
Nexify - Liverpool harus menelan hasil pahit saat bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Rams Park, Istanbul, Rabu (11/03/2026), The Reds dipaksa pulang dengan kekalahan tipis 0-1.
Pertandingan dibuka dengan buruk oleh Liverpool. Galatasaray mampu memanfaatkan kesempatan pertama mereka ke arah gawang.
Sundulan Mario Lemina dari jarak dekat membuat publik tuan rumah bergemuruh. Padahal saat itu pertandingan baru berjalan tujuh menit saja.
Gol tersebut kemudian memicu perdebatan di kalangan pengamat. Eks kiper Manchester City Joe Hart dan eks gelandang Liverpool Steve McManaman sepakat bahwa lini belakang The Reds melakukan kesalahan fatal dalam proses terciptanya gol tersebut.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Joe Hart Soroti Kelengahan Van Dijk Mengawal Lemina

Gol Galatasaray berawal dari situasi bola mati yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Victor Osimhen berhasil memenangkan duel udara dan mengarahkan bola kembali ke area berbahaya di depan gawang Liverpool.
Di momen itulah Mario Lemina muncul tanpa kawalan berarti. Gelandang Galatasaray itu dengan mudah menyundul bola dari jarak sangat dekat untuk menaklukkan kiper Liverpool.
Menurut Joe Hart, kesalahan utama terjadi karena Virgil van Dijk tidak menjaga pergerakan Lemina dengan baik di kotak penalti. Bek asal Belanda itu dinilai terlalu fokus pada bola dan kehilangan pemain yang seharusnya dia awasi.
Berbicara saat jeda pertandingan di TNT Sports, Hart secara terang-terangan menunjuk kesalahan tersebut. Ia mengatakan, "Lemina melewati (Dominik) Szoboszlai dan Van Dijk tidak menjaganya. Osimhen melompat, sundulannya brilian, Lemina tidak percaya keberuntungannya," ujarnya, dinukil dari Liverpool Echo.
McManaman Tuding Konate Lalai

Selain Van Dijk, Ibrahima Konate juga tidak luput dari kritik tajam. Mantan pemain Liverpool, Steve McManaman, menilai bek asal Prancis itu gagal menjalankan tugas defensifnya dengan baik.
McManaman menilai Liverpool sebenarnya memiliki cukup pemain di kotak penalti saat situasi sepak pojok terjadi. Namun koordinasi yang buruk membuat Galatasaray dengan mudah memanfaatkan celah tersebut.
Situasi semakin terlihat buruk karena Osimhen dibiarkan memenangkan duel udara pertama. Setelah itu, tidak ada pemain Liverpool yang benar-benar siap menghalau bola kedua di area berbahaya.
"Sangat mengecewakan, bukan, bagi Liverpool? Cara mereka menyerang, mereka tidak menyerang dengan tujuan yang jelas meskipun memiliki peluang bagus. Dalam duel udara, mereka sangat, sangat rentan - itu gol yang mengerikan untuk kebobolan," kritiknya.
"Osimhen, pemain paling berbahaya di lapangan dengan seragam Galatasaray, memenangkan duel udara, lalu menyundul bola kembali ke area berbahaya. Konate tidak mengawal siapa pun, lalu pemain lain lengah dan kemudian sundulan mudah di tiang jauh," tandas McManaman.
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
- Hasil Galatasaray vs Liverpool: The Reds Kembali Tersungkur di Istanbul
- Rio Ngumoha Bisa Jadi Senjata Baru Liverpool di Sisa Musim
- Bukan Lagi Raja Anfield? Eks Liverpool Ini Klaim Masa Keemasan Salah Sudah Berakhir
- Duel Antar Lini Galatasaray vs Liverpool: Pertarungan Panas di Rams Park, Siapa Unggul?
- Noa Lang Siap Bersinar Saat Galatasaray Hadapi Liverpool di Liga Champions
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:38Maling di Mojokerto Tinggalkan Surat, Janji Ganti Uang Usai Gajian
-
Liputan6 12 Juni 2026 17:36Anggaran Mulai Cair, Pemulihan Pascabencana Sumatera Dipercepat
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























