
Nexify - Rekor tandang yang buruk melawan wakil Inggris menjadi latar belakang lawatan AS Roma ke markas Manchester City di matchday 2 Grup E Liga Champions 2014/15, Rabu (01/10). Dari 14 kunjungan ke Inggris sebelum ini, Giallorossi hanya pernah sekali meraih kemenangan.
Dari 14 laga tandang ke Inggris di kompetisi Eropa, Roma imbang empat kali dan menelan sembilan kekalahan. Salah satu kekalahan terburuk Roma adalah 1-7 melawan tuan rumah Manchester United besutan Sir Alex Ferguson pada leg kedua perempat final Liga Champions 2006/07 silam.
Pada leg pertama di Italia, Roma kalah 1-2. Waktu- itu, anak-anak asuh Luciano Spalletti tersingkir dengan agregat telak 3-8.
Satu-satunya kemenangan Roma di Inggris adalah ketika memukul Liverpool 1-0 melalui gol tunggal Gianni Guigou di putaran keempat UEFA Cup 2000/01. Namun, Roma kemudian kandas dengan agregat 1-2.
Jika menang lawan City, maka Roma bisa meneruskan start idealnya usai membantai CSKA Moscow 5-1 di Olimpico pada matchday pertama. Hanya saja, City, yang takluk 0-1 melawan Bayern Munich pada laga pertama, pasti takkan mau menuai malu dua kali secara beruntun.
Ini bakal menjadi tantangan berat bagi Francesco Totti dan kawan-kawan. [initial]
(bola/gia)
Dari 14 laga tandang ke Inggris di kompetisi Eropa, Roma imbang empat kali dan menelan sembilan kekalahan. Salah satu kekalahan terburuk Roma adalah 1-7 melawan tuan rumah Manchester United besutan Sir Alex Ferguson pada leg kedua perempat final Liga Champions 2006/07 silam.
Pada leg pertama di Italia, Roma kalah 1-2. Waktu- itu, anak-anak asuh Luciano Spalletti tersingkir dengan agregat telak 3-8.
Satu-satunya kemenangan Roma di Inggris adalah ketika memukul Liverpool 1-0 melalui gol tunggal Gianni Guigou di putaran keempat UEFA Cup 2000/01. Namun, Roma kemudian kandas dengan agregat 1-2.
Jika menang lawan City, maka Roma bisa meneruskan start idealnya usai membantai CSKA Moscow 5-1 di Olimpico pada matchday pertama. Hanya saja, City, yang takluk 0-1 melawan Bayern Munich pada laga pertama, pasti takkan mau menuai malu dua kali secara beruntun.
Ini bakal menjadi tantangan berat bagi Francesco Totti dan kawan-kawan. [initial]
Stat Attack:
- Peluru Kendali Destro Terjauh Musim Ini
- Trio Gelandang Roma Buat Verona Sengsara
- Memori Enam Gol Bayern Hantui CSKA
- Baru Satu Klub Bisa Taklukkan Bayern di Rusia
- Callejon, Penggerak Mesin Gol Napoli
- Krisis Gol Higuain
- Tak Salah Inter Datangkan Osvaldo
- Inter Milan, Korban Separuh Gol Ekdal
- Hidupnya Insting Assist Honda
- Derby della Lanterna Istimewa Sampdoria
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:33Jerman Menang 7-1, Skor yang Sama Saat Lumat Brasil 12 Tahun Lalu
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 06:16Jepang Tahan Belanda 2-2, Laga Terbaik Piala Dunia 2026 Sejauh Ini!
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
-
Liputan6 15 Juni 2026 00:11Menteri Haji Sebut Jemaah Indonesia yang Wafat di Arab Capai 290 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























