
Nexify - PSG sukses mengalahkan Inter Milan dalam final Liga Champions 2025 dengan skor meyakinkan 5-0, Minggu (1/6/2025) dini hari WIB. Desire Doue menjadi bintang kemenangan dengan mencetak dua gol sekaligus memecahkan beberapa rekor penting.
Pada usia 19 tahun 362 hari, pemain asal Prancis itu masuk dalam tiga besar pencetak gol termuda di final Liga Champions. Performanya bahkan mengalahkan banyak bintang besar yang pernah berlaga di stage tertinggi Eropa ini.
Tak hanya mencetak gol, Doue juga mencatatkan dua rekor mengejutkan lainnya. Pemain muda ini membuktikan diri sebagai salah satu talenta terbaik Eropa saat ini.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Dominasi PSG dan Aksi Spektakuler Doue

PSG tampil perkasa sejak menit awal dengan mengandalkan serangan cepat. Achraf Hakimi membuka keunggulan sebelum Doue menggandakan di menit ke-20.
Pemain berusia 19 tahun itu kembali mencetak gol di babak kedua. Kvaratskhelia menyempurnakan kemenangan PSG yang tak terbantahkan di Allianz Arena.
Dengan dua gol dan satu assist, Doue layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga. Performanya menjadi bukti kematangan yang luar biasa untuk pemain seusianya.
Masuk Jajaran Pencetak Gol Termuda
Doue kini menempati posisi ketiga pencetak gol termuda di final Liga Champions. Hanya Patrick Kluivert (18 tahun) dan Carlos Alberto (19 tahun) yang berada di atasnya.
Kluivert menjadi legenda Ajax setelah membawa timnya juara pada 1995. Sementara Carlos Alberto hanya mengalami momen puncak saat membawa Porto juara tahun 2004.
Di usia yang hampir sama, Doue berpeluang mengikuti jejak Kluivert menjadi bintang dunia. Apalagi performanya lebih lengkap dengan assist dan brace.
Dua Rekor Baru yang Dipecahkan
Selain masuk tiga besar pencetak gol termuda, Doue memecahkan dua rekor penting. Ia menjadi pemain termuda yang mencetak brace di final Liga Champions.
Rekor kedua adalah sebagai pemain termuda yang mencetak gol sekaligus memberi assist. Pencapaian terakhir ini tidak terjadi sejak Cristiano Ronaldo melakukannya tahun 2014.
Dengan prestasi ini, harga pasarnya dipastikan akan melambung tinggi. PSG tentu bersyukur telah merekrutnya musim lalu dari Rennes.
Perbandingan dengan Bintang Muda Lainnya
Selain tiga nama di atas, Lars Ricken (20 tahun) pernah menjadi pahlawan Dortmund di 1997. Ada juga Marco Asensio (21 tahun) dan Vinicius Junior (21 tahun) yang berprestasi dengan Real Madrid.
Namun, Doue unggul karena kontribusinya lebih lengkap. Ia tidak hanya mencetak gol tetapi juga aktif menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Di bawah asuhan Luis Enrique, pemain ini diprediksi akan semakin berkembang. Musim depan bisa menjadi pembuktian apakah ia benar-benar calon bintang dunia.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 10:58Lionel Messi yang Terus Berevolusi
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:55Jembatan III Palu Ditutup Sementara Imbas Gempa M 6,7
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:18Kantor Bupati Sigi Rusak Akibat Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 15:05Xbox Tutup Ninja Theory, Nasib Dua Studio Game Ikonik di Ujung Tanduk
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:12Gempa M 6,7 Palu, BMKG Ungkap Pemicunya Aktivitas Sesar Sausu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























