
Nexify - Arsenal akhirnya memastikan tiket ke final Liga Champions 2025/2026 setelah menundukkan Atletico Madrid dengan skor tipis 1-0 di Emirates Stadium, Rabu (06/05/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi The Gunners yang tampil disiplin sepanjang laga.
Gol tunggal kemenangan Arsenal dicetak oleh Bukayo Saka pada menit ke-44 lewat penyelesaian klinis di dalam kotak penalti. Stadion Emirates pun bergemuruh menyambut gol krusial yang membawa harapan besar bagi publik London Utara.
Hasil ini membuat Arsenal unggul agregat 2-1 setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 di leg pertama di markas Atletico Madrid. Pasukan Mikel Arteta mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi tanpa memberi celah bagi lawan.
Kepastian lolos ke final menjadi pencapaian luar biasa bagi Arsenal yang menunjukkan konsistensi tinggi sepanjang kompetisi. Mereka kini tinggal menunggu pemenang antara PSG atau Bayern Munchen untuk laga puncak di Budapest.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Nexify dengan
Dua Dekade Penantian yang Akhirnya Terbayar

Keberhasilan ini terasa begitu spesial karena Arsenal harus menunggu selama 20 tahun untuk kembali menembus final Liga Champions. Terakhir kali mereka tampil di partai puncak terjadi pada musim 2005/2006.
Sejak saat itu, perjalanan Arsenal di kompetisi elit Eropa kerap terhenti di fase gugur tanpa mampu melangkah lebih jauh, contohnya saat dipermalukan Bayern Munchen dengan agregat 10-2 di babak 16 besar Liga Champions 2016/2017. Kini, generasi baru di bawah Mikel Arteta berhasil memutus kutukan tersebut dengan performa yang solid.
Musim ini, Arsenal tampil konsisten dengan kombinasi pemain muda dan pengalaman yang matang. Bukayo Saka menjadi simbol kebangkitan tim, didukung oleh strategi taktis Arteta yang semakin berkembang.
Malam di Emirates menjadi bukti bahwa Arsenal bukan lagi sekadar peserta, melainkan kandidat kuat juara. Atmosfer penuh emosi itu menandai kebangkitan klub menuju panggung tertinggi Eropa.
Kenangan Pahit Final 2006 yang Masih Membekas

Final Liga Champions 2006 menjadi satu-satunya kesempatan Arsenal sebelumnya untuk meraih trofi bergengsi tersebut. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor 2-1 di Stade de France, Paris.
Saat itu, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Sol Campbell yang memberi harapan besar bagi para pendukung. Padahal, kartu merah yang diterima Jens Lehmann membuat tim harus bermain dengan 10 orang.
Barcelona yang diperkuat sejumlah pemain bintang mampu membalikkan keadaan lewat gol Samuel Eto’o dan Juliano Belletti. Arsenal pun harus pulang dengan kekecewaan setelah gagal mengangkat trofi.
Momen tersebut masih membekas hingga kini, menjadi motivasi tambahan bagi generasi terbaru Arsenal. Final kali ini menjadi kesempatan emas untuk menebus kegagalan masa lalu.
Peluang Besar Ukir Sejarah dan Raih Double

Musim 2025/2026 berpotensi menjadi musim terbaik dalam sejarah Arsenal jika mereka mampu menyelesaikan misi dengan sempurna. Selain mencapai final Liga Champions, mereka juga berada di jalur kuat untuk menjuarai Premier League.
Arsenal saat ini memimpin klasemen liga dan hanya membutuhkan beberapa kemenangan lagi untuk mengunci gelar domestik. Situasi semakin menguntungkan setelah pesaing terdekat mereka yakni Manchester City kehilangan poin penting lawan Everton.
Jika mampu meraih dua gelar sekaligus, pencapaian ini bahkan bisa melampaui era “Invincibles” yang legendaris. Tim asuhan Arteta berpeluang mencatatkan sejarah baru yang belum pernah diraih klub sebelumnya.
Dengan tiga pertandingan tersisa di liga dan satu laga final Eropa di depan mata, Arsenal kini berada di ambang keabadian. Semua mata tertuju pada bagaimana mereka menutup musim yang luar biasa ini.
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
- 5 Pelajaran dari Duel Arsenal vs Atletico Madrid: Siap Lahir Batin Tampil di Final
- Arteta Akui Kualitas Atletico Madrid: Mereka Alasan Mengapa Laga Semifinal UCL Sangat Sulit
- Arsenal ke Final Liga Champions dengan Gaya
- Kisah di Balik iPad Mikel Arteta: Dilema Pilih Pemain Sebelum Arsenal Lolos ke Final Liga Champions
- Arsenal vs Atletico Madrid: Malam Paling Gila Bagi Mikel Arteta
- 5 Fakta Kesuksesan Arsenal Lolos ke Final Liga Champions: Ke Final Pertama Sejak 2006 dengan Catatan Unbeaten
- Rapor Pemain Arsenal Saat Bungkam Atletico Madrid untuk Lolos ke Final Liga Champions: Bukayo Saka Sang Pahlawan
- Man of the Match Arsenal vs Atletico Madrid: Declan Rice
- Hasil Arsenal vs Atletico Madrid: The Gunners Kembali ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 10:13Man of the Match Amerika Serikat vs Paraguay: Folarin Balogun
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
-
Liputan6 13 Juni 2026 06:00Klakson Bersahutan Jadi Simbol Protes Mahasiswa di Jakarta
-
Liputan6 13 Juni 2026 05:45Kereta Gantung Taif dan Jejak Dakwah Rasulullah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























