
Nexify - Selayaknya tim tamu, Persebaya juga tak akan tampil frontal menyerang saat melawat ke markas Persiram Raja Ampat, Sabtu (9/8) besok malam di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Pasukan Persebaya hanya diminta untuk menjaga keseimbangan permainan.
Seperti strategi-strategi yang digunakan sebelumnya saat bertandang ke markas lawan, Persebaya hampir pasti tak akan bermain seagresif ketika merumput di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Manager-coach Persebaya, Rahmad Darmawan menjelaskan bahwa dirinya sudah menyiapkan segala langkah dan strategi untuk menghadapi Persiram. Strategi itu, lanjut Rahmad, sudah dimatangkan dalam proses latihan.
"Kemarin kami sudah bikin skema dalam beberapa kali berlatih. Tinggal kami menjaga atmosfer kombinasinya dan posisinya. Serta melihat siapa yang kondisinya bugar dalam pertandingan lawan Persiram," jabar Rahmad.
Rahmad memang menjajal tiga skema dalam rentan satu bulan jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL). Ketiga formasi itu adalah, 4-4-1-1, 4-3-2-1 dan 3-2-4-1. Dari ketiga skema tersebut, formasi 4-3-1-2 lah yang kemungkinan akan digunakan di Sleman, besok malam.
"Kami akan menjaga keseimbangan permainan. Kami juga sudah menyiapkan defence line. Kami tak frontal tapi organisasi (permainan) tetap nomor satu. Baru setelah itu situasional," tutup Rahmad. [initial]
(faw/pra)
Seperti strategi-strategi yang digunakan sebelumnya saat bertandang ke markas lawan, Persebaya hampir pasti tak akan bermain seagresif ketika merumput di kandang sendiri, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.
Manager-coach Persebaya, Rahmad Darmawan menjelaskan bahwa dirinya sudah menyiapkan segala langkah dan strategi untuk menghadapi Persiram. Strategi itu, lanjut Rahmad, sudah dimatangkan dalam proses latihan.
"Kemarin kami sudah bikin skema dalam beberapa kali berlatih. Tinggal kami menjaga atmosfer kombinasinya dan posisinya. Serta melihat siapa yang kondisinya bugar dalam pertandingan lawan Persiram," jabar Rahmad.
Rahmad memang menjajal tiga skema dalam rentan satu bulan jeda kompetisi Indonesia Super League (ISL). Ketiga formasi itu adalah, 4-4-1-1, 4-3-2-1 dan 3-2-4-1. Dari ketiga skema tersebut, formasi 4-3-1-2 lah yang kemungkinan akan digunakan di Sleman, besok malam.
"Kami akan menjaga keseimbangan permainan. Kami juga sudah menyiapkan defence line. Kami tak frontal tapi organisasi (permainan) tetap nomor satu. Baru setelah itu situasional," tutup Rahmad. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...























