Dedengkot The Jakmania Ungkap Pengkritik Sudah Mulai Dapat Ancaman: Cukup Kesabaran Ini Harus Menyaksikan Persija Selalu Terusir

Nexify - Irlan Alarancia atau yang akrab disapa Abi Irlan kembali menyuarakan keresahannya terhadap situasi yang sedang dialami Persija Jakarta. Dedengkot The Jakmania dari Korwil Garis Keras itu menilai kritik dari suporter kini mulai dianggap sebagai ancaman.
Abi Irlan mengungkapkan bahwa kondisi tersebut membuat para pengkritik mulai mendapat tekanan. Menurutnya, situasi itu tidak seharusnya terjadi lantaran kritik bagian dari membangun.
"Ternyata kritik masih dianggap ancaman. Bahkan, pengkritik sudah mulai mendapat ancaman," ujar Abi Irlan di media sosialnya.
Ia menyatakan bahwa kritik merupakan hal yang wajar disampaikan suporter kepada manajemen, ofisial, maupun panitia pelaksana. Apalagi, Persija gagal bermain di Jakarta dan kalah melawan Persib Bandung di Samarinda.
"Sebagai suporter, wajar mengkritik kinerja manajemen, ofisial, dan panpel. Kegagalan bermain di Jakarta, bahkan berujung kekalahan, wajib dikritisi," katanya.
Tidak Ada Niatan Menyalahkan Ketum The Jakmania
Abi Irlan juga mengaku sudah lelah melihat Persija terus bermain di luar Jakarta. Ia menilai situasi tersebut menjadi sesuatu yang sulit diterima oleh suporter setia Macan Kemayoran.
"Cukup, kesabaran ini harus menyaksikan Persija selalu terusir," tulisnya.
Abi Irlan juga membantah tudingan yang menyebut dirinya menyalahkan Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno. Ia juga memastikan tidak memiliki kepentingan pribadi dalam menyuarakan kritik tersebut.
"Gue hanya enggak rela Persija selalu terzalimi. Enggak ada gue menyalahkan ketua umum gue, Diky Soemarno, dan enggak ada niatan mau cari panggung," kata Abi Irlan.
Jadi Penikmat Sepak Bola
Abi Irlan kemudian mengungkapkan dirinya kini tidak lagi ingin terlibat dalam urusan The Jakmania sebagai organisasi. Ia memilih menjadi penikmat sepak bola dan menyerahkan masa depan Jakmania kepada generasi muda.
"Sekalian gue tegasin di sini, gue hanya mau jadi penikmat sepak bola, sudah enggak mau ngurus-ngurus organisasi," tuturnya.
"Energi sudah enggak muda lagi. Biarlah Jakmania diurus oleh jiwa-jiwa muda yang progresif, kuat wawasan, dan responsif," imbuhnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 27 Juli 2026 20:25Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
-
indonesia 27 Juli 2026 20:21Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
-
indonesia 27 Juli 2026 16:18Piala Presiden 2026: Persebaya Tak Boleh Terlena Usai Kalahkan Persija
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:05Gebrakan Sudaryono 5 Hari Pimpin BGN
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya





















