UEFA Super Cup 2026: Luis Enrique Belum Puas, PSG Incar Trofi Lagi

UEFA Super Cup 2026: Luis Enrique Belum Puas, PSG Incar Trofi Lagi
Luis Enrique memenangkan Liga Champions 2025/2026 bersama PSG (c) AP Photo/Petr Josek

Nexify - UEFA Super Cup 2026 menjadi tantangan pertama Luis Enrique bersama PSG pada musim baru. PSG akan menghadapi Aston Villa di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) pukul 02.00 WIB.

Enrique sebenarnya memiliki alasan untuk menikmati masa istirahat setelah membawa PSG meraih sembilan trofi dalam dua musim terakhir, termasuk dua gelar Liga Champions beruntun. Namun, pelatih asal Spanyol itu mengaku pikirannya tetap terhubung dengan sepak bola meski menghabiskan tujuh pekan bersama keluarga.

Kini, Enrique kembali dengan target besar setelah PSG mencapai level baru di Eropa. Selain memburu gelar kedua secara beruntun di UEFA Super Cup, ia ingin menjaga rasa lapar timnya sebelum mengejar sejarah di Liga Champions.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan

Enrique Sulit Benar-benar Beristirahat

Enrique memilih meninggalkan Paris dan menghabiskan waktu bersama keluarganya selama tujuh pekan pada musim panas. Akan tetapi, ia tetap tidak bisa sepenuhnya menjauh dari pekerjaannya karena pembicaraan mengenai musim baru dan berbagai keputusan klub terus berjalan.

"Saya tidak tinggal di Paris dan pergi bersama keluarga selama tujuh pekan, yang merupakan waktu istirahat yang cukup tidak biasa dalam sepak bola," ujar Enrique. Ia mengakui seorang pelatih memang dapat menjauh dari tempat kerja, tetapi pikirannya tetap terhubung dengan klub.

Mentalitas tersebut menjadi salah satu fondasi kesuksesan Enrique dalam dua musim terakhir. Ia menilai kerja keras, daya saing, dan keinginan untuk terus memperbaiki diri jauh lebih penting daripada status sebagai pelatih dengan banyak gelar.

Target PSG Makin Tinggi

Enrique tidak ingin menjadikan sembilan trofi yang telah diraih sebagai alasan untuk berpuas diri. "Saya bukan jenius dan saya tidak ingin menjadi jenius," katanya, sambil menjelaskan bahwa dirinya memang memiliki dorongan kuat untuk berkompetisi dan terus meningkatkan performa.

PSG kini memiliki peluang menyamai rekor Real Madrid dengan meraih tiga gelar Liga Champions secara beruntun. Enrique memahami besarnya tantangan tersebut dan menilai PSG harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan status sebagai salah satu favorit utama Eropa.

"Saya fokus memperbarui keinginan untuk menang lagi," ujar Enrique. Menurutnya, tidak ada tim Eropa yang lebih termotivasi daripada PSG untuk menghadapi tantangan besar tersebut.

Hadapi Emery dan Aston Villa

Sebelum memikirkan Liga Champions, Enrique harus memimpin PSG menghadapi Aston Villa di UEFA Super Cup. Ia menilai Villa akan menjadi lawan kompetitif, terlebih Unai Emery memiliki pengalaman dan pendekatan sepak bola menyerang yang membuat pertandingan berpotensi berlangsung menarik.

Enrique juga melihat sepak bola Spanyol sedang berada dalam periode positif dengan banyak pelatih asal negaranya menangani klub-klub elite. Ia menilai gaya bermain yang mengutamakan penguasaan bola sekaligus kemampuan beradaptasi secara defensif menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Spanyol.

Enrique kini memasuki musim keempatnya di Parc des Princes dengan motivasi yang masih tinggi. "Akan sangat sulit untuk terus menang, tetapi kami tidak akan membiarkan apa pun terjadi tanpa usaha," tegasnya.

Keinginan tersebut menjadi modal PSG untuk memulai musim dengan target tinggi. Kemenangan atas Villa akan memberikan Enrique kesempatan membuka musim dengan trofi sekaligus menjaga standar tinggi yang sudah dibangun bersama PSG.

Sumber: UEFA.com