
Nexify - Gabriel Magalhaes mengungkapkan rasa kecewanya setelah gagal mengeksekusi penalti dalam final Liga Champions melawan PSG. Meski mengaku sangat terpukul, bek Arsenal itu tetap bangga dengan perjalanan timnya sepanjang musim ini.
Arsenal harus menerima kekalahan dramatis dari PSG pada laga puncak yang berlangsung Sabtu. The Gunners sempat unggul sebelum pertandingan berakhir imbang 1-1 hingga babak tambahan waktu dan dilanjutkan ke adu penalti.
Dalam momen penentuan, Gabriel gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang. Kegagalan tersebut memastikan PSG meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun.
Meski hasil akhir mengecewakan, Arsenal tetap mendapat sambutan hangat dari para pendukungnya. Tim asuhan Mikel Arteta bahkan menggelar parade juara Premier League di London utara sehari setelah final.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Gabriel Sampaikan Pesan untuk Pendukung Arsenal

Menjelang parade juara tersebut, Gabriel menyampaikan pesan melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku kecewa dengan hasil final, tetapi tetap menghargai pencapaian yang diraih tim musim ini.
“Ini memang menyakitkan, tetapi saya bangga dengan tim ini dan semua yang telah kami capai bersama sepanjang musim ini,” tulis Gabriel dalam unggahan di Instagram.
“Terima kasih kepada para suporter luar biasa atas dukungan kalian di setiap langkah perjalanan kami. Kalian pantas merayakan perjalanan ini bersama kami dan menikmati parade hari ini! Sampai jumpa musim depan!”
Catatan Penalti yang Tidak Diinginkan

Gabriel menjadi pemain pertama yang menendang penalti melambung di atas mistar dalam adu penalti final Liga Champions sejak Serginho pada 2005. Saat itu, Serginho mengalami nasib serupa ketika AC Milan kalah dari Liverpool.
Sebelum kegagalan Gabriel, Eberechi Eze dan Nuno Mendes juga sempat gagal mengeksekusi penalti. Namun, tendangan Gabriel terjadi dalam situasi wajib gol sehingga langsung menentukan hasil akhir.
Arsenal juga mencatat rekor yang tidak diinginkan dalam final tersebut. Mereka menjadi tim pertama yang dua kali gagal mengeksekusi penalti ke gawang dalam adu penalti final Liga Champions.
PSG Dominan Sepanjang Pertandingan

Data pertandingan menunjukkan PSG tampil lebih dominan dibanding Arsenal selama 120 menit. Arsenal hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 24,7 persen, yang menjadi angka terendah dalam final Liga Champions sejak pencatatan data Opta dimulai pada musim 2003-04.
Satu-satunya tembakan tepat sasaran Arsenal sepanjang pertandingan berasal dari gol Kai Havertz pada menit keenam. PSG melepaskan 21 percobaan tembakan, sedangkan Arsenal hanya mencatatkan tujuh percobaan.
Dominasi PSG juga terlihat dari jumlah umpan yang berhasil diselesaikan. Arsenal hanya mencatatkan 196 umpan sukses berbanding 809 milik PSG, sementara Vitinha seorang diri membukukan 141 umpan sukses, hampir menyamai total 10 pemain lapangan Arsenal yang mencatatkan 148 umpan.
Sumber: FotMob
Klasemen Liga Champions 2025/2026
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 06:28Klasemen Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 04:58Man of the Match Meksiko vs Afrika Selatan: Julian Quinones
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 12 Juni 2026 08:20Susunan Pemain Korea Selatan vs Ceko di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 07:54Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Korea Selatan vs Ceko Pagi Ini
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 06:57Nonton Live Streaming Piala Dunia 2026: Korea Selatan vs Ceko
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 08:05Mendikdasmen: MBG dan Papan Digital Dorong Motivasi Belajar
-
Liputan6 12 Juni 2026 07:52Surat dari Timur Indonesia yang Menghangatkan Istana
-
Liputan6 12 Juni 2026 07:27Program AG4TA, Dari Ladang Kangkung ke Industri Wisata
-
Liputan6 12 Juni 2026 06:45Wacana Demo Besar Juli 2026 Menggema, Ini Sikap BEM SI
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























