
Nexify - Nexify - Piala Dunia 2018 sudah mencapai babak perempat final. Delapan tim tersisa akan berjuang habis-habisan demi mendekatkan diri ke partai puncak.
Uruguay akan melawan Prancis. Brasil akan berhadapan dengan Belgia. Tuan rumah Rusia akan menantang tim kuat Kroasia. Swedia akan menjajal kekuatan Inggris.
Ada beberapa fakta dan statistik menarik yang melatarbelakangi empat partai di atas. Dilansir FIFA.com, berikut pembahasannya.
Kepercayaan Diri Prancis

Prancis belum pernah kalah melawan tim-tim Amerika Selatan di Piala Dunia sejak ditaklukkan tuan rumah Argentina pada edisi 1978. Sejak itu, Les Bleus lima kali menang dan empat kali imbang.
Pengalaman Arsitek Uruguay

Perempat final melawan Prancis akan menjadi pertandingan Piala Dunia ke-20 bagi Oscar Tabarez sebagai pelatih Uruguay. Itu akan membawanya sejajar dengan Bora Milutinovic dan Mario Zagallo sebagai pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak ke-4 di Piala Dunia.
Harapan Belgia

Ini akan menjadi pertemuan ke-5 Belgia dengan Brasil. Dua tim ini baru sekali bertemu di pentas Piala Dunia, yakni pada edisi 2002. Waktu itu, Brasil menang 2-0 lewat gol-gol Rivaldo dan Ronaldo.
Laju Brasil

Brasil memang mengawali kiprahnya dengan hasil imbang 1-1 melawan Swiss. Namun Brasil mampu bangkit dan laju mereka tak terhadang. Brasil meraih tiga kemenangan beruntun dan 310 menit tak kebobolan di Rusia 2018.
Sejarah Baru Rusia

Terakhir kali Rusia tampil di perempat final Piala Dunia adalah pada tahun 1970, ketika masih menjadi bagian Uni Soviet. Waktu itu, mereka dikalahkan Uruguay.
Tantangan Kroasia

Dalam lima partisipasinya di Piala Dunia, Kroasia untuk kali ketiga akan menghadapi tim tuan rumah. Dua yang sebelumnya selalu berakhir dengan kekalahan, yakni di semifinal Prancis 1998 (kalah 1-2), dan di laga pembuka Brasil 2014 (kalah 1-3).
Mencari Pemenang Swedia-Inggris

Swedia dan Inggris sebelumnya pernah dua kali bertanding di pentas Piala Dunia, dan keduanya berkesudahan imbang. Di edisi 2002, mereka imbang 1-1. Di edisi 2006, mereka imbang 2-2. Menariknya, di dua turnamen itu, Inggris dilatih oleh orang Swedia, yaitu Sven-Goran Eriksson.
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:30Menjelang Belgia vs Mesir, Warisan Mohamed Salah yang Tak Tertandingi
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:05Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Senegal 17 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 16:45Prediksi Piala Dunia 2026: Irak vs Norwegia 17 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
editorial 15 Juni 2026 16:556 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:55Demo Mahasiswa Medan, BEM USU Bawa 9 Tuntutan
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:52Ada Parade Obor di Blok M, Ini Jalur Alternatif Hindari Macet
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:47Demo Mahasiswa, Polisi Terluka Saat Cegah Bakar Ban Depan Gedung DPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:19Bupati Kupang Ngamuk Pergoki Pegawai Mabuk Miras di Kantor Dinas PUPR
-
Liputan6 15 Juni 2026 16:15Prabowo Undang Jerman Investasi Kendaraan Listrik hingga Semikonduktor
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























