
Nexify - Arema Cronus memuluskan langkah mereka ke Babak 16 Besar AFC Cup 2014. Menjamu Selangor FA di Stadion Kanjuruhan Malang, Rabu (16/04), anak asuh Suharno ini berhasil menang dengan skor tipis 1-0 hasil eksekusi penalti Gustavo Lopez.
Tampil di kandang lawan tak membuat Selangor keder. Gergasi Merah -julukan tim asal Malaysia tersebut- langsung menyerbu pertahanan Arema begitu laga dimulai.
Peluang pertama didapat Selangor kala laga baru berjalan satu menit. Memanfaatkan skema tendangan sudut, Pablo Rangel menyundul bola ke gawang Arema. Beruntung bagi tuan rumah, Kurnia Meiga sigap menangkap bola.
Tuan rumah ogah dipermalukan di depan pendukungnya. Mereka coba balik menyerbu pertahanan Selangor.
Menit empat, penyerang Arema, Cristian Gonzales memiliki peluang emas ketika berhadapan satu lawan satu dengan kiper Selangor, Farizal Marlias. Namun, Farizal -yang posisinya lebih dekat dengan bola- berhasil menyapu si kulit bundar keluar dari area berbahaya.
Lima menit kemudian, Gonzales kembali memiliki peluang apik. Tapi, kali ini bola hasil sepakannya melenceng tipis dari pojok kanan atas gawang Selangor.
Selangor kembali mengancam gawang Arema di menit 16. Kali ini, teror datang dari Thamil Arasu, yang berhasil menyundul bola hasil sepak pojok. Namun, lagi-lagi, Kurnia Meiga berhasil mengamankan gawangnya.
Menit 26, gawang Kurnia Meiga sempat bobol melalui sundulan Thamil, lagi-lagi melalui skema sepak pojok. Namun, bola yang sudah melewati garis gawang lekas ditangkap Meiga. Wasit memutuskan bola belum menjadi gol.
Tiga menit berselang, Meiga kembali sukses menyelamatkan gawangnya, kali ini dari serbuan Muhammad Shahrom.
Sepuluh menit kemudian, melalui sundulan kerasnya, Cristian Gonzales berhasil membobol gawang Selangor. Namun, gol tersebut dianulir karena Gonzales terlebih dahulu berada di posisi offside.
Tiga menit berselang, Arema akhirnya mampu mencetak gol. Gustavo Lopez membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti, menyusul handsball M. Shahrom.
Selain kebobolan, Selangor juga harus kehilangan Shahrom. Dia mendapat kartu merah langsung dari wasit Gamini Nivon Robesh.
Di babak kedua, Arema tampil trengginas. Mereka langsung menggebrak pertahanan Selangor untuk menambah keunggulan.
Sebaliknya, Selangor -yang harus bermain dengan sepuluh orang- bermain lebih defensif. Mereka banyak bertahan di area sendiri dan hanya mengandalkan serangan balik sporadis.
Menambah daya dobrak, Arema melakukan pergantian pemain di menit 56. Irsyad Maulana ditarik dan digantikan Sunarto.
Masuknya Sunarto memang menambah trengginasnya lini penyerangan Arema. Namun, peluang demi peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Gonzales dan kawan-kawan.
Keunggulan jumlah pemain tak bisa dimanfaatkan penggawa Arema. Bahkan, menit 72, Veenod Subramaniam berhasil mengobrak-abrik benteng tuan rumah yang dikawal Igbonefo dan Gathuessi. Namun, beruntung bagi tuan rumah, sepakan Veenod melenceng di samping gawang Meiga.
Lima menit kemudian, Samsul Arif memiliki kesempatan menambah keunggulan Arema. Namun, Farizal masih sigap menangkis sepakan mantan penyerang Persela Lamongan ini.
Jelang laga usai, Arema terus membombardir pertahanan Selangor. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan tambahan tiga poin, Arema memastikan diri lolos ke Babak 16 Besar. Namun, untuk mengetahui posisi akhir mereka di klasemen, Arema harus menanti hasil laga mereka melawan Hanoi T&T pekan depan. Jika menang, Arema akan menjadi pemuncak Grup F. Namun jika imbang atau kalah, Arema akan lolos sebagai runner up grup F. (den/dzi)
Tampil di kandang lawan tak membuat Selangor keder. Gergasi Merah -julukan tim asal Malaysia tersebut- langsung menyerbu pertahanan Arema begitu laga dimulai.
Peluang pertama didapat Selangor kala laga baru berjalan satu menit. Memanfaatkan skema tendangan sudut, Pablo Rangel menyundul bola ke gawang Arema. Beruntung bagi tuan rumah, Kurnia Meiga sigap menangkap bola.
Tuan rumah ogah dipermalukan di depan pendukungnya. Mereka coba balik menyerbu pertahanan Selangor.
Menit empat, penyerang Arema, Cristian Gonzales memiliki peluang emas ketika berhadapan satu lawan satu dengan kiper Selangor, Farizal Marlias. Namun, Farizal -yang posisinya lebih dekat dengan bola- berhasil menyapu si kulit bundar keluar dari area berbahaya.
Lima menit kemudian, Gonzales kembali memiliki peluang apik. Tapi, kali ini bola hasil sepakannya melenceng tipis dari pojok kanan atas gawang Selangor.
Selangor kembali mengancam gawang Arema di menit 16. Kali ini, teror datang dari Thamil Arasu, yang berhasil menyundul bola hasil sepak pojok. Namun, lagi-lagi, Kurnia Meiga berhasil mengamankan gawangnya.
Menit 26, gawang Kurnia Meiga sempat bobol melalui sundulan Thamil, lagi-lagi melalui skema sepak pojok. Namun, bola yang sudah melewati garis gawang lekas ditangkap Meiga. Wasit memutuskan bola belum menjadi gol.
Tiga menit berselang, Meiga kembali sukses menyelamatkan gawangnya, kali ini dari serbuan Muhammad Shahrom.
Sepuluh menit kemudian, melalui sundulan kerasnya, Cristian Gonzales berhasil membobol gawang Selangor. Namun, gol tersebut dianulir karena Gonzales terlebih dahulu berada di posisi offside.
Tiga menit berselang, Arema akhirnya mampu mencetak gol. Gustavo Lopez membawa tuan rumah unggul melalui eksekusi penalti, menyusul handsball M. Shahrom.
Selain kebobolan, Selangor juga harus kehilangan Shahrom. Dia mendapat kartu merah langsung dari wasit Gamini Nivon Robesh.
Di babak kedua, Arema tampil trengginas. Mereka langsung menggebrak pertahanan Selangor untuk menambah keunggulan.
Sebaliknya, Selangor -yang harus bermain dengan sepuluh orang- bermain lebih defensif. Mereka banyak bertahan di area sendiri dan hanya mengandalkan serangan balik sporadis.
Menambah daya dobrak, Arema melakukan pergantian pemain di menit 56. Irsyad Maulana ditarik dan digantikan Sunarto.
Masuknya Sunarto memang menambah trengginasnya lini penyerangan Arema. Namun, peluang demi peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Gonzales dan kawan-kawan.
Keunggulan jumlah pemain tak bisa dimanfaatkan penggawa Arema. Bahkan, menit 72, Veenod Subramaniam berhasil mengobrak-abrik benteng tuan rumah yang dikawal Igbonefo dan Gathuessi. Namun, beruntung bagi tuan rumah, sepakan Veenod melenceng di samping gawang Meiga.
Lima menit kemudian, Samsul Arif memiliki kesempatan menambah keunggulan Arema. Namun, Farizal masih sigap menangkis sepakan mantan penyerang Persela Lamongan ini.
Jelang laga usai, Arema terus membombardir pertahanan Selangor. Namun, sampai laga usai, tak ada tambahan gol tercipta.
Dengan tambahan tiga poin, Arema memastikan diri lolos ke Babak 16 Besar. Namun, untuk mengetahui posisi akhir mereka di klasemen, Arema harus menanti hasil laga mereka melawan Hanoi T&T pekan depan. Jika menang, Arema akan menjadi pemuncak Grup F. Namun jika imbang atau kalah, Arema akan lolos sebagai runner up grup F. (den/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 12 Desember 2023 23:45Sempat Join Proyek Los Galacticos ala Arema Cronus, Ini Kisah Greg Nwokolo
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 15 Juni 2026 08:55Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 15 Juni 2026 09:48Gratis Masuk Ragunan Saat HUT Jakarta, Catat Tanggalnya
-
Liputan6 15 Juni 2026 07:04Celurit di Tangan Pelajar Jakarta, Kasus Palmerah dan Koja
-
Liputan6 15 Juni 2026 06:03Kasus Korupsi Jadi Titik Balik, Ini Langkah-Langkah Pembenahan MBG
-
Liputan6 15 Juni 2026 05:00Saling Berbalas Gol, Belanda Sama Kuat dengan Jepang
HIGHLIGHT
11 Pemain yang Direkrut Real Madrid Setelah Bersin...
Tak Disangka, 10 Bintang Ini Baru Merasakan Piala ...
Timnas Indonesia Masih Menanti Sejarah, 8 Negara B...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
























