
Nexify - Nexify - Skuat timnas Indonesia untuk tampil di Piala AFF 2014 telah terbentuk. Banyak harapan diapungkan oleh masyarakat Indonesia kepada skuat Garuda untuk meraih gelar juara sekaligus memberikan oase di tengah krisis prestasi sepakbola selama ini.
Pada Piala AFF kali ini, timnas Indonesia kembali dilatih oleh pelatih yang membawa Indonesia menjadi finalis pada Piala AFF 2010 silam, Alfred Riedl. Kehadiran kembali Riedl sendiri telah menimbulkan banyak pro dan kontra. Banyak pihak yang menilai Riedl akan meraih prestasi bersama skuat Indonesia saat ini seperti yang dia lakukan empat tahun lalu, dan tak sedikit yang pesimis bahwa Riedl akan mampu mengulang dan memperbaiki hasil empat tahun lalu.
Selama gelaran Piala AFF (dahulu Piala Tiger), Indonesia sama sekali belum pernah merasakan manisnya gelar juara, meskipun telah empat kali mampu menembus partai puncak.
Setelah di gelaran terakhir Piala AFF 2012, Indonesia gagal lolos dari babak penyisihan grup, jelas harapan tinggi kini diemban oleh para pemain Indonesia yang akan berjuang di Vietnam.
Lantas bagaimana peluang Indonesia yang tergabung di Grup B Piala AFF 2014 kali ini? Berikut gambaran singkat kekuatan Indonesia.
Pelatih

Nama Alfred Riedl merupakan salah satu pelatih yang mendapatkan banyak respek di Asia Tenggara. Namanya pertama kali melejit saat mengantar Vietnam lolos ke perempat final Piala AFC 2007 untuk pertama kali dalam sejarah sepakbola Vietnam.
Bukan hanya di Asia Tenggara atau di Vietnam saja, nama Riedl terkenal. Pada Piala AFF 2010 lalu, di mana Indonesia menjadi salah satu tuan rumahnya, nama Riedl menjadi pujaan masyarakat Indonesia karena dinilai mampu membangkitkan rasa cinta tanah air lewat sepakbola. Gayanya yang keras, disiplin, penuh inovasi dinilai saat itu mampu menyegarkan permainan tim Merah Putih.
Seperti halnya pelatih sepakbola lainnya yang memiliki asisten idaman, Riedl juga memilikinya. Kembali ditunjuk melatih timnas Indonesia, Riedl kembali memboyong asisten kesukaannya Wolfgang Pikal dan Widodo C Putro, asisten yang juga dia bawa saat melatih skuat Garuda di edisi pertama, tahun 2010 silam.
Riedl dikenal suka dengan permainan yang mengutamakan kecepatan sayap dan penetrasi dari lini kedua. Tak heran bila pada skuat saat ini bercokol nama-nama seperti Zulham Zamrun, Ramdani Lestaluhu, Muhammad Ridwan, Boaz Solossa hingga nama debutan Evan Dimas.
Menarik untuk menanti bagaimana Riedl mengombinasikan nama-nama lama yang telah dia kenal dengan sangat baik dengan para pemain muda dalam satu kesatuan tim yang harmonis, dinamis dan tentu saja mematikan.
Pemain Kunci

Nama Sergio van Dijk menjadi bahan perbincangan di Tanah Air saat dirinya tampil gemilang di Liga Australia. Beberapa kali namanya disebut akan beralih kewarganegaraan Indonesia, hingga akhirnya resmi menjadi WNI pada 2013 silam.
Nama Van Dijk semakin dikenal masyarakat saat dirinya membela Persib Bandung. Di klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut, Van Dijk membuktikan bahwa dirinya adalah striker tajam. Sepanjang musim pemain kelahiran Assen, Belanda, 6 Agustus 1982 ini sukses mencetak 21 gol.
Setelah tak lagi membela Persib musim lalu, nama Van Dijk juga sedikit tenggelam. Namun dirinya mampu membuktikan bahwa ketajamannya belum habis saat kembali dipanggil memperkuat skuat Garuda untuk Piala AFF 2014.
Dalam laga uji coba melawan Timor Leste beberapa waktu lalu, Van Dijk membuktikan bahwa dirinya mampu diandalkan sebagai pencetak gol utama timnas Indonesia.
Kelebihan pemain plontos tersebut adalah penempatan posisi yang selalu tepat, tendangannya keras, mampu berduel udara, dan tak canggung saat memberikan umpan untuk rekan setimnya yang lain.
Pemain Yang Akan Bersinar

Siapakah pemain yang bisa mencuri perhatian di Piala AFF kali ini? Beberapa pemain seperti Evan Dimas, Rizky Pora, Immanuel Wanggai hingga Manahati Lestusen merupakan 'debutan' di Piala AFF yang memiliki potensi untuk bersinar.
Namun Zulham Zamrun tampaknya memiliki potensi lebih untuk bersinar. Bukan hanya karena kemampuannya menyisir sisi kiri penyerangan Skuat Garuda. Namun juga karena pemain Mitra Kukar tersebut memiliki kesempatan bermain lebih besar ketimbang pemain yang disebutkan di atas.
Dengan kegemaran Alfred Riedl melakukan pendekatan penyerangan lewat sisi sayap dengan mengandalkan kecepatan pemain, Zulham Zamrun bisa menjadi pilihan utama pelatih Austria tersebut.
Kemampuannya melakukan penetrasi dan menebar ancaman dari sisi sayap sendiri telah tampak sepanjang musim lalu bersama klub dan juga dalam laga uji coba timnas Indonesia. Selain itu, Zulham Zamrun juga memiliki ketajaman yang mumpuni dalam urusan mencetak gol, seperti yang dia perlihatkan saat melawan Timor Leste beberapa waktu lalu.
Track Record di Piala AFF

Prestasi terbaik Cristian Gonzales dkk di level Asia Tenggara adalah empat kali menjadi runner up, yakni di tahun tahun 2000, 2002, 2004, dan 2010.
Di pergelaran terakhir, timnas Indonesia justru gagal lolos dari fase penyisihan grup karena kalah bersaing dengan Malaysia dan Singapura.
Skuat

Bek: Zulkifli Syukur, Supardi Nasir, Muhamad Roby, Achmad Jufriyanto, Victor Igbonefo, Rizki Rizaldi Pora, Fachruddin, Wahyudi Aryanto
Gelandang: Manahati Lestusen, Hariono, Raphael Maitimo, Muhamad Ridwan, Ramdani Lestaluhu, Firman Utina, Evan Dimas Darmono, Zulham Zamrun, Imanuel Wanggai
Penyerang: Samsul Arif, Sergio van Dijk, Cristian Gonzales, Boaz Solossa.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 16 Juli 2026 18:12Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
-
Bola Indonesia 16 Juli 2026 13:30Sandy Walsh Janjikan yang Terbaik untuk Persib
-
Bola Indonesia 14 Juli 2026 19:37Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 16 Juli 2026 19:15Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026
-
Liga Inggris 16 Juli 2026 18:12Resmi Gabung Millwall, Elkan Baggott Bidik Promosi ke Premier League
-
Piala Dunia 16 Juli 2026 15:23Argentina Terancam Sanksi FIFA usai Bentangkan Spanduk Malvinas
BERITA LAINNYA
-
editorial 3 Juli 2026 14:196 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
-
editorial 15 Juni 2026 16:556 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
editorial 12 Juni 2026 14:4110 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
SOROT
-
Liputan6 16 Juli 2026 18:10Rel Kereta Sepanjang 1,5 Km di Lampung Dicuri, Kerugian Rp 1,4 M
-
Liputan6 16 Juli 2026 17:17Momen Ceria Ratusan Siswa Disabilitas Diajak Keliling Istana
-
Liputan6 16 Juli 2026 17:02Maling Pecah Kaca Mobil di Bekasi, Gasak Uang Rp 9 Juta dan iPhone 15
-
Liputan6 16 Juli 2026 16:55Kondisi Terkini Anak Sayuti Melik Usai Viral Sakit di Gang Sempit
-
Liputan6 16 Juli 2026 16:28Pesan Prabowo di Balik Investasi Rp 375 Triliun Blok Masela
-
Liputan6 16 Juli 2026 16:13Tim Khusus LPSK Turun Tangan Kawal Santri Dibakar
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























