
Nexify - Kompetisi memperebutkan Ballon d'Or kembali memasuki fase yang menarik dengan berbagai nama besar bersaing meraih gelar individu paling prestisius. Salah satu kandidat yang menarik perhatian adalah Achraf Hakimi dengan klaim kontroversialnya.
Bek sayap PSG ini mengakhiri musim lalu dengan statistik yang mencengangkan. Catatan 11 gol dalam 55 penampilan di seluruh kompetisi menjadi pencapaian langka bagi seorang pemain bertahan.
Dalam wawancara eksklusif bersama Canal+, Hakimi menyampaikan pandangannya tentang performa musim ini dan ambisinya di ajang Ballon d'Or. Dia menegaskan bahwa pencapaiannya layak diperhitungkan meski berposisi sebagai bek.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Hakimi Bangga Masuk Perbincangan Ballon d'Or
Pemain berusia 26 tahun itu mengaku terkejut namanya masuk dalam diskusi perebutan penghargaan bergengsi tersebut. "Menjadi bagian dari debat Ballon d'Or adalah mimpi yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya," ungkapnya dengan jujur.
Hakimi menilai musim ini sebagai periode terbaik dalam perjalanan kariernya yang gemilang. "Saya pikir saya juga pantas mendapatkannya setelah musim bersejarah yang saya jalani," kata bek PSG tersebut dengan penuh keyakinan.
Kontribusinya di laga-laga krusial musim lalu menjadi poin yang dia tekankan. "Tidak banyak pemain yang mencetak gol di perempat final, semifinal, dan final, dan itu lebih sulit bagi seorang bek," tegasnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada penampilannya yang konsisten di momen-momen penting. Kemampuannya tampil clutch di pertandingan big match menjadi nilai tambah yang signifikan.
Statistik yang Tak Lazim untuk Seorang Bek

Hakimi memperjelas posisinya di lapangan yang kerap disalahpahami oleh banyak pengamat. "Orang mengira saya penyerang atau gelandang, tapi tidak, saya bermain di lini belakang dengan empat bek dan harus fokus bertahan," jelasnya.
Dia menekankan bahwa tanggung jawab utamanya tetap sebagai pemain defensif. Namun, kemampuannya memberikan kontribusi ofensif menjadi keunggulan yang membedakannya dari bek lain.
"Statistik yang saya raih tahun ini bukan catatan bek normal," kata Hakimi dengan bangga. Pencapaian 11 gol memang jarang ditemukan pada pemain dengan posisi utama di lini belakang.
Pandangan terakhirnya menegaskan bahwa prestasi seorang bek patut dihargai setara atau bahkan lebih tinggi dibanding penyerang. Argumen ini mencerminkan keyakinannya bahwa kontribusi defensif dan ofensif secara bersamaan memiliki nilai yang istimewa.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- PSG Tahan Diri dari Transfer Megah, Luis Enrique Andalkan Tim Juara
- Apakah Gianluigi Donnarumma Bakal Gabung MU? Ruben Amorim Hanya Bisa Tertawa
- PSG Resmi Datangkan Lucas Chevalier, Donnarumma Menuju Premier League?
- Kena PHP Benjamin Sesko, Newcastle Coba Serobot Striker Incaran Juventus Ini
- Inter Masih Mengintai Donnarumma di Tengah Kisruh Kontrak PSG
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 10:58Lionel Messi yang Terus Berevolusi
-
Piala Dunia 8 Juni 2026 08:4410 Bek Elite di Panggung Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 19:15Tempat Menonton Kanada vs Bosnia dan Herzegovia: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 18:45Estadio Azteca Memang Rumahnya Piala Dunia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:40Hasil Temuan Kejagung soal Mark Up Motor Listrik BGN
-
Liputan6 12 Juni 2026 19:16Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:51Polisi Tangkap 2 Pria Bawa Molotov Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:30Deretan Hoaks yang Mencatut Presiden, dari Prabowo sampai Putin
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:16Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Maut di Tempat Hiburan Grogol
-
Liputan6 12 Juni 2026 18:05Sempat Bentrok, Demo BEM UI dan KM IPB Suarakan 5 Tuntutan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...






















