
Nexify - Matchday kedua Liga Champions mempertemukan Atletico Madrid melawan Juventus di Vicente Calderon. Kedua juara bertahan liga masing-masing itu bertemu pada Kamis (02/10).
Ateltico yang membutuhkan kemenangan untuk memelihara asa mereka di Liga Champions sukses meraih target mereka. Meski pertandingan berjalan relatif imbang, Atleti bisa menang 1-0 lewat gol Arda Turan.
Kedua tim mengawali pertandingan dengan agresif. Kontak fisik seringkali terjadi dan wasit Felix Brych dipaksa bekerja keras untuk mengendalikan pertandingan yang berjalan keras.
Pertarungan antara kedua tim banyak terjadi di lini tengah dan kedua tim masih kesulitan menembus pertahanan lawan masing-masing.
Dengan pertahanan lawan yang sama-sama kuat, kebanyakan peluang tercipta hanya lewat tendangan jarak jauh atau crossing-crossing spekulatif. Umpan terobosan ke depan gawang nyaris tak terlihat dari kedua tim saking rapatnya pertahanan lawan.
Hingga babak pertama usai, kedua tim tak banyak menciptakan peluang dan harus puas tanpa gol.
Pertandingan berjalan semakin keras pada babak kedua dan wasit semakin sering mengeluarkan kartu kepada pemain. Atletico mampu tampil sedikit lebih nyaman setelah laga berjalan satu jam.
Namun tetap saja, kedua tim seringkali melakukan kesalahan passing mendasar. Miguel Angel Moya dan Gianluigi Buffon juga tak banyak dipaksa bekerja menghentikan tembakan lawan.
Atletico akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74. Juanfran melakukan penetrasi di sisi kanan dan melepas umpan silang ke depan gawang Buffon. Arda Turan datang dari lini kedua untuk mengarahkan bola ke pojok gawang Juve dan Atleti pun memimpin.
Sayangnya, setelah gol itu, Atleti jadi tampil lebih defensif. Di sisi lain, Juventus bereaksi dengan menampilkan skema yang lebih menyerang. Massimiliano Allegri mengganti bek Martin Caceres dengan gelandang serang Roberto Pereyra.
Atleti berusaha menurunkan tempo permainan pada akhir pertandingan, salah satunya dengan membuang-buang waktu. Sementara itu, Juve yang terus menekan juga lebih sering melakukan kesalahan sendiri.
Hingga akhir pertandingan, keunggulan satu gol Atleti masih tetap bertahan. Hasil ini membuat semua tim di Grup A sama-sama mengoleksi tiga poin. Pasalnya, di pertandingan lain, Malmo berhasil mengalahkan Olympiakos dengan skor 2-0.
Kekalahan ini juga menjadi yang pertama diderita Juve sepanjang awal musim ini. Sebelumnya Juve masih menorehkan rekor sempurna, baik di Serie A maupun di Liga Champions.
Statistik Atletico Madid vs Juventus
Ateltico yang membutuhkan kemenangan untuk memelihara asa mereka di Liga Champions sukses meraih target mereka. Meski pertandingan berjalan relatif imbang, Atleti bisa menang 1-0 lewat gol Arda Turan.
Kedua tim mengawali pertandingan dengan agresif. Kontak fisik seringkali terjadi dan wasit Felix Brych dipaksa bekerja keras untuk mengendalikan pertandingan yang berjalan keras.
Pertarungan antara kedua tim banyak terjadi di lini tengah dan kedua tim masih kesulitan menembus pertahanan lawan masing-masing.
Dengan pertahanan lawan yang sama-sama kuat, kebanyakan peluang tercipta hanya lewat tendangan jarak jauh atau crossing-crossing spekulatif. Umpan terobosan ke depan gawang nyaris tak terlihat dari kedua tim saking rapatnya pertahanan lawan.
Hingga babak pertama usai, kedua tim tak banyak menciptakan peluang dan harus puas tanpa gol.
Pertandingan berjalan semakin keras pada babak kedua dan wasit semakin sering mengeluarkan kartu kepada pemain. Atletico mampu tampil sedikit lebih nyaman setelah laga berjalan satu jam.
Namun tetap saja, kedua tim seringkali melakukan kesalahan passing mendasar. Miguel Angel Moya dan Gianluigi Buffon juga tak banyak dipaksa bekerja menghentikan tembakan lawan.
Atletico akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74. Juanfran melakukan penetrasi di sisi kanan dan melepas umpan silang ke depan gawang Buffon. Arda Turan datang dari lini kedua untuk mengarahkan bola ke pojok gawang Juve dan Atleti pun memimpin.
Sayangnya, setelah gol itu, Atleti jadi tampil lebih defensif. Di sisi lain, Juventus bereaksi dengan menampilkan skema yang lebih menyerang. Massimiliano Allegri mengganti bek Martin Caceres dengan gelandang serang Roberto Pereyra.
Atleti berusaha menurunkan tempo permainan pada akhir pertandingan, salah satunya dengan membuang-buang waktu. Sementara itu, Juve yang terus menekan juga lebih sering melakukan kesalahan sendiri.
Hingga akhir pertandingan, keunggulan satu gol Atleti masih tetap bertahan. Hasil ini membuat semua tim di Grup A sama-sama mengoleksi tiga poin. Pasalnya, di pertandingan lain, Malmo berhasil mengalahkan Olympiakos dengan skor 2-0.
Kekalahan ini juga menjadi yang pertama diderita Juve sepanjang awal musim ini. Sebelumnya Juve masih menorehkan rekor sempurna, baik di Serie A maupun di Liga Champions.
Statistik Atletico Madid vs Juventus
Penguasaan bola: 37% - 63%
Shot (on goal): 8 (2) - 5 (0)
Corner: 4 - 2
Pelanggaran: 21 - 28
Kartu kuning: 2 - 6
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Atletico Madrid: Moya; Juanfran, Miranda, Godin, Ansaldi; Koke, Tiago, Saul Niguez (Griezmann, 53'), Arda (Siqueira, 89); Raul Garcia, Mandzukic (Suarez, 84').
Susunan pemain Juventus: Buffon; Caceres (Pereyra, 78'), Bonucci, Chiellini; Liechtsteiner (Giovinco, 89'), Pogba, Marchisio,Vidal (Morata, 83'), Evra; Tevez, Llorente. (bola/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
Liga Spanyol 10 Juni 2026 15:31Real Madrid Menyerah? Tak Ada Tawaran Baru untuk Julian Alvarez
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























