Christian Pulisic Lampaui Rekor Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, Jadi Motor Kemenangan Telak Amerika Serikat

Nexify - Timnas Amerika Serikat membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang sangat meyakinkan. Menghadapi Paraguay pada laga perdana, skuad berjuluk USMNT tampil dominan dan mengamankan kemenangan telak 4-1, Sabtu (13/6/2026) pagi WIB.
Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian dalam pertandingan tersebut adalah Christian Pulisic. Kapten Amerika Serikat itu menjadi aktor utama di balik permainan impresif timnya sekaligus mencatatkan pencapaian istimewa yang membuat namanya melampaui salah satu legenda terbesar sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo.
Pulisic tampil luar biasa sejak menit awal. Pemain berusia 27 tahun itu berperan dalam proses gol pembuka sebelum kemudian menciptakan assist untuk gol pertama yang dicetak Folarin Balogun.
Assist tersebut ternyata memiliki makna khusus. Tambahan satu umpan gol membuat Pulisic kini mengoleksi tiga assist sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia. Jumlah itu sudah melampaui catatan Cristiano Ronaldo yang selama lima edisi turnamen hanya mengemas dua assist.
Pulisic Tembus Catatan Ronaldo dalam Jumlah Laga yang Jauh Lebih Sedikit

Yang membuat pencapaian tersebut semakin mengesankan adalah jumlah pertandingan yang dibutuhkan Pulisic untuk mencapainya.
Laga melawan Paraguay merupakan penampilan kelima Pulisic di putaran final Piala Dunia. Dalam kesempatan yang sangat terbatas itu, ia sudah mampu mengoleksi tiga assist serta beberapa kontribusi gol penting lainnya.
Sebaliknya, Ronaldo baru akan menjalani Piala Dunia keenam dalam kariernya pada edisi 2026. Bintang Portugal tersebut memang masih memiliki peluang untuk menambah jumlah assist dan kembali menyamai atau bahkan melampaui catatan Pulisic dalam waktu dekat.
Meski demikian, fakta bahwa Pulisic berhasil melewati torehan assist Ronaldo hanya dalam lima pertandingan menjadi pencapaian yang cukup luar biasa.
Tak hanya itu, kontribusi gol Pulisic di Piala Dunia juga terus bertambah. Setelah terlibat langsung dalam seluruh tiga gol Amerika Serikat pada Piala Dunia 2022, assist ke gawang Paraguay membuat total kontribusi golnya di turnamen ini mencapai empat.
Jumlah tersebut menyamai catatan legenda Amerika Serikat, Clint Dempsey, dan hanya terpaut satu kontribusi gol dari rekor yang dimiliki Landon Donovan.
Diganti Saat Turun Minum, Pulisic Sempat Bikin Cemas
Di balik performa gemilangnya, ada satu momen yang sempat membuat pendukung Amerika Serikat khawatir.
Pulisic tidak melanjutkan pertandingan pada babak kedua dan digantikan oleh Sebastian Berhalter saat jeda turun minum. Keputusan itu langsung memunculkan spekulasi mengenai kondisi kebugarannya.
Usai pertandingan, pelatih Mauricio Pochettino memberikan penjelasan terkait pergantian tersebut. Menurutnya, sang pemain mengalami benturan di area betis pada babak pertama sehingga tim pelatih memilih mengambil langkah pencegahan.
Pochettino menjelaskan bahwa Pulisic mulai merasakan ketegangan pada otot betis menjelang akhir babak pertama. Bahkan, pemain tersebut sempat mengalami kesulitan berjalan sehingga tim tidak ingin mengambil risiko yang lebih besar.
Meski begitu, mantan pelatih Chelsea dan Tottenham Hotspur itu optimistis cedera yang dialami kapten timnya tidak tergolong serius.
Pulisic Optimistis Bisa Tampil di Laga Berikutnya
Pulisic sendiri turut memberikan kabar positif mengenai kondisinya.
Ia mengaku hanya menerima tendangan di area betis pada babak pertama dan berharap masalah tersebut tidak berdampak panjang. Pemain AC Milan itu juga mengatakan pernah mengalami situasi serupa sebelumnya sehingga tetap yakin dapat segera pulih.
Pulisic menegaskan dirinya hanya mengambil langkah antisipasi setelah pertandingan dan tetap optimistis bisa kembali bermain dalam beberapa hari ke depan.
Kehadiran sang kapten memang menjadi elemen penting bagi permainan Amerika Serikat. Hal itu terlihat jelas saat menghadapi Paraguay, di mana kreativitas dan kualitas Pulisic menjadi pembeda utama di lapangan.
Setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Paraguay, Amerika Serikat akan menghadapi tantangan berikutnya melawan Australia pada pertandingan kedua Grup A yang berlangsung di Seattle.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 18:15Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
LATEST UPDATE
-
Otomotif 14 Juni 2026 18:18Klasemen Pembalap WorldSPB 2026
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 18:15Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
-
Otomotif 14 Juni 2026 17:42Klasemen Pembalap Moto4 European Cup 2026
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 14 Juni 2026 18:15Mohamed Salah Dibayangi Rekor Buruk Mesir di Piala Dunia
-
piala dunia 14 Juni 2026 17:45Ditahan Maroko dan Tampil Melempem, Brazil Tidak Sebagus Itu?
SOROT
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:43Brasil Vs Maroko: 3 Pelajaran Berharga untuk Selecao
-
Liputan6 14 Juni 2026 08:33Brasil Vs Maroko: Raphinha Belum Maksimal
-
Liputan6 13 Juni 2026 22:01Daftar Hoaks Bantuan yang Mencatut Prabowo, Ada Hasil Manipulasi AI
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























