
Nexify - Pertandingan matchday kedua Grup F Liga Champions mempertemukan PSG melawan Barcelona. Laga ini digelar di Parc des Princes pada Rabu (01/10).
Laga ini berjalan sangat intens dan berlangsung dalam tempo tinggi. PSG akhirnya sukses menang dnegan skor 3-2 lewat gol-gol dari David Luiz, Marco Verratti dan Blaise Matuidi. Sementara itu Barca membalas lewat Lionel Messi dan Neymar.
Pertandingan dimulai dalam tempo yang tinggi dengan kedua tim nampak menunjukkan hasrat menyerang yang tinggi. Barca, seperti diperkirakan, bisa mendominasi penguasaan bila meski kesulitan melakukan penetrasi ke daerah berbahaya PSG.
Di sisi lain, PSG lebih efektif dalam melakukan penyerangan. Memanfaatkan kecepatan para pemain mereka, PSG banyak menunjukkan umpan-umpan cepat dan langsung menuju area berbahaya Barca.
Gol pertama laga ini dicetak oleh mantan bek Chelsea David Luiz. Memanfaatkan bola rebound hasil tendangan bebas Lucas Moura, Luiz bisa memperdaya Javier Mascherano untuk melepas tendangan menyusur tanah. Gawang Barca akhirnya kebobolan!
Namun Barca tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Dengan gaya umpan-umpan pendek cepat khas mereka, Barca berhasil menyamakan kedudukan lewat Lionel Messi.
Pertandingan berjalan dalam tempo yang semakin tinggi. Lini tengah PSG bekerja sangat keras untuk bisa mengimbangi tekanan Barca. Para gelandang Barca sendiri nampak kerepotan mengimbangi superioritas fisik lawan.
PSG kembali unggul pada menit ke-26 lewat Marco Verratti, juga lewat set piece. Tendangan pojok Thiago Motta gagal dihalau Marc-Andre ter Stegen dan Ivan Rakitic hingga Verratti bisa menyundul bola masuk ke gawang.
PSG nampak tidak menunjukkan sikap inferior menghadapi nama-nama besar di kubu Barca. Hingga babak pertama usai, skor 2-1 untuk keunggulan PSG tetap bertahan.
Les Parisiens terus menunjukkan efisiensi penguasaan bola mereka dalam pertandingan ini. Meski Barca lebih banyak menguasai bola, namun PSG lebih sering mengalirkan bola ke kotak penalti Blaugrana. Sayangnya, Edinson Cavani yang menjadi ujung tombak PSG juga banyak membuang peluang.
Namun PSG bisa unggul lebih jauh sepuluh menit babak kedua berjalan. Overlap Gregory van der Wiel sampai di kotak penalti Barca. Bek asal Belanda itu kemudian mengirim umpan silang presisi yang bisa diselesaikan dengan mudah oleh Blaise Matuidi. 3-1 untuk PSG.
Barca kembali membalas dengan cepat. Hanya dua menit berselang, Neymar sukses memperkecil kekalahan. Umpan silang Dani Alves gagal dihalau para defender PSG dan jatuh di kaki Neymar. Meski ruang tembaknya sangat sempit, Neymar bisa dengan sempurna menempatkan bola di tiang jauh yang tak bisa dijangkau Salvatore Sirigu.
Kedua tim silih berganti memberikan ancaman sepanjang sisa babak kedua. Meski sama-sama bisa menciptakan banyak peluang, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga usai.
Hasil ini menjadikan PSG berhasil mempertahankan rekor kandang mereka di Eropa yang tak pernah kalah sejak 2006. Sementara itu, kekalahan ini menjadi yang pertama dirasakan Barca sejak ditangani oleh Luis Enrique.
PSG kini menempati tempat pertama Grup F dengan koleksi empat poin. Barca menempati tempat kedua dengan tiga poin. Sementara itu Ajax Amsterdam berada di peringkat tiga setelah bermain imbang 1-1 melawan tim juru kunci APOEL Nicosia.
Statistik PSG - Barcelona
Laga ini berjalan sangat intens dan berlangsung dalam tempo tinggi. PSG akhirnya sukses menang dnegan skor 3-2 lewat gol-gol dari David Luiz, Marco Verratti dan Blaise Matuidi. Sementara itu Barca membalas lewat Lionel Messi dan Neymar.
Pertandingan dimulai dalam tempo yang tinggi dengan kedua tim nampak menunjukkan hasrat menyerang yang tinggi. Barca, seperti diperkirakan, bisa mendominasi penguasaan bila meski kesulitan melakukan penetrasi ke daerah berbahaya PSG.
Di sisi lain, PSG lebih efektif dalam melakukan penyerangan. Memanfaatkan kecepatan para pemain mereka, PSG banyak menunjukkan umpan-umpan cepat dan langsung menuju area berbahaya Barca.
Gol pertama laga ini dicetak oleh mantan bek Chelsea David Luiz. Memanfaatkan bola rebound hasil tendangan bebas Lucas Moura, Luiz bisa memperdaya Javier Mascherano untuk melepas tendangan menyusur tanah. Gawang Barca akhirnya kebobolan!
Namun Barca tak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Dengan gaya umpan-umpan pendek cepat khas mereka, Barca berhasil menyamakan kedudukan lewat Lionel Messi.
Pertandingan berjalan dalam tempo yang semakin tinggi. Lini tengah PSG bekerja sangat keras untuk bisa mengimbangi tekanan Barca. Para gelandang Barca sendiri nampak kerepotan mengimbangi superioritas fisik lawan.
PSG kembali unggul pada menit ke-26 lewat Marco Verratti, juga lewat set piece. Tendangan pojok Thiago Motta gagal dihalau Marc-Andre ter Stegen dan Ivan Rakitic hingga Verratti bisa menyundul bola masuk ke gawang.
PSG nampak tidak menunjukkan sikap inferior menghadapi nama-nama besar di kubu Barca. Hingga babak pertama usai, skor 2-1 untuk keunggulan PSG tetap bertahan.
Les Parisiens terus menunjukkan efisiensi penguasaan bola mereka dalam pertandingan ini. Meski Barca lebih banyak menguasai bola, namun PSG lebih sering mengalirkan bola ke kotak penalti Blaugrana. Sayangnya, Edinson Cavani yang menjadi ujung tombak PSG juga banyak membuang peluang.
Namun PSG bisa unggul lebih jauh sepuluh menit babak kedua berjalan. Overlap Gregory van der Wiel sampai di kotak penalti Barca. Bek asal Belanda itu kemudian mengirim umpan silang presisi yang bisa diselesaikan dengan mudah oleh Blaise Matuidi. 3-1 untuk PSG.
Barca kembali membalas dengan cepat. Hanya dua menit berselang, Neymar sukses memperkecil kekalahan. Umpan silang Dani Alves gagal dihalau para defender PSG dan jatuh di kaki Neymar. Meski ruang tembaknya sangat sempit, Neymar bisa dengan sempurna menempatkan bola di tiang jauh yang tak bisa dijangkau Salvatore Sirigu.
Kedua tim silih berganti memberikan ancaman sepanjang sisa babak kedua. Meski sama-sama bisa menciptakan banyak peluang, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga laga usai.
Hasil ini menjadikan PSG berhasil mempertahankan rekor kandang mereka di Eropa yang tak pernah kalah sejak 2006. Sementara itu, kekalahan ini menjadi yang pertama dirasakan Barca sejak ditangani oleh Luis Enrique.
PSG kini menempati tempat pertama Grup F dengan koleksi empat poin. Barca menempati tempat kedua dengan tiga poin. Sementara itu Ajax Amsterdam berada di peringkat tiga setelah bermain imbang 1-1 melawan tim juru kunci APOEL Nicosia.
Statistik PSG - Barcelona
Penguasaan bola: 37% - 63%
Shot (on goal): 11 (5) - 15 (2)
Corner: 7 - 1
Pelanggaran: 9 - 7
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah: 0 - 1
Susunan pemain PSG: Sirigu; Van der Wiel, Marquinhos, David Luiz, Maxwell; Verratti (Cabaye, 71'), Motta, Matuidi; Lucas (Bahebeck, 90'), Cavani, Pastore (Chantome, 86').
Susunan pemain Barcelona: Ter Stegen; Alves (Ramirez, 83'), Mascherano, Mathieu, Alba; Rakitic (Xavi, 69'), Busquets, Iniesta; Pedro (Munir, 62'), Messi, Neymar. (bola/hsw)
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 17:17Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair 17 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 17:17Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Aljazair 17 Juni 2026
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:45Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:55Demo Mahasiswa Medan, BEM USU Bawa 9 Tuntutan
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:52Ada Parade Obor di Blok M, Ini Jalur Alternatif Hindari Macet
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:47Demo Mahasiswa, Polisi Terluka Saat Cegah Bakar Ban Depan Gedung DPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:19Bupati Kupang Ngamuk Pergoki Pegawai Mabuk Miras di Kantor Dinas PUPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:15Prabowo Undang Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Semikonduktor
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























