
Nexify - Manajer Manchester City, Josep Guardiola, menegaskan lolos ke final Liga Champions bukan hal yang mudah. Bukan hanya soal teknis, Guardiola menilai butuh keberuntungan untuk mencapai final.
Man City lolos ke final Liga Champions untuk pertama kali dalam sejarah pada musim 2020/2021. Man City lolos usai mengalahkan PSG dengan agregat 4-1 pada babak semifinal.
Pada leg kedua yang digelar hari Rabu (5/5/2021) dini hari WIB, Man City menang dengan skor 2-0. Dua gol Man City dicetak Riyad Mahrez. Sedangkan, pada leg pertama di Paris, Man City menang dengan skor 2-1.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Singgung Keberuntungan MU
Man City tampil sangat apik di Liga Champions musim 2020/2021. Man City belum pernah kalah sejak laga fase grup. Namun, Pep Guardiola tidak menampik jika sukses ini juga terjadi karena beruntung.
"Kami mencetak gol melalui pinggul [pagar betis] di leg pertama, dan hari ini [sundulan] Marquinhos membentur mistar di babak pertama. Anda bisa keluar untuk detail kecil," kata Guardiola.
Guardiola pun mengungkit sukses Manchester United menjadi juara Liga Champions pada 1999 dan 2008 lalu. Menurut Guardiola, ada momen kecil yang kemudian memastikan United meraih gelar juara.
"Manchester United memenangkan gelar karena kesalahan John Terry dan mencetak gol pada menit terakhir melawan Bayern Munchen," kata Guardiola.
"Real Madrid memenangkan gelar melawan Atletico [dari gol] pada menit ke-93. Ini adalah kompetisi yang sangat sulit," tegas Guardiola.
Kata Siapa Mudah
Guardiola harus menunggu hingga tahun kelima untuk membawa Man City ke final Liga Champions. Kata mantan pelatih Barcelona itu, catatan tersebut jadi bukti bahwa Liga Champions bukan kompetisi yang mudah.
"Ini [mencapai final] adalah capaian luar biasa," kata Guardiola.
"Orang-orang percaya itu mudah untuk tiba di final Liga Champions. Mencapai final sekarang masuk akal dari apa yang telah kami lakukan dalam empat atau lima tahun terakhir. Setiap hari orang-orang ini konsisten," tegas Guardiola.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
- Marco Verratti Kecam Wasit Manchester City vs PSG: Dia Mengumpat Kasar pada Kami!
- Rekor Guardiola di Final, Man City Pede Juara UCL!
- Pemenang dan Pecundang Manchester City vs PSG: Dias dan Stones Bikin Ederson Nganggur
- Ruben Dias, Kamu Terlalu Tangguh!
- Kartu Merah Di Maria, Jim Beglin Blunder Latino Temperament
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 15 Juni 2026 21:30Bye! MU Mantap Mundur dari Transfer Sandro Tonali
-
Liga Inggris 15 Juni 2026 20:45Michael Carrick Buka Pintu MU Balikan dengan Marcus Rashford?
-
Liga Inggris 15 Juni 2026 20:15Kabar Baik MU! Real Madrid Mundur dari Perburuan Mateus Fernandes
-
Liga Italia 15 Juni 2026 19:05Detail Kontrak Ruben Amorim di AC Milan: Gaji Turun Jauh dari di MU?
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:40Wagub Sulteng Sebut Ada Warga Jatuh dari Tangga saat Evakuasi Gempa Palu
-
Liputan6 16 Juni 2026 14:12Gempa M 6,7 Palu, BMKG Ungkap Pemicunya Aktivitas Sesar Sausu
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:57Gempa Palu, Getaran Terasa Hingga 8 Kabupaten di Sulawesi Tengah
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:50Gempa Palu, BNPB Gerak Cepat Petakan Kerusakan
-
Liputan6 16 Juni 2026 13:29Update Gempa Palu: Terjadi 20 Kali Gempa Susulan
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























