
Nexify - Juventus dan Barcelona akan bertarung untuk memperebutkan gelar juara Liga Champions di Berlin 6 Juni mendatang. Kepercayaan diri La Vecchia Signora berada di titik optimal.
Selain berkat keberhasilan menjuarai Serie A dan Coppa Italia, Juventus juga masih merasakan optimisme usai menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di semifinal. Juventus mengeliminasi Madrid dengan agregat 3-2.
"Hasil itu memberi kami optimisme dan kepercayaan diri yang begitu besar," kata direktur Juventus Pavel Nedved seperti dikutip TuttoJuve.
"Berikutnya, kami bertekad memainkan sepak bola terbaik demi menjadi juara (di Berlin)," tegasnya.
Di semifinal, Juventus sejatinya kurang diunggulkan dibandingkan Madrid. Namun, Juventus membalikkan semua perkiraan.
Juventus mengalahkan Madrid 2-1 di Turin pada leg pertama dan memaksakan hasil imbang 1-1 di Santiago Bernabeu pada leg kedua. Alvaro Morata menjadi pahlawan dengan dua gol ke gawang mantan klubnya dalam dua laga.
Terakhir kali sebelum ini Juventus tampil di final Liga Champions adalah melawan AC Milan pada musim 2002/03 silam. Waktu itu, Juventus kalah lewat adu penalti. Setelah 12 tahun menunggu, Juventus kembali ke partai puncak kompetisi elit ini. [initial]
(tj/gia)
Selain berkat keberhasilan menjuarai Serie A dan Coppa Italia, Juventus juga masih merasakan optimisme usai menyingkirkan juara bertahan Real Madrid di semifinal. Juventus mengeliminasi Madrid dengan agregat 3-2.
"Hasil itu memberi kami optimisme dan kepercayaan diri yang begitu besar," kata direktur Juventus Pavel Nedved seperti dikutip TuttoJuve.
"Berikutnya, kami bertekad memainkan sepak bola terbaik demi menjadi juara (di Berlin)," tegasnya.
Di semifinal, Juventus sejatinya kurang diunggulkan dibandingkan Madrid. Namun, Juventus membalikkan semua perkiraan.
Juventus mengalahkan Madrid 2-1 di Turin pada leg pertama dan memaksakan hasil imbang 1-1 di Santiago Bernabeu pada leg kedua. Alvaro Morata menjadi pahlawan dengan dua gol ke gawang mantan klubnya dalam dua laga.
Terakhir kali sebelum ini Juventus tampil di final Liga Champions adalah melawan AC Milan pada musim 2002/03 silam. Waktu itu, Juventus kalah lewat adu penalti. Setelah 12 tahun menunggu, Juventus kembali ke partai puncak kompetisi elit ini. [initial]
Klik Juga:
- Nedved Akui Barcelona Favorit di Berlin
- Belum Waktunya Juventus Mendominasi Eropa
- Menunggu 12 Tahun, Juventus Tak Mau Sejarah Terulang
- Messi Alien, Neymar Hebat, Suarez Penyempurna
- Nedved: Juventus Akan Serang Barcelona
- Nedved Akui Kedahsyatan Trisula Maut Barcelona
- Para Pelakon Final & Juara UCL Beruntun Dengan Seragam Berbeda
- Segelintir Juara Liga Champions di Skuat Juventus
- Tangisan Barcelona di Final Liga Champions
- Kisah Pahit Juventus di Final Liga Champions
- Rekor Manis Juventus Dengan Cuneyt Cakir
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Spanyol 26 Juni 2026 16:45Jose Mourinho Sebut Satu Laga yang Ingin Diulang Sepanjang Kariernya
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 26 Juni 2026 16:45Jose Mourinho Sebut Satu Laga yang Ingin Diulang Sepanjang Kariernya
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 15:58Prediksi Piala Dunia 2026: Yordania vs Argentina 28 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 17:30Purbaya Tugaskan Anak Buah Awasi Dapur MBG
-
Liputan6 26 Juni 2026 16:47KSP Dudung Dukung Prabowo soal Ada Sosok yang Biayai Demo
-
Liputan6 26 Juni 2026 16:40Alasan Jokowi Mulai Safari Politik dari Lampung
-
Liputan6 26 Juni 2026 16:30Surati Prabowo, Pemprov Aceh Singgung Temuan Cadangan Gas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























