
Nexify - Asa suporter Indonesia untuk mendapat perlindungan hukum bakal segera menjadi kenyataan. Hal ini menyusul adanya persetujuan Komisi X DPR RI untuk membentuk payung hukum bagi suporter Indonesia.
Persetujuan Komisi X DPR RI diungkapkan Ketua Komisi, Syaiful Huda, saat bertemu perwakilan organisasi suporter pada Selasa (26/11) siang.
"Kami setuju bahwa harus ada payung hukum untuk perlindungan suporter," kata Syaiful.
"Sekarang harus dikaji apakah harus dimasukkan ke dalam revisi Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional atau harus dibuat undang-undang tersendiri," sambungnya.
Menurut Syaiful, dalam Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional, hanya ada satu pasal yang mengatur tentang penonton. Padahal, ada perbedaan mencolok antara penonton dan suporter.
Suporter lebih memiliki ikatan emosional dibanding dengan penonton. Ini yang mendasari harus dibuatnya payung hukum tadi," tambah politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut.
Sebelumnya, sejumlah kelompok suporter berharap adanya payung hukum bagi suporter. Hal ini, menurut mereka, akan memudahkan proses perlindungan bagi suporter.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Disambut Baik Kelompok Suporter
Sementara itu, persetujuan DPR untuk membuat payung hukum bagi suporter mendapat sambutan positif dari sejumlah kelompok suporter. Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), salah satu kelompok suporter yang sejak awal menuntut adanya payung hukum ini menilai bahwa payung hukum ini akan memberi perlindungan bagi suporter.
"Kami menyambut baik hal ini karena, selama ini, suporter hanya dijadikan obyek bagi stakeholder sepak bola di Indonesia," kata Ketua Umum PSTI, Ignatius Indro, dalam rilis yang diterima Nexify.
"Payung hukum ini bisa memaksa stakeholders sepak bola Indonesia untuk memberikan edukasi bagi suporter hingga ke akar rumput," sambungnya.
Menurut Indro, PSTI yakin, adanya payung hukum ini bisa membuat kejadian seperti kericuhan di Malaysia beberapa waktu lalu tidak terulang.
"Payung hukum ini bisa membuat pihak KBRI untuk melindungi suporter kita ketika berada di luar negeri, juga melakukan kerja sama dengan pihak keamanan setempat untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan suporter kita di sana," tandasnya.
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 11 Juli 2026 00:14Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
-
Piala Dunia 10 Juli 2026 22:19Link Streaming Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juli 2026 19:23Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
-
indonesia 10 Juli 2026 17:37Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
-
indonesia 10 Juli 2026 16:58Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
SOROT
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:40Prabowo: Hukum Bukan Untuk Orang Kuat dan Kaya Saja
-
Liputan6 11 Juli 2026 00:33Polri Periksa 15 Saksi Kasus Korupsi, 2 Orang dari Rumah Jampidsus
-
Liputan6 10 Juli 2026 23:06Daftar Barang Bukti Disita Polisi dari 12 Lokasi Penggeledahan
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:27Polisi Tak Tampilkan Foto Hasil Geledah Rumah Sentul, Ini Alasannya
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:18Polisi Segera Umumkan Tersangka soal Temuan 74 Kg Emas dan Rp 476 Miliar
-
Liputan6 10 Juli 2026 22:00Geng Motor Bercelurit Rampas Motor, 4 Pelaku Diringkus
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

























