ke Olimpiade tak akan jadi masalah," ujar Rankireddy.
Rekam Jejak Flandy Limpele
Flandy Limpele yang kini menangani ganda India itu bukan sosok asing bagi publik Indonesia. Dia juga pernah merasakan tangan dingin pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi.
Saat menjadi pemain, Flandy Limpele merupakan pemain spesialis ganda, baik putra maupun campuran. Dia pernah berpasangan dengan Minarti Timur hingga Vita Marissa. Sedangkan di ganda putra, pasangannya yang paling diingat adalah Eng Hian.
Saat berpasangan dengan Eng Hian, dia berhasil menjuarai turnamen di Denmark (2000), Singapura (2000, 2006), Jepang (2002), Jerman (2003), dan Copenhagen Masters (2000, 2004). Gelar paling bergengsi bagi mereka adalah medali perunggu Olimpiade Athena 2004.
Sedangkan di ganda campuran, prestasi terbaik Flandy diraih saat berpasangan dengan Vita Marissa sejak 2006. Mereka pernah juara di Kepang, Singapura, Prancis, hingga SEA Games. Mereka juga meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia 2007 dan merebut medali emas di Kejuaraan Asia Bulutangkis pada 2008.
Disadur dari: Bolacom/Penulis: Yus Mei Sawitri/Editor: Yus Mei Sawitri/Dipublikasi: 29 Oktober 2019
Baca Juga:
- Zheng/Huang Beberkan Kehebatan Praveen/Melati di Prancis Terbuka 2019
- Cantiknya Huang Ya Qiong, Pebulu Tangkis China Nomor Satu Dunia
- 5 Momen Manis Preveen/Melati, Bikin Penggemar Gemas
- 4 Catatan Penting Kevin/Marcus Usai Juarai Prancis Terbuka 2019
- 6 Catatan Menarik Praveen/Melati Usai Juarai Prancis Terbuka 2019
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 11 Agustus 2026 15:40FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Kesempatan Timnas Indonesia Kumpulkan Pemain Terbaik
-
Tim Nasional 11 Agustus 2026 15:30Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaiknya di FIFA ASEAN Cup 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 18 Agustus 2026 21:59Kalah tapi Menang Agrgegat, Timnas Thailand ke Final Piala AFF 2026
-
Bola Indonesia 18 Agustus 2026 21:29Comeback Lawan Bali United, Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026
-
Liga Spanyol 18 Agustus 2026 19:45Gavi Pindah ke Manchester United? Begini Sabda Fabrizio Romano
-
Liga Italia 18 Agustus 2026 19:30AS Roma Hubungi Real Madrid, Ingin Boyong Pemain Ini ke Olimpico
BERITA LAINNYA
-
bulutangkis 26 Juli 2026 18:52Fajar/Fikri Juara China Open 2026 Usai Taklukkan Ganda Nomor 1 Dunia
-
bulutangkis 19 Juli 2026 17:28Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026 usai Tumbangkan Ganda Nomor 1 Dunia
SOROT
-
Liputan6 19 Agustus 2026 05:00Ribuan Gempa Susulan dan Kecemasan Warga NTT yang Belum Usai
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:33Jumhur Dorong Kearifan Lokal Jadi Solusi Krisis Iklim di BRICS
-
Liputan6 19 Agustus 2026 00:003 Gunung Api Erupsi Beruntun Selasa Malam, Satu di NTT
-
Liputan6 18 Agustus 2026 23:46Kejagung Periksa 5 Pegawai Kemenhut Terkait Kasus Transfer Pricing PT TPL
-
Liputan6 18 Agustus 2026 23:111,49 Juta Keluarga Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, Jabar Terbanyak
-
Liputan6 18 Agustus 2026 22:34BNPB Sebut Listrik di NTT Sudah Pulih 99,9%
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...























