
Nexify - - Bek senior Juventus Giorgio Chiellini mengatakan berkat hadirnya Cristiano Ronaldo, trofi Liga Champions kini bukan sekedar mimpi lagi baginya ataupun bagi skuat Bianconeri.
Bianconeri terakhir kali jadi juara Liga Champions pada tahun 1996 silam. Saat itu di final Bianconeri berhasil meraih kemenangan 4-2 via adu penalti melawan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
Gelar itu adalah gelar UCL yang kedua di sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di kompetisi tersebut. Dan setelah itu mereka kesulitan untuk bisa meraih gelar juara yang ketiga.
Mereka sempat masuk ke final sebanyak tiga kali. Yakni pada musim 2002-03, 2014-15 dan 2016-17. Akan tetapi mereka selalu gagal meraih gelar juara.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Bukan Lagi Mimpi
Juve sendiri sering bertemu dengan Madrid, yang dahulu masih diperkuat oleh Ronaldo. Pertemuan itu selalu berakhir dengan kekecewaan bagi Bianconeri.
Contohnya pada final UCL musim 2016-17. Begitu juga dengan di musim 2017-18, tepatnya di babak perempat final.
Kini Chiellini lega dan menganggap gelar UCL bukan lagi sekedar mimpi. Sebab Juve kini memiliki seorang Ronaldo, yang bisa sangat membantu mereka memenangkan trofi tersebut.
"Cristiano sangat, sangat sering mencetak gol melawan kami dan ia menghancurkan impian saya berkali-kali; di Cardiff, Madrid, di Turin," ucapnya pada BBC Sport.
“Sebelumnya, Liga Champions adalah sebuah mimpi. Sekarang ini adalah target karena Cristiano adalah pemain terbaik di dunia dan kami membutuhkannya untuk membuat langkah terakhir," seru Chiellini.
Perubahan Positif
Chiellini juga mengatakan hadirnya Ronaldo di Turin menimbulkan efek yang positif. Tak hanya di dalam tapi juga di luar lapangan.
"Ini kepribadian Cristiano. Ia memiliki keterampilan yang fantastis di lapangan tetapi di luar lapangan, sikapnya, bagaimana ia bekerja, bagaimana ia mempersiapkan pertandingan, bagaimana ia hidup setiap hari dalam hidupnya, dapat membantu kami. Tim telah berubah," tuturnya.
“Saya penasaran melihat sikap tertentu yang jauh dari lapangan. Karyanya di gym, dan konsentrasinya, adalah sesuatu yang saya coba ambil. Ia membantu saya karena saya ingin setiap hari memperbaiki kemampuan diri saya," tegasnya.
Berita Video
Berita video statistik Manchester City vs Wolverhampton pada laga pekan ke-22 Premier League 2018-2019.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Lain Lain 2 Juli 2026 15:24Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 2 Juli 2026 20:42Kronologi Pendi Tewas Ditembak Tetangga Gara-Gara Undangan Sunat
-
Liputan6 2 Juli 2026 19:22Polisi Tewas Saat Operasi Narkoba di Kalteng, 2 Personel Hilang
-
Liputan6 2 Juli 2026 19:11Gara-gara Undangan Sunat, Pendi Tewas Ditembak Tetangga
-
Liputan6 2 Juli 2026 18:37Polisi Kerahkan 3 Peleton Pasukan ke Lokasi Pesawat Dibakar KKB
-
Liputan6 2 Juli 2026 18:32Motif KKB Bakar Pesawat Pembawa Kemanusiaan di Yahukimo
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























