
Nexify - Pertandingan PSG vs Monaco pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan berlangsung Kamis (26/2/2026) pukul 03.00 WIB di Parc des Princes. Paris Saint-Germain membawa modal kemenangan comeback 3-2 dari leg pertama yang digelar di Stade Louis II.
Duel sesama klub Prancis itu menyajikan drama sejak menit awal dan mengubah peta persaingan menuju fase berikutnya. PSG kini berada dalam posisi paling menguntungkan berkat keunggulan agregat serta performa stabil di kompetisi Eropa.
AS Monaco datang dengan beban berat karena sejarah tidak berpihak kepada mereka saat tertinggal di leg pertama. Namun, laga ini tetap menyimpan potensi kejutan mengingat rivalitas domestik kedua tim yang selalu berjalan ketat.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Rekap Leg Pertama yang Sarat Drama

Leg pertama pada 17 Februari berjalan dalam tempo tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Monaco sempat unggul cepat melalui dua gol Folarin Balogun pada menit pertama dan menit ke-18.
PSG mampu membalas sebelum turun minum lewat gol Desire Doue pada menit ke-29 dan Achraf Hakimi pada menit ke-41. Akan tetapi, peluang emas sempat terbuang setelah Vitinha gagal mengeksekusi penalti.
Situasi berubah drastis ketika Monaco kehilangan Aleksandr Golovin akibat kartu merah pada menit ke-48. PSG memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan gol kedua Doue pada menit ke-67 yang memastikan kemenangan comeback.
Pertemuan itu menjadi duel Eropa pertama sepanjang sejarah antara Paris Saint-Germain dan AS Monaco. Fakta tersebut menambah nilai historis pada persaingan dua wakil Ligue 1 di panggung Liga Champions.
Statistik dan Rekam Jejak Kedua Tim

PSG memiliki catatan impresif saat menghadapi sesama klub Prancis di kompetisi Eropa. Musim lalu, mereka menyingkirkan Brest dengan agregat telak 10-0 pada tahap yang sama.
Monaco justru menyimpan kenangan pahit ketika bertemu klub Prancis di Eropa setelah tersingkir dari Marseille pada UEFA Cup 1998/99. Catatan itu memperpanjang daftar hasil negatif mereka dalam duel dua leg terakhir di kompetisi UEFA.
Dalam konteks domestik, Monaco sempat menang 1-0 atas PSG di Ligue 1 pada 29 November melalui gol Takumi Minamino. Kemenangan tersebut mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun dan lima laga tanpa kemenangan melawan PSG.
Statistik performa PSG di Eropa juga mempertegas posisi mereka sebagai favorit. Mereka hanya kalah dua kali dari 13 laga terakhir dengan delapan kemenangan dan tiga hasil imbang.
PSG juga memenangi enam dari tujuh duel gugur Liga Champions terakhir. Mereka bahkan menang 33 dari 40 duel Eropa setelah unggul di leg pertama, termasuk 19 dari 20 saat memulai dengan kemenangan tandang.
Monaco berada di sisi sebaliknya dengan hanya dua kemenangan dari 12 laga Liga Champions terakhir. Mereka juga cuma mampu menang tujuh kali dari 29 duel Eropa setelah kalah di leg pertama.
Balogun dan Faktor Individu Penentu

Folarin Balogun mencatat sejarah sebagai pemain Amerika pertama yang mencetak dua gol dalam satu laga gugur Liga Champions. Performanya menjadi ancaman utama bagi pertahanan PSG menjelang laga penentuan.
Balogun telah mencetak lima gol dalam enam penampilan terakhirnya di kompetisi ini.
Di sisi lain, PSG memiliki kedalaman skuad dan pengalaman yang lebih matang dalam laga besar. Faktor mental ini kerap menjadi pembeda dalam duel dua leg di kompetisi elite Eropa.
Thilo Kehrer juga menjadi figur menarik karena pernah membela PSG selama empat musim dari 2018 hingga 2022. Pengalamannya menghadapi mantan klub bisa memberi nilai tambah bagi Monaco di lini belakang.
Secara keseluruhan, laga PSG vs Monaco mengarah pada satu kesimpulan utama terkait peluang lolos ke fase berikutnya. PSG unggul secara psikologis dan statistik, sementara Monaco harus melawan tren buruk.
Laga ini akan menjadi ujian konsistensi PSG di Liga Champions sekaligus peluang Monaco membalikkan sejarah. Namun, semua indikator menunjukkan tuan rumah berada selangkah lebih dekat menuju babak selanjutnya.
Sumber: UEFA.com
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
-
Editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 00:01Tempat Menonton Amerika Serikat vs Paraguay: Kick Off Jam Berapa?
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:32Bukan Cuma Soal Taktik, Ancelotti Ubah Total Suasana Timnas Brasil
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 00:13Wamen PPPA: Anak Korban Perundungan hingga Koma Berhak Dapat Restitusi
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























