
Nexify - Antonio Rudiger memberikan pandangannya tentang Harry Kane jelang pertemuan Real Madrid melawan Bayern Munchen di perempat final Liga Champions. Bek asal Jerman itu menyadari ancaman besar yang akan dihadirkan sang striker.
Rudiger telah melihat langsung ketajaman Kane sepanjang musim ini. Kapten timnas Inggris itu tampil impresif baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu duel paling menarik di fase gugur. Fokus utama tertuju pada pertarungan antara Rudiger dan Kane di lini pertahanan.
Real Madrid sendiri melaju ke perempat final setelah tampil solid saat menghadapi Manchester City. Rudiger menjadi salah satu kunci keberhasilan tim dalam meredam lini serang lawan.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Bayern Munchen Disebut Tim Paling Stabil

Rudiger menilai Bayern Munchen sebagai salah satu tim dengan performa paling konsisten di Eropa saat ini. Ia menegaskan bahwa laga melawan klub Jerman itu akan menjadi tantangan berat.
Menurutnya, kualitas skuad Bayern membuat mereka sulit dikalahkan. Stabilitas permainan menjadi kekuatan utama tim asuhan mereka.
"Kami semua di Real Madrid menyadari bahwa kami akan menghadapi tim kelas dunia yang memiliki stabilitas luar biasa," ujar Rudiger kepada Kickerabout.
"Tidak ada tantangan yang lebih sulit dari itu saat ini. Mereka adalah tim paling stabil dan terbaik di Eropa bersama Arsenal," lanjut Rudiger.
Harry Kane Masuk Tiga Striker Terbaik Dunia

Rudiger secara khusus memberikan pujian kepada Harry Kane. Ia menilai striker Bayern Munich tersebut sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.
Konsistensi performa Kane sepanjang musim menjadi alasan utama penilaian tersebut. Ia juga dianggap memiliki kualitas yang sulit dihentikan.
"Bagi saya, Kane jelas termasuk di antara tiga penyerang terbaik di dunia," kata Rudiger.
"Konsistensi level permainannya benar benar kelas dunia," tegas Rudiger.
Perlu Kerja Tim untuk Menghentikan Kane

Rudiger menegaskan bahwa menghentikan Kane bukan tugas satu pemain saja. Dibutuhkan kerja sama tim yang solid untuk meredam pergerakannya.
Ia menyadari bahwa kemampuan Kane tidak hanya mencetak gol, tetapi juga berperan dalam membangun serangan. Hal itu membuat tugas lini belakang semakin kompleks.
"Kami hanya bisa menetralisirnya sebagai sebuah tim," ujar Rudiger.
"Jika itu memang mungkin dilakukan dalam 180 menit pertandingan," lanjut Rudiger.
Sumber: Goal
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:30Prediksi Piala Dunia 2026: Australia vs Turki 14 Juni 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 17:00Prediksi Piala Dunia 2026: Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 23:06Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini Waktu Indonesia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 23:10Momen Jenderal Polisi Punguti Sampah Usai Kawal Demo
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:56Waketum dan Sekjen PPP Dilaporkan ke Polda Metro
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:36Massa Demo Bubar, Jalan Tosari dan Sudirman Kembali Dibuka
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:26Kejagung Selidiki Alasan Badan Gizi Nasional Beli Ribuan Motor Listrik
-
Liputan6 12 Juni 2026 21:18Kejagung Segera Periksa Sony Sonjaya soal Pengajuan Justice Collaborator
-
Liputan6 12 Juni 2026 20:34Mendagri Minta DKPP Cegah Pelanggaran Pemilu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























