
Nexify - Manajemen Madura United menanggapi positif sukses tim tersebut mendapatkan lisensi klub profesional AFC. Mereka menyebut bahwa hal ini merupakan sebuah kebanggaan bagi klub berjuluk Laskar Sapeh Kerrap tersebut.
Sebelumnya, Madura United menjadi salah satu klub Liga 1 yang lolos dan mendapat lisensi klub profesional dari AFC. Mereka dinyatakan lolos dengan catatan untuk kategori AFC Champions League 2. Selain Madura United, klub-klub yang lolos kategori ini dengan catatan adalah Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persija Jakarta. Sementara, tiga klub yang lolos tanpa catatan adalah Bali United, Borneo FC, dan Persik Kediri.
Lisensi klub profesional, atau saat ini disebut Club Licensing Regulations (CLR) merupakan pedoman yang diberikan oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) kepada klub-klub di wilayah mereka untuk berkompetisi. Klub-klub harus memenuhi sejumlah poin yang ada di CLR ini untuk berkompetisi di level internasional.
Ada lima aspek dalam pedoman ini. Kelima aspek tersebut yaitu legalitas, finansial, infrastruktur, administrasi, dan pembinaan usia dini, serta sumber daya manusia. Kelima aspek ini masih terbagi lagi dalam 49 poin turunan yang harus dipenuhi.
Pada musim 2023/2024, ada 41 klub Indonesia, 18 klub Liga 1 dan 23 klub Liga 2, yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan lisensi ini.
"Alhamdulillah, lisensi AFC kembali kita dapatkan," ucap Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu, Annisa Zhafarina Qosasi.
"Ini sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami, menjadi salah satu dari 18 klub yang bisa lolos lisensi. Setiap tahun, Madura United selalu memenuhi kriteria untuk diakui sebagai klub profesional oleh AFC. Kami selalu mengantongi AFC Club Licensing pada 2017, 2018, 2019, 2021, 2022/23 dan 2023/24," sambungnya.
Simak artikel selengkapnya di bawah ini.
Siap Berbenah

Lebih lanjut, Annisa pun membeber alasan di balik belum lolosnya Madura United secara sempurna dalam proses pemberian lisensi ini. Hal tersebut, menurutnya, berkaitan dengan lisensi Pelatih Fisik Madura United, Joao Pedro, yang belum memenuhi syarat.
Namun, Annisa memastikan bahwa Madura United tak akan tinggal diam. Mereka akan berusaha berbenah agar bisa tampil di seluruh ajang resmi AFC.
"Kekurangan ini akan segera kami benahi agar bisa tampil di seluruh ajang AFC. Semangat kami untuk memajukan sepak bola di Madura harus terus diseriusi," kata Annisa.
"Semoga, dengan adanya ini, kami lebih semangat dan optimistis bisa mengangkat trofi pada tahun ini," ia menandaskan.
(Nexify/Dendy Gandakusumah)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
indonesia 27 Juli 2026 20:25Prediksi Piala Presiden 2026: Tampines vs Arema FC 28 Juli 2026
-
indonesia 27 Juli 2026 20:21Prediksi Piala Presiden 2026: DPMM FC vs Persib 28 Juli 2026
-
indonesia 27 Juli 2026 16:18Piala Presiden 2026: Persebaya Tak Boleh Terlena Usai Kalahkan Persija
SOROT
-
Liputan6 28 Juli 2026 09:07KPK Periksa Plt Gubernur Riau soal Uang Hasil Penggeledahan
-
Liputan6 28 Juli 2026 08:08Penjaga Sekolah Peras Puluhan Siswa SD demi Judi Online
-
Liputan6 28 Juli 2026 07:36Pramono Minta Warga Tak Terprovokasi Usai Bentrokan di Menteng
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:29Febrie Adriansyah Pertanyakan Dasar Penetepan Tersangka TPPU
-
Liputan6 28 Juli 2026 06:05Fakta-fakta Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
-
Liputan6 28 Juli 2026 05:23Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Ayah dan Anak di Palu
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
























