
Nexify - Cristian Chivu menjadi sorotan setelah Inter Milan kalah 1-3 dari Bodo/Glimt dalam laga penting leg pertama babak playoff Liga Champions 2025/2026, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Kekalahan ini dinilai sebagai akibat dari keputusan berani yang tidak berjalan sesuai rencana.
Menurut laporan media Italia melalui L'Interista, pelatih berusia 45 tahun itu dianggap melakukan kesalahan sendiri. Ia disebut terlalu berani mengambil risiko dalam pertandingan yang menuntut pendekatan hati hati dan seimbang.
Pertandingan tersebut sejatinya krusial karena memperebutkan tiket ke babak 16 besar. Namun pendekatan yang dipilih Inter justru dinilai kurang tepat menghadapi tekanan tuan rumah.
Meski kehilangan beberapa pemain kunci, keputusan susunan pemain tetap menuai kritik. Kekalahan ini bisa berdampak besar terhadap peluang Inter melaju ke fase berikutnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Susunan Pemain Jadi Sorotan

Chivu tidak dapat memainkan Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Davide Frattesi dalam laga tersebut. Absennya tiga nama itu memang memengaruhi keseimbangan tim.
Namun situasi tersebut dinilai bukan alasan untuk melakukan perubahan drastis. Beberapa keputusan dalam menentukan starter justru dianggap tidak perlu.
Chivu mencadangkan Piotr Zielinski yang sedang dalam performa apik. Ia juga tidak menurunkan Yann Bisseck yang tampil konsisten dalam beberapa laga sebelumnya.
Pengganti Tak Mampu Menjawab Kepercayaan

Sebagai gantinya, Petar Sucic dan Francesco Acerbi dipercaya mengisi posisi penting. Sayangnya, keduanya gagal memenuhi ekspektasi di lapangan.
Permainan Inter terlihat kurang padu dan kehilangan ritme sejak awal. Koordinasi antarlini juga tampak belum solid dalam tekanan tinggi Bodo/Glimt.
Pendekatan eksperimental ini dinilai terlalu berisiko untuk laga sepenting ini. Terlebih, tim yang diturunkan jarang bermain bersama sepanjang musim.
Kesalahan Berbuah Mahal

Chivu sebelumnya telah mengingatkan timnya agar tidak meremehkan Bodo/Glimt. Namun keputusan taktisnya justru memberi kesan sebaliknya.
Ia menuntut energi dan kekompakan dari kombinasi pemain yang minim jam terbang bersama. Strategi itu tidak berjalan sesuai harapan di lapangan.
Kekalahan 1-3 ini bisa berdampak serius terhadap peluang Inter melaju ke babak 16 besar. Kesalahan yang dilakukannya berpotensi dibayar mahal oleh Nerazzurri.
Sumber: Sempre Inter
Hasil Lengkap Leg 1 Play-off Fase Gugur Liga Champions

Rabu, 18 Februari 2026
00.45 WIB - Galatasaray 5-2 Juventus
03.00 WIB - Dortmund 2-0 Atalanta
03.00 WIB - Monaco 2-3 PSG
03.00 WIB - Benfica 0-1 Real Madrid
Kamis, 19 Februari 2026
00.45 WIB - Qarabag 1-6 Newcastle
03.00 WIB - Olympiakos 0-2 Leverkusen
03.00 WIB - Bodo/Glimt 3-1 Inter
03.00 WIB - Club Brugge 3-3 Atletico Madrid
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 27 Juli 2026 22:25AC Milan Temukan 2 Kebutuhan Mendesak usai Imbang Lawan Celtic
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:11Pilu Bocah di Sukabumi, Tubuh Melepuh Akibat Disiram Bibi Air Panas
-
Liputan6 28 Juli 2026 00:03Bayaran Sindikat Buzzer Hoaks Terkuak, Sosok Pemesan Utama Diburu Polisi
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:45Momen Haru Warga Bantu Persalinan Ibu Hamil di Mobil karena Jalan Rusak
-
Liputan6 27 Juli 2026 23:04Viral Isu Ajudan Eks Jampidsus Febrie Tewas Ditembak, Ini Kata Polisi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























