
Nexify - - Josep Guardiola masih tampak ragu dengan kans Manchester City melaju lebih jauh di ajang Liga Champions, alih-alih mencapai final. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku bahwa tim asuhannya saat ini masih bisa dibilang sebagai 'remaja'.
Saat ini, The Citizens sedang berada di babak 16 besar Liga Champions. Mereka tengah mengantongi kemenangan 3-2 dari leg pertama kontra FC Schalke. Dengan torehan tersebut, Manchester City pun diyakini bakal lolos ke babak selanjutnya tanpa menemui kesulitan berarti.
Trofi Liga Champions masih menjadi sebuah impian untuk Manchester City. Meskipun mereka sudah meraih banyak prestasi domestik sejak Sheikh Mansour mengambil alih, namun faktanya mereka belum pernah mencapai babak semifinal Liga Champions.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Man City Masih Remaja
edatangan Guardiola memberikan pengaruh yang nyata untuk City. Pada musim lalu, ia mengantarkan The Citizens meraih gelar Premier League dengan torehan 100 poin serta keunggulan 19 angka dari tim peringkat dua, Manchester United.
Harapan yang lebih besar datang dari penggemar City yang ingin melihat tim kesayangannya segera mengangkat trofi Liga Champions. Namun menurut Guardiola, perjalanan timnya untuk mend0minasi kompetisi Eropa masih panjang nan terjal.
"Anda butuh 20 atau 50 tahun. Kami bisa membuat langkah maju tapi jika dibandingkan dengan tim-tim seperti ini [Manchester United dan Liverpool], satu trofi saja tidak mengubah keadaan. Kami adalah remaja di kompetisi ini," tutur Guardiola dikutip dari Goal.
Punya Keinginan untuk Menang
Walau demikian, Guardiola tetap mengimpikan bisa meraih gelar tersebut bersama Manchester City. Toh, semenjak ia meninggalkan Barcelona di tahun 2012 silam, ia tak pernah lagi mengangkat trofi bergengsi tersebut.
"Itu bukan alasan - kami ingin memenangkannya, kami mendorong diri sendiri dan tak akan bagus jika kami tidak lolos. Anda harus bermimpi, menetapkan titik setinggi mungkin. Tapi mungkin akan ada banyak tim yang berpikiran sama: United, Tottenham juga ada di sana," lanjutnya.
"Kami berbicara berkali-kali dengan para pemain dan berkata anda harus punya keinginan untuk bersaing dengan pemain terbaik di Eropa," tandasnya.
Laga kontra Schalke sendiri akan digelar pada hari Rabu (13/3) besok di Etihad Stadium. Manchester City sedang mengantongi modal apik, di mana mereka berhasil menyapu bersih tiga pertandingan sebelumnya dengan kemenangan.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video statistik Arsenal vs Manchester United pada laga pekan ke-30 Premier League 2018-2019, Minggu (10/3/2019) di Emirates Stadium, London.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 3 Juli 2026 02:30Manchester City Resmi Amankan Jasa Elliot Anderson
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 3 Juli 2026 12:04Man of the Match Swiss vs Aljazair: Breel Embolo
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 3 Juli 2026 12:17Ditangkap KPK, Ini Kasus yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afandin
-
Liputan6 3 Juli 2026 12:09OTT Bupati Langkat Terkait Suap Proyek
-
Liputan6 3 Juli 2026 11:22Kekayaan Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap KPK
-
Liputan6 3 Juli 2026 11:19Dalang Pembakaran Pesawat AMA Terungkap, Kini Diburu TNI
-
Liputan6 3 Juli 2026 10:56Kelakar Pramono Kena Semprot Istri Gara-gara Aturannya Sendiri
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























