
Nexify - Piala Dunia 2026 tidak hanya menyuguhkan persaingan sengit di lapangan, tetapi juga menghadirkan fenomena unik yang menarik perhatian publik. Di hampir setiap pertandingan, banyak pemain terlihat mengenakan sepatu berwarna pink atau merah muda yang sangat mencolok.
Fenomena ini mulai menjadi perbincangan sejak laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan. Para penonton dengan cepat menyadari bahwa sebagian besar pemain mengenakan sepatu dengan warna serupa meskipun berasal dari tim dan negara yang berbeda.
Tren tersebut terus berlanjut sepanjang fase grup. Hampir setiap pertandingan diwarnai oleh dominasi warna pink pada alas kaki para pemain, mulai dari bintang muda hingga pemain senior yang tampil di panggung terbesar sepak bola dunia.
Ternyata, kemunculan sepatu pink secara masif bukanlah kebetulan. Ada strategi pemasaran, faktor psikologis, dan pertimbangan visual yang membuat warna tersebut menjadi pilihan utama produsen perlengkapan olahraga pada Piala Dunia 2026.
Strategi Besar Produsen Sepatu Dunia

Piala Dunia merupakan ajang olahraga dengan jumlah penonton televisi terbesar di dunia. Karena itu, setiap produsen perlengkapan olahraga berusaha memanfaatkan turnamen ini sebagai etalase global untuk memperkenalkan produk terbaru mereka.
Nike, Adidas, dan Puma sama-sama menjadikan warna pink sebagai identitas utama koleksi sepatu mereka pada musim panas 2026. Keputusan itu membuat para pemain yang terikat kontrak sponsor tampil dengan warna alas kaki yang hampir seragam.
Bagi perusahaan-perusahaan tersebut, visibilitas adalah segalanya. Setiap aksi pemain di lapangan menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan desain terbaru kepada jutaan pasang mata di seluruh dunia.
Tak mengherankan jika hampir seluruh pertandingan fase grup dipenuhi warna mencolok yang sama. Piala Dunia menjadi panggung sempurna bagi merek-merek besar untuk memperkuat citra produk mereka.
Warna Pink Dinilai Meningkatkan Kepercayaan Diri

Di balik pemilihan warna tersebut, terdapat hasil riset yang cukup menarik. Nike mengungkapkan bahwa banyak atlet merasa lebih percaya diri ketika mengenakan perlengkapan dengan warna yang berani dan mencolok.
“Apa yang secara konsisten kami dengar dari atlet dan konsumen, terutama dalam momen-momen besar, adalah bahwa warna-warna cerah memberi mereka kepercayaan diri, jadi itulah titik awal kami,” kata Odinga Nimako, seorang tokoh senior di Nike, kepada The Athletic.
“Cara kami mendekatinya adalah dengan fokus pada warna-warna paling cerah, warna-warna yang benar-benar meningkatkan kepercayaan diri, dan merah muda adalah salah satu warna tersebut."
“Anda harus benar-benar hebat untuk mengenakan warna-warna ini. Pada saat yang sama, ada juga tingkat penerimaan terhadap warna merah muda yang membuatnya tidak terlalu khusus bagi banyak orang; warna ini menjangkau khalayak luas," tegas Nimako.
Alasan Visual yang Sulit Ditandingi

Selain faktor psikologis, warna pink juga memiliki keunggulan visual yang sangat kuat. Warna tersebut kontras dengan rumput hijau lapangan sehingga mudah terlihat baik oleh penonton di stadion maupun melalui layar televisi.
Keuntungan lainnya, tidak ada satu pun dari 48 peserta Piala Dunia 2026 yang menggunakan seragam utama berwarna pink. Situasi ini membuat sepatu para pemain tampil lebih menonjol dibanding elemen lain di lapangan.
“Warna pink benar-benar membantu menonjolkan sepatu di tengah rumput hijau di lapangan, baik Anda berada di tribun atau menonton di TV, memastikan visibilitasnya ada. Itu jelas sesuatu yang kami pertimbangkan," ucap Nimako.
“Tujuan kami adalah untuk memastikan sepatu tersebut menonjol di antara seragam. Di setiap turnamen, kami dapat mengambil pendekatan yang sedikit berbeda. Di turnamen ini, mengetahui besarnya skala turnamen, kami benar-benar ingin membuatnya menonjol," sambungnya.
Baca Ini Juga
- Thierry Henry Sentil Ego Cristiano Ronaldo: Portugal yang Harus Cetak Gol, Bukan Anda!
- Man of the Match Uzbekistan vs Kolombia: Luis Diaz
- 5 Pencetak Gol Tertua dalam Sejarah Piala Dunia, Ronaldo dan Messi Masuk Daftar
- 4 Catatan Usai Inggris Hajar Kroasia 4-2: Bellingham Tak Terbantahkan, Harry Kane Dekati Rekor Legendaris
- Hasil Uzbekistan vs Kolombia: Luiz Diaz Pimpin Kemenangan Los Cafeteros
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 14:26Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 14:03Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
-
Voli 18 Juni 2026 15:10Imam Sudjarwo Lepas Timnas Voli Putra Indonesia dan Putri U-18
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
-
piala dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
-
piala dunia 18 Juni 2026 14:26Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
-
piala dunia 18 Juni 2026 14:03Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 15:30Mentan Temui Prabowo, Bahas Harga Sawit
-
Liputan6 18 Juni 2026 14:57Prabowo Kumpulkan Pimpinan Bank Himbara di Istana
-
Liputan6 18 Juni 2026 14:24Putusan MK: Suami Cari Nafkah dan Istri Urus Rumah Bukan Diskriminasi
-
Liputan6 18 Juni 2026 13:25Unjuk Rasa Aliansi Perempuan Indonesia Tuntut Hentikan MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya























