
Nexify - - Dalam laga sepenting babak perempat final Liga Champions, Josep Guardiola selaku pelatih Manchester City justru mendudukkan Kevin De Bruyne di bangku cadangan. Pelatih asal Spanyol itu berdalih bahwa keputusan tersebut diambil untuk kepentingan taktik.
Manchester City melawat ke markas anyar Tottenham guna melakoni laga leg pertama perempat final Liga Champions, Rabu (10/4) dini hari tadi. Mereka pulang dengan tangan hampa setelah gagal membalas gol Son Heung-Min di menit ke-78.
Peluang klub berjuluk The Citizens itu masih terbuka lebar, sebab mereka cukup menang dengan skor 2-0 pada pertemuan kedua yang berlangsung di Etihad Stadium. Tapi, meraih kemenangan tersebut atas Tottenham jelas bukan perkara mudah.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Dalih Guardiola
Partai tersebut terbilang cukup penting dalam perjalanan Manchester City meraih Quadruple pada musim ini. Namun anehnya, Guardiola selaku pelatih justru mendudukkan salah satu pemain pentingnya di kursi cadangan, yakni Kevin De Bruyne.
Mantan pelatih Barcelona tersebut berdalih bahwa keputusan yang dia ambil berdasarkan kepentingan taktik. Katanya, dia membutuhkan ruang untuk menurunkan dua gelandang bertahan agar permainan bisa menjadi lebih solid dalam bertahan.
"Saya memutuskan untuk bermain dengan dua gelandang bertahan di posisi itu agar bisa tampil lebih solid," ujar Guardiola dalam konferensi pers usai pertandingan, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Saya memutuskan untuk memilih pemain lainnya. Saya tahu ini berat untuknya [De Bruyne]," lanjutnya.
Sudah Kantongi Strategi
Walaupun kalah, namun setidaknya Guardiola telah mengantongi skema yang bisa digunakan pada leg kedua nanti. Selain itu, ia juga menampik omongan yang menyebut permainan Manchester City di bawah standar seperti biasanya.
"Sekarang kami tahu apa yang harus dilakukan. Saya merasa pertandingan berjalan dengan baik. Kami mengontrol mereka dan tiba dalam beberapa situasi yang berkualitas," tambahnya.
"Dalam kompetisi yang berlevel tinggi, anda harus menghidupkan situasi seperti ini. Sekarang kami punya opsi lain, kesempatan lain, dan itulah yang utama. Mereka punya beberapa peluang dari serangan balik tapi kami mengontrol pertandingan dan bermain cukup baik," tandasnya.
Jadwal Manchester City
Leg kedua antara Manchester City melawan Tottenham akan digelar pada hari Kamis (18/4) pekan depan. Namun sebelum itu, Sergio Aguero dkk harus melakoni laga lanjutan Premier League dengan Crystal Palace sebagai lawannya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 9 Juli 2026 19:35Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
-
Liga Inggris 7 Juli 2026 01:04Alasan Sandro Tonali Pakai Nomor 16 di Tottenham
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juli 2026 00:53Mengapa Lautaro Martinez Tidak Mendapatkan Kartu Kuning Kedua?
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 22:56Ini Adalah DNA Argentina
-
Piala Dunia 12 Juli 2026 21:55Ditekuk Inggris, Ayah Erling Haaland Klaim Norwegia Dicurangi Wasit
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juli 2026 05:27Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
-
Liputan6 13 Juli 2026 01:01Prabowo Ajak Rakyat Bersatu: Jangan Ikut-ikut Budaya Caci Maki
-
Liputan6 12 Juli 2026 21:00Prabowo: BUMN Selama Ini Jadi Sumber Korupsi, Akan Kami Tertibkan
-
Liputan6 12 Juli 2026 20:00
Indonesia Targetkan Produksi Bensin dari Singkong dalam 4 Tahun
-
Liputan6 12 Juli 2026 18:36Prabowo Cerita Gagasan Pembentukan Koperasi Merah Putih
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















