
Nexify - Pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio berbicara soal kepemimpinan wasit usai timnya kalah dari Arema FC pada pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022. Tim berjuluk Macan Kemayoran itu takluk 0-1 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10) malam.
Gol kemenangan Arema FC tercipta pada menit ke-33. Gol itu dihasilkan pemain asing mereka, Carlos Fortes.
Usai laga, Angelo Alessio memberi penekanan bahwa tidak seharusnya Persija kalah. Sebab, Marko Simic dan kawan-kawan dianggapnya sudah bermain baik.
"Yang perlu digaris bawahi adalah kami tidak perlu bantuan dari wasit. Kami hanya ingin wasit memimpin secara fair," ujar Angelo Alessio.
"Menurut saya di babak pertama seharusnya Persija dikasih penalti, Kemudian di babak kedua gol yang terjadi dari Marko Simic menurut saya sah, karena ia mengantisipasi bola dan menyentuh bola dulu sebelum melakukan kontak dengan kiper," katanya menambahkan.
Pada masa injury time, Persija memang mencetak gol via Marko Simic. Sayangnya, gol itu dianggap wasit Oki Dwi Putra tidak sah karena ada pelanggaran lebih dulu.
"Kemudian juga dengan begitu banyak kejadian di lapangan, injury time hanya tiga menit. Itu menjadi catatan saya," ucap pelatih asal Italia ini.
"Namun sekali lagi bahwa saya bukan tipe pelatih yang suka menangis. Tapi hari ini menurut saya Persija tidak layak kalah," tambahnya.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters
Posisi Persija Usai Kalah dari Arema FC
Kekalahan ini membuat Persija turun ke posisi delapan klasemen sementara. Dari tujuh pertandingan, Macan Kemayoran menang dua kali, empat kali imbang, dan sekali kalah.
Jadi, pertandingan melawan Arema FC merupakan kekalahan pertama Persija pada musim ini. Hasil itu tentu merusak catatan positif tim ibu kota yang mengakhiri seri pertama tanpa kekalahan.
Perolehan poin Persija saat ini adalah 10. Sama dengan yang dimiliki Persikabo 1973 yang ada di peringkat ketujuh karena unggul selisih gol.
Jadwal Berat Persija ke Depan
Setelah kekalahan ini, Persija masih menghadapi lawan berat. Setidaknya dalam dua laga terdekat, yaitu menghadapi Madura United (22/10), dan Persebaya Surabaya (26/10).
Madura United dan Persebaya punya materi pemain yang mumpuni. Oleh sebab itu, Persija harus waspada dan jangan sampai gagal mendulang poin lagi.
Apalagi, selisih poin Persija dengan tim di bawahnya cukup tipis. Selisih angka Macan Kemayoran dengan Persebaya yang ada di peringkat kesembilan pun hanya satu. Begitu pula dengan Persita yang juga punya sembilan poin.
(Nexify/Fitri Apriani)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 20:20Link Streaming Piala Dunia 2026: Ceko vs Afrika Selatan, 18 Juni 2026
-
Tim Nasional 18 Juni 2026 20:11Wow! FAM Pecat CEO dan Seluruh Staff Kepelatihan Timnas Malaysia
-
Liga Inggris 18 Juni 2026 19:30Diincar MU, Berlian Muda Barcelona Ini Siap Cabut ke Old Trafford?
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 21:07BGN Bicara Nasib Motor Listrik yang Disegel Kejagung
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:31
BGN Bakal Coret Warga Mampu dari Penerima MBG
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:25Davina Karamoy Akui Terima Uang Saku dari Hanania Travel
-
Liputan6 18 Juni 2026 20:00Perjuangan Safari Wukuf, Saat Petugas Haji Menjadi Anak bagi Para Lansia
-
Liputan6 18 Juni 2026 19:23Bertemu OJK dan Direksi BEI, Dasco Minta Benahi Pasar Modal
-
Liputan6 18 Juni 2026 18:47Wamendagri Ingatkan Daerah Bersinergi Hadapi El Nino
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























